Home Berita Pilkada Masyarakat Nabire Tolak PSU/PSUU

Masyarakat Nabire Tolak PSU/PSUU

Suroso  Minggu, 22 Agustus 2021 23:17
Masyarakat Nabire Tolak PSU/PSUU

NABIRE – Masyarakat Nabire yakni masyarakat pesisir, kepulauan dan anak perintis pembangunan Kabupaten Nabire menyatakan menolak untuk diadakan lagi Pemungutan Suara Ulang (PSU) atau pemungutan Suara Ulang Ulang (PSUU). Karena, masyarakat sudah memilih dan menunjuk pemimpin Nabire ke depan melalui pemungutan suara pada tanggal 9 Desember 2020 dan diulang lagi pada pemungutan suara ulang (PSU), 28 Juli lalu.

Masyarakat Nabire juga sudah jenuh dengan PSU, dan masyarakat juga meminta jangan masyarakat Nabire dijadikan korban politik oleh oknum yang ingin merusak tatanan kehidupan yang selama ini berjalan aman, damai dan sejahtera. Pemerintah dan wakil rakyat diminta untuk membantu rakyat kecil di daerah ini.   

Aksi penolakan tersebut disampaikan masyarakat pesisir, kepulauan dan anak perintis pembangunan Nabire lewat pernyataan sikap yang disampaikan terbuka kepada umum di Pantai Nabire, Jumat (20/8).

Dalam pernyataan sikap Masyarakat Pesisir dan Kepulauan Kabupaten Nabire menyatakan sikap pernyataan ini dibuat karena berlarut-larutnya proses Pilkada Nabire sejak 9 Desember 2020 hingga saat ini belum terealisir dengan baik karena ketidakiklasan kandidat paslon yang kalah dalam pesta demokrasi, terkurasnya konsentrasi masyarakat, pemerintah dan stakeholder lainnya sehingga berakibat lumpuhnya pelayanan pemerintah, perekonomian dan pembangunan di Kabupaten Nabire, pembiayaan proses politik (demokrasi)lebih besar dari biaya pembangunan daerah Kabupaten nabire sehingga menyedot anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Nabire dan terjadinya perang opini publik yang berpotensi menciptakan konflik sosial di daerah ini.

Dengan berdasar beberapa hal di atas, masyarakat dalam pernyataan sikap meminta kepada DPRD kabupaten Nabire untuk tidak lagi menganggarkan biaya politik dalam tahun anggaran berjalan mengingat telah dua kali APBD Kabupaten Nabire dipakai untuk membiayai Pilkada Kabuoaten Nabire, Penjabat Bupati Nabire diminta untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai caretaker Bupati Kabupaten Nabire sebagaimana yang diamanatkan di dalam undang undang dan peraturan yang berlaku, dan meminta kepada aparat keamanan untuk tetap berpedoman pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dalam mengamankan amar putusan MK.

Pernyataan sikap maskarat pesisir, kepulauan dan anak perintis  pembangunan Nabire ini diperkuat dengan penandatangan dukungan di atas kain sepajang 30 meter. 

Koordinator Aksi, Hendrik Andoi mengatakan pernyataan sikap bersama dukungan masyarakat di atas kain sepanjang 30 meter tersebut, di Nabire tidak akan demo ke DPRD, sebagai wakil rakyat, cukup disampaikan terbuka kepada publik.

Tetapi untuk kelanjutannya, Andoi mengatakan sikap pernyataan dan dukungan warga di atas kain 30 meter, buktinya akan dikirim ke pihak yang berkepentingan seperti KPU-Bawaslu Peovinsi Papua, KPU-Bawaslu RI, TNI/Polri, dan Mahkamah Konstitusi (MK) RI agar diketahui. (ans)

Suroso  Minggu, 11 Juli 2021 23:23
Jangan Putus Mata Rantai Pendidikan di Dogiyai! Oleh Felix Degei, S. Pd., M. Ed*
Pendahuluan  Ada banyak indikator yang dapat dilihat dalam evaluasi kemajuan pembangunan suatu daerah. Pembangunan (development) mesti
Suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak
Agenda Nabire
Pencanangan Distrik Sadar Demokrasi
 Minggu, 30 Mei 2021 10:39
Bawaslu Kabupaten Nabire akan menggelar acara "Pencanangan Distrik Sadar Demokrasi" yang akan dilaksanakan pada : Hari/tanggal : Senin, 31 Mei 2021 Waktu : 15.00 WIT Tempat : Aula Kantor Distrik Wanggar
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Intan Jaya Masuk Level 2 Penerapan PPKM
Suroso  Rabu, 11 Agustus 2021 22:17
Menangi PSU, Ini Pesan Mesak Magai
Suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:10
Jika Tak Ada Gugatan, KPU Tetapkan Paslon Terpilih
Suroso  Selasa, 3 Agustus 2021 21:31
YUDA 18.184, MESSI 25.259, FANSBRO 16.135
Suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:8
Hari Ini Nabire Tetapkan Level PPKM
Suroso  Rabu, 4 Agustus 2021 20:17

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan