Home Nabire 15 Sopir Truk Pengangkut Sampah ‘Serbu’ Kantor Bupati

15 Sopir Truk Pengangkut Sampah ‘Serbu’ Kantor Bupati

Suroso  Kamis, 2 September 2021 23:1
15 Sopir Truk Pengangkut Sampah ‘Serbu’ Kantor Bupati

NABIRE – Lima belas sopir truk pengangkut sampah mendatangi (serbu) Kantor Bupati Nabire, Kamis (2/9/21) pagi sekitar pukul 10.05 WIT. Lima belas sopir truk dengan bermuatan sampah parker di halaman Kantor Bupati Nabire. Mereka mendatangi Kantor Bupati Nabire untuk meminta penjelasan Pemda Nabire terkait pembayaran upah kerja mereka yang belum diselesaikan oleh Pemda Nabire melalui Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton T. Mote. Para sopir ini mengaku upah tiga bulan mengangkut sampah belum dibayarkan.

Kedatangan para sopir truk pengangkut sampah ini sempat membuat kaget pada ASN yang sedang bekerja di Kantor Bupati Nabire. Para ASN berhamburan kekuar ruangan kerja dan melihat kedatangan para sopir truk dengan membawa serta sampah. 

Salah seorang sopir truk sampah, Alfonsius mengatakan, perjanjian kerja yang disepakati sudah lewat waktunya. Sehingga pihaknya (para sopir truk, red) datang untuk menuntut biaya pengangkutan sampah yang sudah tiga bulan lewat. Dirinya mengaku, selama ini tidak pegang upah kerjanya. Dalam kesepakatan awal, satu bulan dibayar 14 juta dan Bahan Bakar Minyak (BBM) ditanggung oleh pemerintah daerah.

“Harapan kami datang di sini minta penjelasan kepastian dari pemerintah daerah. Kesepakatan tidak ditindaklanjuti maka kami stop kerja. Kami akan tunggu dengar kepastian yang jelas oleh pemerintah daerah dalam hal ini Penjabat Bupati Nabire. Kontrak kerja kami dengan pemerintah selama tiga bulan belum dibayar dengan jumlah 15 buah truk,” ujarnya. 

Aksi para sopir truk di Kantor Bupati Nabire, diterima Sekda Nabire, Daninel Maipon, SSTP. Di awal penyampaiannya, Sekda Nabire sempat mengkonfirmasi soal jumlah bulan kerja pengangkutan sampah. Sekda Maipon menghitung, pekerjaan pengangkutan sampah dimulai dari bulan Juni sehingga hitungan pekerjaan tiga bulan akan jatuh pada bulan September.  

“Kalian kerjanya itu kita mulai dari bulan Juni ke Juli itu satu bulan, bulan Juli ke Agustus baru dua bulan, Agustus ke September baru tiga bulan. Kalian tidak sama dengan pegawai negeri, jadi nanti bulan depan baru pas tiga bulan. Begitu Kadinas datang nanti dibayar dan akan dilaksanakan evaluasi bersama apakah kita mau lanjut atau tidak,” ujarnya. 

Karena, lanjut Sekda Maipon, kebijakan ini adalah kebijakan Penjabat Bupati. Jika nanti sudah ada bupati devenitif itu ada program lain lagi. “Karena semua tidak sama jadi sementara ini kalian tetap jalankan tugasnya di masing-masing wilayah yang sudah ditetapkan, kata Sekda Maipon. 

Hal Baru Terjadi

Aksi para sopir dengan membawa sampah di halaman Kantor Bupati Nabire adalah hal baru terjadi. Hingga membuat semua ASN kaget melihat 15 truk sampah parkir di halaman Kantor Bupati Nabire.

Kata para sopir truk pengangkut sampah, pemerintah ada karena ada masyarakat, masyarakat ada karena ada pemerintah. Sehingga kedua belah pihak harus saling memberikan meanfaat. Dibutuhkan koordinasi, konsultasi kerja sama yang baik dan benar. Karena penanganan sampah adalah tanggung jawab bersama. Agar kota menjadi indah, bersih, rapih dan dilihat baik oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Sampah yang ditempatkan di pinggir jalan sebagai solusi agar warga dapat membuang sampah di dalam bak sampah saja warga tidak lakukan, apalagi angkut sampah. Karena bak-bak sampah yang dibangun dan ditempatkan di pinggir jalan merusak pandangan kota dan tidak sesuai dampak lingkungan,” ujarnya.

Pihaknya melakukan aksi stop kerja mengangkut sampah karena pemerintah daerah tidak memberikan kepastian soal pembayaran upah. “Kami kerja tanpa upah, sementara kami butuh makan, butuh minum dan keluarga membutuhkan hidup,” ujarnya. (modes)

Suroso  Minggu, 11 Juli 2021 23:23
Jangan Putus Mata Rantai Pendidikan di Dogiyai! Oleh Felix Degei, S. Pd., M. Ed*
Pendahuluan  Ada banyak indikator yang dapat dilihat dalam evaluasi kemajuan pembangunan suatu daerah. Pembangunan (development) mesti
Suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak
Agenda Nabire
Pencanangan Distrik Sadar Demokrasi
 Minggu, 30 Mei 2021 10:39
Bawaslu Kabupaten Nabire akan menggelar acara "Pencanangan Distrik Sadar Demokrasi" yang akan dilaksanakan pada : Hari/tanggal : Senin, 31 Mei 2021 Waktu : 15.00 WIT Tempat : Aula Kantor Distrik Wanggar
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Intan Jaya Masuk Level 2 Penerapan PPKM
Suroso  Rabu, 11 Agustus 2021 22:17
Menangi PSU, Ini Pesan Mesak Magai
Suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:10
Jika Tak Ada Gugatan, KPU Tetapkan Paslon Terpilih
Suroso  Selasa, 3 Agustus 2021 21:31
YUDA 18.184, MESSI 25.259, FANSBRO 16.135
Suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:8
Hari Ini Nabire Tetapkan Level PPKM
Suroso  Rabu, 4 Agustus 2021 20:17

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan