Home Nabire Empat Kampung di Yaro Terendam Banjir

Empat Kampung di Yaro Terendam Banjir

Suroso  Selasa, 14 September 2021 20:7
 Empat Kampung di Yaro Terendam Banjir

NABIRE – Empat dari lima kampung di Distrik Yaro terendam banjir yang terjadi di Yaro, Selasa (14/9) subuh. Luapan air banjir di tengah kampung mencapai. Sekitar pukul 02.00 tengah malam, Senin (14/9) warga Yaro dikagetkan dengan luapan air yang begitu cepat menutupi pemukiman masyarakat di empat kampung.

Luapan kali Yaro menggenngi empat kampung di Distrik Yaro yakni Kampung Bomopai, Parauto, Yaro Makmur, Jaya Mukti dan Wanggar Pantai. Benjana banjir yang mengenangi empat kampung tersebut merupakan banjir tahunan.

Akibat banjir tersebut, sedikitnya 284 rumah warga, tempat ibadah, fasilutas pemerintah seperti sekolah, Puskesmas dan kantor kampung, tanaman dan ternak warga di empat kampung juga ikut terkena luapan air buangan kali Yaro. Belum termasuk enam motor roda dua yang terendam di Kampung Homora.

Bencana banjir ini tidak hanya empat kampung di Distrik Yaro tetapi terkena juga bencana sama bagi warga Kampung Wiraska, Distrik Yaro khususnya jalur 8, pemukiman tanah longsor Kampung Wiraska dan pemukiman Tanah Merah, Distrik Yaro.

Enggelina Hao dari Kampung Wanggar Pantai kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang mengunjungi warga terkena musibah banjir Yaro yakni Marci Kegou, Yurmina Money dan Rohedi M Cahya menuturkan, banjir terjadi sekitar pukul 02.00 tengah malam. Luapan banjir yang menutupi perkampungan hingga 1 meter. Akibatnya warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sejak banjir, warga setempat tidak tidur untuk berjaga-jaga.

Sementara beberapa warga dari Kampung Homora kepada media ini mengungkapkan, banjir meluap ke pemukiman dari samping dan dari atas pemukiman. Kendaraan yang sempat diamankan di rumah yang letaknya agak tinggi juga ikut terendam banjir sehingga motor rusak.

Akibat dari luapan banjir yang mengenangi empat kampung, Obeth Madai Ketua RT I Bomopai mengungkapkan lahan kebun dari Bomopai, Paraouto dan Kampung Baru sebagian besar besar di pinggir sungai sehingga terendam semua.

Obet menambahkan, kebun miliknya yang sudah ditanami kacang tanah, jagung dan petatas terendam semua. Belum lagi ternak dari warga. Dan itu bukan hanya di Bomopai tetapi tanaman dan ternak dari warga empat kampung lain juga mengalami kerugian yang sama.

Apabila hujan lagi selama beberapa waktu lagi, jalan dari Yaro I dan Yaro II terancam putus. Karena, badan jalan di tapal batas Kampung Yaro dan Yaro II, hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat.

Untuk kondisi jalan ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire, Victor Fun ketika berada di Yaro saat dihubungi media mengatakan, pihaknya membuka jalan alternartif dengan melebarkan jalan disamping jalan di sekitar area kondisi jalan yang terancam putus tersebut.

Menanggulangi bencana banjir pada waktu-waktu mendatang, anggota DPRD Nabire, Rohedi M Cahya menilai perlu dilakukan pelurusan kali Yaro dan pemasangan bronjong sepanjang kali.

Menurutnya, untuk meluruskan kali Yaro dan pemasangan bronjong, mengandal anggaran dari daerah Kabupaten Nabire tidak akan mampu, karena anggarannya terbatas. Untuk itu, solusinya perlu lobi dengan pemerintah atas khususnya dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (Kemen PUPR). Hal ini, agar daerah tidak menunggu lama, penanganan bencana banjir tahunan di Distrik Yaro.

Obet Madai dari Bomopai mengungkap, warga di Bomopai dan Kampung Baru sudah memotong beberapa tanjung dekat masing-masing kampung tetapi karena belum tutup sehingga air dari kali Yaro meluap di dekat kampung Bomopai dan muara kali Ewowo. (ans)

Suroso  Minggu, 11 Juli 2021 23:23
Jangan Putus Mata Rantai Pendidikan di Dogiyai! Oleh Felix Degei, S. Pd., M. Ed*
Pendahuluan  Ada banyak indikator yang dapat dilihat dalam evaluasi kemajuan pembangunan suatu daerah. Pembangunan (development) mesti
Suroso  Minggu, 19 September 2021 22:52
Makna Dogiyai Bahagia Bagi Guru
*) Oleh Agustinus KegiyePada Jumat 3 September 2021, saya bersama 24 Guru sempat berdialog tentang Dogiyai Bahagia. Diskusi kami tentang mak
Agenda Nabire
Pencanangan Distrik Sadar Demokrasi
 Minggu, 30 Mei 2021 10:39
Bawaslu Kabupaten Nabire akan menggelar acara "Pencanangan Distrik Sadar Demokrasi" yang akan dilaksanakan pada : Hari/tanggal : Senin, 31 Mei 2021 Waktu : 15.00 WIT Tempat : Aula Kantor Distrik Wanggar
HAHAEEE...
Tanah milik KODIM dan POLRES
 Rabu, 29 Januari 2020 1:16

  Ada Pace dua dong pasang Patok di dorang pu lahan. Pace yang satu de tulis : “Tanah ini milik KODIM”. Pace yang satu lagi tulis : "Tanah ini milik POLRES"

Satu kali begini, Komandan Kodim dan Kapolres yang baru menjabat pi lihat lahan itu dan truss merasa bertanggung jawab. Jadi masing-masing kerahkan dong pu anggota bersihkan lahan. Pas lahan su bersih dan rapi, Pace yang pu tanah datang ucap terima kasih.

“Adoo Bapa Komandan hormat… terima kasih su kasi bersih tong dua pu lahan… perkenalkan sa pu nama KOrneles DIMara.. disini dong biasa panggil sa KODIM. Sa yang pu lahan ini. Yang di sebelah tuu sa pu teman punya dia pu nama POLy RESubun biasa dong panggil dia POLRES

Populer

Intan Jaya Masuk Level 2 Penerapan PPKM
Suroso  Rabu, 11 Agustus 2021 22:17
Menangi PSU, Ini Pesan Mesak Magai
Suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:10
Jika Tak Ada Gugatan, KPU Tetapkan Paslon Terpilih
Suroso  Selasa, 3 Agustus 2021 21:31
YUDA 18.184, MESSI 25.259, FANSBRO 16.135
Suroso  Senin, 2 Agustus 2021 15:8
Hari Ini Nabire Tetapkan Level PPKM
Suroso  Rabu, 4 Agustus 2021 20:17

Info Loker

Iklan dan berlangganan edisi cetak
Hotline : 0853 2222 9596
Email : papuaposnabire@gmail.com

Berlangganan
KELUHAN WARGA TERHADAP PELAYANAN UMUM
Identitas Diri Warga dan Keluhan Warga

Isi Keluhan