Home Papua Barat Towansiba: Pegaf Butuh 200 Guru PNS

Towansiba: Pegaf Butuh 200 Guru PNS

Suroso  11/6/2015 7:06:53 AM
Towansiba: Pegaf Butuh 200 Guru PNS
Manokwari, TP - Kabupaten Pegunungan Arfak Provinsi Papua Barat, membutuhkan tenaga guru cukup banyak. Diperkirakan, daerah pemekaran tersebut membutuhkan sekitar 200 guru yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pegaf, Stoa Towansiba mengatakan, guru yang dibutuhkan tersebar disejumlah distrik di Kabupaten Pegaf. Dirinya berharap, informasi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan BR) akan membuka penerimaan CPNS pada tahun 2016 terlaksana dan membuka penerimaan CPNS untuk formasi guru untuk Pegaf.“Tenaga guru di Pegaf masih sangat kurang jadi saya berharap tahun 2016 nanti ada penerimaan CPNS agar di Pegaf juga membuka formasi guru supaya bisa menjawab kebutuhannya atau kekurangan yang ada di Pegaf, khususnya di bidang pendidikan karena di Pegaf sendiri 200 guru PNS saja sebenarnya belum cukup untuk SD, SMP dan SMA,” kata Towansiba.Saat ini, tambahnya, dalam satu sekolah di Pegaf hanya terdapat 2 atau 3 guru PNS dan mengajar merangkap beberapa kelas. [CR32-R3]
Suroso  11/10/2017 8:06:12 AM
Merubah Pola Hidup Papua dengan Sistim Unggulan/Percontohan
Oleh: Drs Anthon Agapa GUNA terjadinya suatu perubahan pola hidup Papua di era modern, kini dalam pelaksanaan pembangunannya mesti digalakk
Suroso  11/5/2017 9:32:24 AM
Pemuda Sebagai Tulang Punggung Pembangunan
oleh:Willy Andhika, SST                Momentum Hari Sumpah Pemuda sud
Agenda Nabire
Kirim Agenda ke Redaksi
 11/12/2017 8:13:32 AM
Kepada kantor pemerintah/swasta yang akan melaksanakan agenda/kegiatan, silahkan kirim datanya ke redaksi www.papuaposnabire.com untuk dimuat di halaman website. 
HAHAEEE...
Panggilan Sayang Tete ke Nene
 11/12/2017 8:22:53 AM
Satu kali cucu tanya ke tete: "Tete ni tiap kali panggil nene selalu deng panggilan darling, sayang, honey. Darling su makan? Sayang kopi mana? Honey mo ikut? Tete ni paleng romantis sampeee... de pu rahasia apa ka?" Tete: "Ssstttt mari sini tete bisik-bisik, ko jang bilang-bilang sama nene e?" Cucu: "Kenapa jadi Tete?" Tete: "Tete su lupa Nene pu nama..."