Home Pemda Intan Jaya Pemkab Intan Jaya Siapkan 10 Miliar Dana Perdamaian

Pemkab Intan Jaya Siapkan 10 Miliar Dana Perdamaian

Suroso  3/27/2017 8:07:31 AM
Pemkab Intan Jaya Siapkan 10 Miliar Dana Perdamaian
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Intan Jaya menyatakan, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp.10 miliar, untuk penanganan konflik Pilkada yang terjadi di daerah itu.Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni mengatakan dana untuk perdamainan digunakan untuk menyelesaikan konflik, rehabilitas rumah warga yang rusak, ternak termasuk pengobatan korban luka-luka serta bayar kepala enam orang yang meninggal. "Dana sebesar itu kami sudah anggarkan di APBD 2017," kata Tabuni kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (23/3).Menurut dirinya, pasca konflik Pilkada situasi di Intan Jaya sudah kondusif, dimana hal berdasarkan pantauan langsung pemerintah daerah dan pihak keamanan.  "Kondisi secara umum sudah aman terkendali, dan para korban yang dirawat di rumah sakit Nabire dan Timika sudah dalam kondisi membaik, sehingga tidak ada yang perlu dikuatirkan," ucapnya.Untuk itu sebagai bupati, dirinya mengimbau pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam memberikan informasi-informasi diharapkan tenang, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan. "Kalau ada pihak yang klaim sudah menang dan sebagainya diharapkan bisa menahan diri," kata Tabuni.Ia katakan, saat ini proses Pilkada Intan Jaya sedang bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK). Oleh karena itu, semua pasangan calon dan masyarakat pendukung diharapkan bisa menahan diri sambil dengan adanya keputusan. "Setiap pasangan dan masyarakat harus bisa menahan diri untuk menerima apapun keputusan MK," katanya.Untuk proses perdamaian, ujar Tabuni, pihaknya akan membentuk tim independen yang terdiri dari tokoh agama, gereja, pemuda dan stakeholder. Tim ini akan melakukan penanganan perdamaian di Sugapa."Sebagai orang gunung kami sudah tau karma darah itu sangat berbahaya. Oleh karena itu ada baiknya kita menjaga masing-masing supaya dengan anggaran ini nanti di proses tim independen dan pihak keamanan serta semua stakeholder," ucapnya.Dia menambahkan, saat ini juga masyarakat, tokoh agama, gereja dan pemuda memulai memberikan pemahaman di tempat-tempat umum seperti gereja, dengan mengajak masyarakat untuk tidak menyampaikan hal-hal yang tidak diinginkan. (ist/cad)
Suroso  11/10/2017 8:06:12 AM
Merubah Pola Hidup Papua dengan Sistim Unggulan/Percontohan
Oleh: Drs Anthon Agapa GUNA terjadinya suatu perubahan pola hidup Papua di era modern, kini dalam pelaksanaan pembangunannya mesti digalakk
Suroso  11/5/2017 9:32:24 AM
Pemuda Sebagai Tulang Punggung Pembangunan
oleh:Willy Andhika, SST                Momentum Hari Sumpah Pemuda sud
Agenda Nabire
Kirim Agenda ke Redaksi
 11/12/2017 8:13:32 AM
Kepada kantor pemerintah/swasta yang akan melaksanakan agenda/kegiatan, silahkan kirim datanya ke redaksi www.papuaposnabire.com untuk dimuat di halaman website. 
HAHAEEE...
Panggilan Sayang Tete ke Nene
 11/12/2017 8:22:53 AM
Satu kali cucu tanya ke tete: "Tete ni tiap kali panggil nene selalu deng panggilan darling, sayang, honey. Darling su makan? Sayang kopi mana? Honey mo ikut? Tete ni paleng romantis sampeee... de pu rahasia apa ka?" Tete: "Ssstttt mari sini tete bisik-bisik, ko jang bilang-bilang sama nene e?" Cucu: "Kenapa jadi Tete?" Tete: "Tete su lupa Nene pu nama..."