Home Pemda Intan Jaya Peter Worabay Minta PAP Buang Sikap Iri Hati Sesama Pengusaha Kontruksi

Peter Worabay Minta PAP Buang Sikap Iri Hati Sesama Pengusaha Kontruksi

Suroso  3/29/2017 2:46:34 AM
Peter Worabay Minta PAP Buang Sikap Iri Hati Sesama Pengusaha Kontruksi
NABIRE - Direktur PT. Sinar Sukses Papua (SSP), Peter Worabay yang didampingi Wakil Direktur PT. Sinar Sukses Papua (SSP), Titi Yuliana Marey, S.Pd.K saat menghadiri pertemuan yang dilakukan oleh BBPJN XVIII Satker wilayah VII Nabire dan Satker wilayah VIII Paniai, Senin (27/3) mengatakan bahwa dirinya bisa ikut bersaing secara sehat dan sesuai aturan melalui proses lelang terbuka, bukan langsung secara tiba-tiba dirinya bisa berhasil menjadi kontraktor penuh dan berhak mengikuti proses lelang terbuka yang dilakukan oleh BBPJN XVIII Satker Wilayah VII Nabire, cukup lama dirinya menjadi Sub Kontraktor (Subkon). “Kami cukup lama menjadi Subkon, baru bisa menjadi kontraktor. Jadi, kita ini bisa mampu bersaing dengan kontraktor-kontraktor lain, karena kami melalui proses aturan. Tidak ada kami main mata dengan Satker. Jadi kami Pengusaha Asli Papua (PAP) betul-betul diberdayakan, intinya urus persyaratan lengkap, urus ijin dan ikut tender, buang semua sikap iri hati atau cemburu antara kita pengusaha konstruksi asli Papua, Papua tidak akan maju jika membawa pikiran-pikiran seperti itu,” ungkapnya. Lanjutnya, pikiran-pikiran iri hati atau cemburu terhadap sesama pengusaha kontruksi asli Papua tidak akan mampu membangun Papua. Sekarang jamannya bersaing secara sehat, siapapun dia ketika mampu melakukan pekerjaan dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang telah diberikan oleh Satker, pasti dia akan sukses dan pasti akan diberikan pekerjaan lagi. “Sekarang saatnya pengusaha atau kontraktor asli Papua, khususnya yang berada di wilayah Nabire, mari tunjukkan kualitas kerja. Lengkapi persyaratan, ikut tender, dapat pekerjaan, kerja dengan benar dan jangan jual pekerjaan. Banyak catatan-catatan dari Balai yang mengatakan banyak pengusaha-pengusaha Papua jual pekerjaan. Di Nabire juga begitu banyak teman-teman kita yang jual pekerjaan. Jangan datang menangis-menangis disini minta pekerjaan di balai, setelah dikasih pekerjaan tidak diselesaikan, baru marah orang Satker lagi, baru salahkan orang lain lagi. Mari kita evaluasi untuk perbaikan kita pengusaha kontruksi asli Papua kedepan,” ujarnya. Peter menambahkan, untuk membangun negeri kita (Papua) sendiri, harus dimulai dari diri kita terlebih dahulu, saling mendukung, saling membantu dan buang sikap iri hati atau cemburu terhadap sesama pengusaha kontruksi. Perlu diketahui, semua pengusaha kontruksi asli Papua, khususnya yang berada di Satker wilayah VII Nabire tidak ada permainan apapun dengan orang balai atau Satker, kita profesional, tidak ada istilah tender atau kontrak proyek itu sudah diatur sebelum proses pelelangan dilakukan, itu tidak benar. Dan proses lelang atau tender proyek yang dilakukan oleh Satker,sekarang sudah dilakukan secara terbuka dan online. Siapapun dia, ketika mempunyai kualifikasi dan persyaratan yang sesuai dengan administrasi pelelangan proyek dan mampu bekerja, serta bertanggung jawab, pasti akan diberikan pekerjaan. “Siapa yang bekerja baik, pasti dia dapat pekerjaan. Siapa yang bertanggung jawab dengan pekerjaan yang diberikan pasti dia akan mendapat pekerjaan, jadi tidak ada istilah main mata atau bayar kah, itu tidak ada. Yang ada kita urus persyaratan, kita ikut tender secara terbuka, ya siapa yang dianggap mampu dan lolos kualifikasi persyaratan pasti diberikan pekerjaan,” pungkasnya. (cad)
Suroso  11/10/2017 8:06:12 AM
Merubah Pola Hidup Papua dengan Sistim Unggulan/Percontohan
Oleh: Drs Anthon Agapa GUNA terjadinya suatu perubahan pola hidup Papua di era modern, kini dalam pelaksanaan pembangunannya mesti digalakk
Suroso  11/5/2017 9:32:24 AM
Pemuda Sebagai Tulang Punggung Pembangunan
oleh:Willy Andhika, SST                Momentum Hari Sumpah Pemuda sud
Agenda Nabire
Kirim Agenda ke Redaksi
 11/12/2017 8:13:32 AM
Kepada kantor pemerintah/swasta yang akan melaksanakan agenda/kegiatan, silahkan kirim datanya ke redaksi www.papuaposnabire.com untuk dimuat di halaman website. 
HAHAEEE...
Panggilan Sayang Tete ke Nene
 11/12/2017 8:22:53 AM
Satu kali cucu tanya ke tete: "Tete ni tiap kali panggil nene selalu deng panggilan darling, sayang, honey. Darling su makan? Sayang kopi mana? Honey mo ikut? Tete ni paleng romantis sampeee... de pu rahasia apa ka?" Tete: "Ssstttt mari sini tete bisik-bisik, ko jang bilang-bilang sama nene e?" Cucu: "Kenapa jadi Tete?" Tete: "Tete su lupa Nene pu nama..."