Home Papua Tengah Dinas Kebudayaan Tetapkan Gereja Tua Modio Situs Sejarah

Dinas Kebudayaan Tetapkan Gereja Tua Modio Situs Sejarah

Suroso  Minggu, 12 Nopember 2017 7:30
Dinas Kebudayaan Tetapkan Gereja Tua Modio Situs Sejarah
MODIO – Peneliti  Antropolog Universitas Cendrawasih (Uncen) Jayapura, sebanyak 10 orang dari Dinas Kebudayaan Provinsi Papua Bidang Sejarah dan Purbakala pekan lalu datang di Kampung Modio, Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai untuk mendata dan penelitian tempat bersejarah dan situs yang di Kabupaten Dogiyai. Rombongan diterima Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dogiyai. Selama dua hari di Dogiyai, dipimpin Tersisius Degei, S.Sos, hari pertama  melakukan pendataan Museum ‘Daupia’ pohon manik-manik Makewapa, Idakebo –Pugatadi 1 dan 2 Distrik Kamu Utara. Dan hari kedua ke Kampung Modio untuk melihat arca Auki Tekege dan rumahnya Auki di ‘Tibaepa’, batu yang dijadikan sebagai mimbar pertama Auki Tekege dan Pastor Stilemans mewartakan datangnya peradaban baru di wilayah Meepago dan Moupago, dan Tobousa sebagai tempat diadakannya misa pertama di wilayah Pegunungan Tengah bagian Barat, mengunjungi makam Auki Tekege dan 12 perhentian Jalan Salib di Lokoti. Setelah mengunjungi beberapa lokasi bersejarah di Modio, Antropolog dari Uncen, Dinas Kebudayaan Provinsi Papua Bidang Sejarah dan Purbakala didampingi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Dogiyai diwakili Tersisius Degey didampingi mantan Kepala Distrik Mapia Tengah, Cesilius Kedeikoto dan Pewarta Modio, Markus Tekege di depan umat menyatakan  Gereja Tua Ambrosius yang berusia 50 tahun lebih dijadikan sebagai Situs Bersejarah. Penetapan gerrja tua Modio sebagai Situs bersejarah ini disaksikan Pastor Paroki, Biru Gira, Pr beberapa hari lalu. Sebelumnya, dua tahun lalu, Uskup Timika, Mqr John Pilip Saklil, Pr menetapkan wilayah Tihowatiha (Kampung Putapa dan Modio) sebagai tempat bersejarah dan tempat ziarah. Penetapan ini dilakukan setelah sebelumnya, Uskup Timika menetapkan Auki Tekege sebagai tokoh gereja. Antropolog dan Dinas Kebudayaan Papua dalam kesempatan itu, bersamaan dengan gereja tua, menetapkan rumah dan lokasi kediaman Auke Tekege – Tibaepa, batu hidup untuk batu yang pertama kali dipakai sebagai mimbar dan lokasi misa pertama, Tugoepa – Tobousa sebagai tempat bersejarah. Oleh karena itu, Dinas Kebudayaan Papua meminta kepada warga Modio dan sekitarnya untuk melindungi dan menjaga serta melestarikan situs bersejarah tersebut. Karena dari lokasi-lokasi inilah awal peradaban dan perubahan dimulai untuk wilayah Meuwo mouwo dide, wilayah Pegunungan Tengah Barat. Karena disinilah awal perkembangan gereja dan peradaban lainnya. Dinas Kebudayaan Papua juga meminta untuk menjaga, memelihara dan melestarikan Daupia dan Makewa di Distrik Kamu Utara. Atas nama pemerintah daerah, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Dogiyai diwakili Tersisius Degei menyampaikan terima kasih atas perhatian dan penetapan situs bersejarah di Kabupaten Dogiyai oleh Antropolog dan Dinas Kebudayaan Papua.(donatus degei)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS PIALA KEMERDEKAAN
 Senin, 20 Agustus 2018 23:20

PBSI Kabupaten Nabire akan menggelar Kejuaraan Bulutangkis Piala Kemerdekaan tingkat Kabupaten Nabire.

Kejuaraan yang akan mempertandingkan KELAS YUNIOR dan KELAS SENIOR akan digelar mulai tanggal 25 Agustus 2018.

KELAS YUNIOR :

1. Kelompok Beregu SD kelas 1 s/d kelas 3 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

2. Kelompok Beregu SD kelas 4 s/d kelas 6 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

3. Kelompok Beregu SMP kelas 7 s/d kelas 9 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

KELAS SENIOR :

1. Ganda Putra Kategori A

2. Ganda Putra Kategori B

3. Ganda Putra Kategori C

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Populer

Bupati Lantik Sejumlah Pejabat
Suroso  Senin, 27 Agustus 2018 21:33
Di Nabire Penjualan Togel Masih Marak
Suroso  Kamis, 30 Agustus 2018 19:46
Abrasi Pantai Nabire Sangat Menakutkan
Suroso  Rabu, 29 Agustus 2018 20:27

Info Loker