Home Papua Tengah Jakob Tagi ‘Tak Bawa Uang Pergi, tapi Pulang Sarjana’

Jakob Tagi ‘Tak Bawa Uang Pergi, tapi Pulang Sarjana’

Suroso  Rabu, 6 Desember 2017 9:4
Jakob Tagi  ‘Tak  Bawa Uang Pergi, tapi Pulang Sarjana’
DOGIYAI - Warga terbelakang menjadi orang pertama, masyarakat asli Bedu Dipa sekarang Distrik Siriwo ini memiliki berkat dengan kemauan keras merantau di Minahasa, Manado untuk belajar, berlatih dan berkarya menuntut ilmu pada Universitas Kristen Tomohon pada tahun 1990 dengan modal kemauan  keras dan semangat. Jakob Tagi memberanikan diri menghadap rektor dengan tujuan menjadi petugas servis keliling kampus. Disamping itu, sebagai petugas penjaga pada perguruan tinggi tersebut permintaan itu disetujui rektor dengan syarat makan minum ditanggung sendiri. Sedangkan biaya pendidikan, uang semester ditanggung sekolah. Mantan Kepala Distrik Piyaiye  kepada kepada Papuapos Nabire belum lama ini,  Kadistrik perintis dilantik Bupati Nabire Drs Anselmus Petrus Youw  dari Nabire ini dalam benaknya  ‘orang terbelakang menjadi orang pertama’. Program pertama yang dia lakukan di Apogomakida, sekarang Distrik Piyaiye ini mengirim 10 orang guru honor asal dari Piyaiye PGSD di Manado. Mereka dibiayai hingga selesai dengan DPA Distrik Piyaiye dan sekarang sudah bertugas di Sekolah Dasar  (SD) Apogomakida Distrik Piyaiye, SDM di bidang pendidikan membentuk kelompok tani, Kelompok Usaha Bersama (Kube ) bidang  penanaman anggrek dan buah markisa. Pembinaan dan pengkaderan dengan motto ‘beriman belajar berlatih berkarya’ dengan dasar keberaniannya dia menghadap Menteri Kehutanan di Jakarta untuk meminta  pembayaran ganti rugi (hak ulayat ) masyarakat Piyaiye selama sepuluh tahun beroperasi di wilayah Potowai Buru, Nariki Apogomakida ketika itu. “Pemerintah tak mampu bayar  ‘ilegal logging’ tuntutan ganti rugi 25 triliun, maka kasus ilegal logging pun ditutup tahun 2010 untuk sementara,” ujar dia Menteri Kehutanan, Bupati Nabire AP Youw dan Ketua  DPRD saat itu Daniel Butu bersama Ketua Pengadilan pernah bertemu dan kehutanan pernah bertemu di Nabire itu . Berpatokan pada belajar berlatih dan berkarya, akhirnnya kembali dilantik menjadi Kepala BPMK Kabupaten Nabire tahun 2010 - 2015 ini dan pernah ikut tranning di Kabupaten Malang tentang pemberdayaan ekonomi  masyarakat ditunjang dengan berbagai bidang pelatihan lain. Sarjana Pendidikan (S.Pd) jebolan Universitas Kristen Tomohon dan jabatan sekarang non aktif pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dogiyai ini merindukan bagaimana menata, menghilangkan rumput atau alang-alang di Moanemani mulai dari halaman rumahnnya sendiri. Di Kediaman rumah dinas Tokapo Moanemani Dogiyai, pekarangannya penuh dengan tanaman kol, pepaya, ubi jalar dan keladi rawa ini. Orang terbelakang menjadi orang pertama, dasar kemauan semangat dibarengi belajar, berlatih berkarya dan ditambah beriman. Menata diri ‘Dogiyai Dou Ena’, melawan Dogiyai Dou Peu menuju Dogiyai bahagia. Alam dan manusia bicara seratus tahun generasi Dogiyai berikut dalam pengalamannya keliling dengan pohon pinus rumah pribadinya Potranigra Nabire ini. (don)
Suroso  Kamis, 15 Februari 2018 4:6
Menuju Pilkada Papua Berintegritas
Oleh : Nenu Tabuni, S.Sos (Catatan Lepas Untuk Pansus Pilgub DPRP Provinsi Papua, Penyelenggaraan Pemilu, Tim Sukses dan Masyarakat Pemilih)
Suroso  Minggu, 5 Nopember 2017 9:32
Pemuda Sebagai Tulang Punggung Pembangunan
oleh:Willy Andhika, SST                Momentum Hari Sumpah Pemuda sud
Agenda Nabire
Kejuaraan Bulutangkis Super Serius II Tahun 2018
 Rabu, 31 Januari 2018 0:7

Kejuaraan Bulutangkis Super Serius II Tahun 2018 dijadwalkan akan dilaksanakan pada :

Bulan : Maret

Tahun : 2018

Tempat : GOR Kotalama - Nabire

HAHAEEE...
Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut
 Rabu, 31 Januari 2018 0:13

Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut  

Polisi : Bagaimana kejadiannya,kenapa sampe ko bisa tabrak 30 orang dalam suatu kecelakaan Mobil..??  

Obet : Waktu sa bawa Mobil ni de pu kecepatan 95 km/jam. Waktu sa di pertigaan sa baru sadar kalo Mobil ni de pu rem tuh lagi Rusak. Sa mo belok ke kiri ada Pace dua orang, sedangkan dikanan dong ada bikin pesta ulang tahun... Kalo Bapak Polisi kira2 ko pilih yang mana..??  

Polisi : Mendingan ke kiri toh.. de pu korban hanya sedikit...!!  

Obet : iya Pak, sa juga pikir begitu Pak..!!  

Polisi : Tapi kenapa orang yang sedang Rayakan Pesta ulang tahun dong kena Tabrakan juga...??  

Obet : Ceritanya Begini..Sa sebenarnya tadi pilih tabrak pace dua yang ada di sebelah kiri saja.. Eh..ternyata yang sa tabrak cuma satu saja, pace yang satu nya lagi de lari ke pesta ultah yang ada disebelah kanan, makanya sa belok kejar de kesana…..

Populer