Home Nabire Pemkab Dinilai Kurang Peduli dengan Jembatan Kali Nabire

Pemkab Dinilai Kurang Peduli dengan Jembatan Kali Nabire

Suroso  Rabu, 6 Desember 2017 9:24
Pemkab Dinilai Kurang Peduli dengan Jembatan Kali Nabire
NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire dinilai kurang peduli dengan kondisi Jembatan Kali Nabire. Karena hingga saat ini pemerintah daerah tidak mengambil langkah nyata untuk mengatasi jembatan yang terputus gara-gara banjir beberapa waktu lalu. Saat diskusi antara Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Nabire dengan eksekutif dalam agenda Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nabire, Senin (4/12) lalu, anggota dewan, Drs Anselmus Petrus Youw mempertanyakan kepedulian pemerintah daerah kepada putusnya jembatan Kali Nabire di Karang Tumaritis. Karena terkesan pemerintah daerah tidak peduli dengan jembatan tersebut. Akibat tidak cepatnya penanganan jembatan tersebut, Jalan Bumiwonorejo – Kalibobo kini padat karena jalannya sempit sehingga rawan kecelakaan lalu lintas. Oleh sebab itu, AP Youw mempertanyakan, apakah ada niat pemerintah daerah untuk mempercepat penyelesaian jembatan tersebut dan pelebaran Jalan Kalibobo - Bumiwonorejo. Bupati Nabire, Isaias Douw menjawab pertanyaan anggota dewan mengatakan jembatan itu berada di jalan nasional sehingga perbaikan jembatan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Oleh karena itu, sementara ini sedang ditangani oleh pemerintah melalui kementerian teknis. Bupati Isaias menambahkan, mulai dari Karang Tumaritis ke tiga kabupaten di pedalaman merupakan tanggung jawab pemerintah pusat. Karena statusnya jalan nasional. Walaupun jembatan Kali Nabire berada di jalan nasional sehingga menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, anggota Komisi C DPRD Nabire, Willem Kayame secara terpisah di ruang kerjanya menilai seharusnya pemerintah daerah harus peduli dengan kebutuhan masyarakat di daerah ini. Sebab, dengan putusnya jembatan Kali Nabire, ikut mengganggu arus ekonomi masyarakat dan rawan kecelakaan lalu lintas di jalan Bumiwonorejo - Kalibobo. Oleh sebab itu, dengan melihat kondisi jalan yang padat kendaraan dan rawan kecelakaan, seharusnya pemerintah daerah mencari solusi dengan mendesak pemerintah pusat untuk segera menyelesaikan perbaikan jembatan tersebut. Disamping itu, kata Kayame, sebagai kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat di daerah ini sebaiknya pemerintah daerah membangun jembatan darurat yang bisa dilalui oleh kendaraan roda dua untuk mengurangi kepadatan kendaraan dan kecelakaan di jalan khususnya ruas Bumiwonorejo - Pantai Nabire. Legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menilai dengan dibangunnya jembatan darurat di Kali Nabire, akan membantu masyarakat dari kerawanan kecelakaan lalu lintas dan ikut mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah ini. (ans)
Suroso  Kamis, 15 Februari 2018 4:6
Menuju Pilkada Papua Berintegritas
Oleh : Nenu Tabuni, S.Sos (Catatan Lepas Untuk Pansus Pilgub DPRP Provinsi Papua, Penyelenggaraan Pemilu, Tim Sukses dan Masyarakat Pemilih)
Suroso  Minggu, 5 Nopember 2017 9:32
Pemuda Sebagai Tulang Punggung Pembangunan
oleh:Willy Andhika, SST                Momentum Hari Sumpah Pemuda sud
Agenda Nabire
Kejuaraan Bulutangkis Super Serius II Tahun 2018
 Rabu, 31 Januari 2018 0:7

Kejuaraan Bulutangkis Super Serius II Tahun 2018 dijadwalkan akan dilaksanakan pada :

Bulan : Maret

Tahun : 2018

Tempat : GOR Kotalama - Nabire

HAHAEEE...
Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut
 Rabu, 31 Januari 2018 0:13

Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut  

Polisi : Bagaimana kejadiannya,kenapa sampe ko bisa tabrak 30 orang dalam suatu kecelakaan Mobil..??  

Obet : Waktu sa bawa Mobil ni de pu kecepatan 95 km/jam. Waktu sa di pertigaan sa baru sadar kalo Mobil ni de pu rem tuh lagi Rusak. Sa mo belok ke kiri ada Pace dua orang, sedangkan dikanan dong ada bikin pesta ulang tahun... Kalo Bapak Polisi kira2 ko pilih yang mana..??  

Polisi : Mendingan ke kiri toh.. de pu korban hanya sedikit...!!  

Obet : iya Pak, sa juga pikir begitu Pak..!!  

Polisi : Tapi kenapa orang yang sedang Rayakan Pesta ulang tahun dong kena Tabrakan juga...??  

Obet : Ceritanya Begini..Sa sebenarnya tadi pilih tabrak pace dua yang ada di sebelah kiri saja.. Eh..ternyata yang sa tabrak cuma satu saja, pace yang satu nya lagi de lari ke pesta ultah yang ada disebelah kanan, makanya sa belok kejar de kesana…..

Populer