Home Papua Tengah Pemkab Intan Jaya Diminta Bayar Nyawa Sebelum Kegiatan Lain

Pemkab Intan Jaya Diminta Bayar Nyawa Sebelum Kegiatan Lain

Suroso  Minggu, 7 Januari 2018 22:11
Pemkab Intan Jaya Diminta Bayar Nyawa Sebelum Kegiatan Lain
NABIRE – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya diminta agar menyelesaikan masalah tuntutan pembayaran kepala atas nama enam orang korban Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2017 di Kabupaten Intan Jaya, sebelum melanjutkan kegiatan lain di daerah ini. Hal ini untuk meredam ‘gesekan” diantara masyarakat dan trauma atas pelaksanaan Pilkada Intan Jaya yang telah menelan 6 korban nyawa dari masyarakat.Pemerintah diminta untuk tidak melaksanakan kegiatan syukuran atas pelantikan bupati baru, sebelum menyelesaikan tuntutan masyarakat atas bayar kepala dari 6 korban Pilkada Intan Jaya. Pembayaran kepala korban Pilkada dan perdamaian harus dilaksanakan di ibukota kabupaten, bukan di ibukota distrik sebelum melakukan perdamaian, syukuran dan kegiatan pemerintahan di Intan Jaya. Ketua Umum Pusat Pengendalian Masyarakat Adat (P2MA) Pegunungan Tengah Wilayah Meepago, Agustinus Somau, SH di Nabire, Minggu (7/1) menegaskan Pemkab Intan Jaya, Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya agar tidak melaksanakan kegiatan syukuran di Wondai, sebelum menyelesaikan tuntutan masyarakat dari keluarga korban Pilkada Intan Jaya, membayar kepala dari korban Pilkada kepada keluarga korban. Karena, Pilkada Intan Jaya telah memakan korban 6 nyawa sehingga pemerintah bersama bupati dan wakil bupati harus menyelesaikan tuntutan masyarakat khususnya keluarga korban.Agustinus Somau menegaskan sebelum melaksanakan syukuran dan      kegiatan pembangunan dan pemerintahan di Intan Jaya, Pemkab bersama bupati dan wakil bupati diminta segera menyelesaikan tuntutan masyarakat, bayar kepala dari korban Pilkada. Jangan, menyepelekan tuntutan masyarakat, karena masyarakat sedang membicarakan tuntutan pembayaran kepala korban Pilkada, sebab mereka ini korban atas pelaksanaan    pemilihan bupati dan wakil bupati.Ia menilai, sebaiknya Pemkab Intan Jaya, Bupati dan Wakil Bupati bayar kepala dulu baru dilanjutkan dengan perdamaian. Urusan syukuran dan kegiatan pelayanan pemerintahan dan pembangunan dilanjutkan setelah bayar kepala dan perdamaian. Kalau mau perdamaian, harus dituntaskan dulu masalah pembayaran kepala korban Pilkada agar pelaksanaan pembangunan dan pelayanan pemerintah di Intan Jaya berjalan lancar tanpa hambatan.Untuk itu, demi memperlancar negosiasi antar pemerintah dan keluarga korban, Somau menilai dibutuhkan satu tim negosiator dari pemerintah yang tidak terlibat di dalam tim sukses dari pasangan calon (Paslon) yang ikut di dalam Pilkada Intan Jaya. Tim tersebut, tidak ada unsur dari luar tim sukses Paslon yang menang dan kalah untuk menghindari kesan keberpihakan dan amarah masyarakat keluarga korban.Somau mengusulkan agar pemerintah membentuk tim negosiator untuk menyelesaikan tuntutan keluarga korban sehingga selanjutnya dilakukan perdamaian di ibukota Kabupaten Intan Jaya, bukan ibukota distrik, sebelum melanjutkan kegiatan lain seperti syukuran dan kegiatan pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya.(ans)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS PIALA KEMERDEKAAN
 Senin, 20 Agustus 2018 23:20

PBSI Kabupaten Nabire akan menggelar Kejuaraan Bulutangkis Piala Kemerdekaan tingkat Kabupaten Nabire.

Kejuaraan yang akan mempertandingkan KELAS YUNIOR dan KELAS SENIOR akan digelar mulai tanggal 25 Agustus 2018.

KELAS YUNIOR :

1. Kelompok Beregu SD kelas 1 s/d kelas 3 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

2. Kelompok Beregu SD kelas 4 s/d kelas 6 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

3. Kelompok Beregu SMP kelas 7 s/d kelas 9 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

KELAS SENIOR :

1. Ganda Putra Kategori A

2. Ganda Putra Kategori B

3. Ganda Putra Kategori C

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Populer

Bupati Lantik Sejumlah Pejabat
Suroso  Senin, 27 Agustus 2018 21:33
Di Nabire Penjualan Togel Masih Marak
Suroso  Kamis, 30 Agustus 2018 19:46
Abrasi Pantai Nabire Sangat Menakutkan
Suroso  Rabu, 29 Agustus 2018 20:27

Info Loker