Home Papua Tengah Mahasiswa Dogiyai Unjuk Rasa Miras, Judi Togel dan Tempat Hiburan

Mahasiswa Dogiyai Unjuk Rasa Miras, Judi Togel dan Tempat Hiburan

Suroso  1/8/2018 10:22:58 AM
Mahasiswa Dogiyai Unjuk Rasa Miras, Judi Togel dan Tempat Hiburan
DOGIYAI – Mahasiswa Kabupaten Dogiyai mempelopori kegiatan unjuk rasa di Kantor DPRD Dogiyai, Senin (8/1) kemarin. Unjuk rasa dari Tim Peduli Budaya Mee ini mengangkat persoalan peredaran minuman keras (Miras), judi Togel dan tempat-tempat hiburan di Kabupaten Dogiyai. Unjuk rasa dengan penanggung jawab, Benidiktus Goo. Jumlah massa kurang lebih 100 orang yang diterima Wakil Ketua II DPRD Dogiyai, Markus Mote. Data yang dihimpun media ini, pukul 07.40 WIT massa berkumpul di lapangan sepak bola Kampung Ekemanida Distrik Kamu untuk melakukan persiapan. Pukul 08.30 WIT, Waka Polsek Kamu, Ipda H. Sudarman tiba di lapangan sepak bola Kampung Ekemanida dan melakukan pertemuan dengan massa aksi demo. Pada kesempatan itu, Waka Polsek Kamu juga sempat memberikan pesan-pesan Kamtibmas yang harus dipedomani dalam aksi tersebut. Selanjutnya sekitar pukul 10.10 WIT, massa tiba di Kantor DPRD Dogiyai yang diterima Wakil Ketua II DPRD Dogiyai, Markus Mote dan 4 anggota DPRD Dogiyai. Massa terlihat langsung melakukan orasi. Setelah orasi, Korlap Benidiktus Goo menyerahkan aspirasi yang telah disiapkan dan diterima oleh Wakil Ketua II DPRD Dogiyai. Saat menerima massa, Wakil Ketua II DPRD Dogiyai menuturkan, aspirasi mahasiswa dan masyarakat yang peduli terhadap penyakit masyarakat telah diterima. Selanjutnya anggota DPRD Dogiyai akan mempelajari dan menindaklanjuti aspirasi ini dengan membentuk Pansus. “Saya atas nama DPRD Dogiyai berterimah kasih kepada adek-adek sekalian karena dalam aksi ini berjalan dengan tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lain hingga tiba di Kantor DPRD Dogiyai,” ujarnya. Tidak berselang lama, Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa, S.IP tiba di Kantor DPRD Dogiyai dan langsung meberikan sambutan kepada massa aksi demo. Bupati Dumupa menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa yang peduli dengan penyakit masyarakat di Kabupaten Dogiyai.  Dirinya atas nama bupati sangat mendukung aspirasi ini, karena permasalahan ini adalah program utama dirinya sebagai bupati terpilih. Lebih lanjut Bupati Dumupa mengatakan, aspirasi para mahasiswa telah diterima. Dalam waktu dekat, bupati, DPRD Dogiyai, SKPD dan para tokoh akan melakukan pertemuan untuk menyamakan persepsi dalam memerangi penyakit masyarakat. Dirinya juga telah merencanakan lima Perda untuk dilaksanakan di Kabupaten Dogiyai dan pada sidang perubahan tahun 2018 akan dianggarkan sehingga persoalan ini cepat ditangani. “Saya harapkan kepada semua pihak agar kita bersama-sama memerangi permasalahan ini sehingga kedepan Kabupaten Dogiyai bisa sejajar dengan kabupaten lain yang ada di Propinsi Papua,” harap Bupati Dumupa. Pukul 11.45 WIT seluruh rangkaian penyampaian aspirasi selesai dan massa membubarkan dengan aman dan tertib. Dalam aksi tersebut mendapat pengamanan dari anggota Polsek Kamu sebanyak 6 personil dan anggota Koramil Dogiyai sebanyak 4 personil yang dipimpin oleh Kanit Bimmas Polsek Kamu, Aiptu Dominikus Mote.  Hingga saat ini Sitkamtibmas di Kabupaten Dogiyai masih aman terkendali. Turut hadir dalam giat tersebut, Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa, S.IP, Asisten I Setda Dogiyai, Nason Pigai, S.IP, Wakil Ketua II DPRD Dogiyai, Markus Mote, Ketua Komisi II DPRD Dogiyai, Jani Bobii, Wakil Ketua Komisi II DPRD Dogiyai, Yusak Ernes Tebai, tokoh masyarakat Dogiyai, Germanus Goo, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Yohana Yobee, S.Pd, Ketua KPU Dogiyai, Moses Magai, S.IP. (ros)
Suroso  12/26/2017 1:19:36 AM
ORANG ASLI PAPUA (OAP) MENGALAMI KEMATIAN BERLAPIS
Oleh Ernest Pugiye Orang asli Papua (Selanjutnya and abaca: OAP) masih tetap mengalami kematian di mana-mana. Kondisi ini teramat memilukan
Suroso  11/5/2017 9:32:24 AM
Pemuda Sebagai Tulang Punggung Pembangunan
oleh:Willy Andhika, SST                Momentum Hari Sumpah Pemuda sud
Agenda Nabire
Kejuaraan Bulutangkis Nabire Open 2017
 11/18/2017 6:31:58 PM

Tanggal : 12 s/d 17Desember 2017

Pukul    : 10.00 WIT s/d Selesai

Tempat : GOR Kotalama, Nabire

HAHAEEE...
Panggilan Sayang Tete ke Nene
 11/12/2017 8:22:53 AM
Satu kali cucu tanya ke tete: "Tete ni tiap kali panggil nene selalu deng panggilan darling, sayang, honey. Darling su makan? Sayang kopi mana? Honey mo ikut? Tete ni paleng romantis sampeee... de pu rahasia apa ka?" Tete: "Ssstttt mari sini tete bisik-bisik, ko jang bilang-bilang sama nene e?" Cucu: "Kenapa jadi Tete?" Tete: "Tete su lupa Nene pu nama..."