Home Papua Ingin Berpolitik, ASN Disarankan Mundur

Ingin Berpolitik, ASN Disarankan Mundur

Suroso  Rabu, 10 Januari 2018 10:28
Ingin Berpolitik, ASN Disarankan Mundur
JAYAPURA,- Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi yang ingin terjun ke politik disarankan untuk mengajukan pensiun dini. Penegasan itu disampaikan Asisten Sekda Papua Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Elia Loupatty di Jayapura, Selasa (9/1/2018) Loupatty menegaskan, sudah melihat sebuah video sejumlah pejabat eselon II di lingkungan pemerintah provinsi yang menghadiri acara politik salah satu kandidat bakal calon gubernur. “Jika ingin terlibat (dalam urusan Pilkada Gubernur 2018), undang-undang ASN mewajibkan yang bersangkutan untuk mundur dengan terhormat,” tegasnya. Dia menyebut, ASN yang merupakan abdi negara maupun masyarakat, wajib untuk mencurahkan waktu maupun tenaganya demi menunjang proses pembangunan diatas negeri ini. ASN pun dinilai tak pantas untuk berpolitik, sehingga dipandang wajib untuk menghindar dari segala bentuk kegiatan itu. “Apalagi saat ini sudah ada tahapan untuk pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur di KPU Papua. Maka itu, saya atas nama pimpinan mau menyampai kepada seluruh pegawai untuk menghindar dari kegiatan politik. Karena kita bukan orang yang harus berpolitik,” tegasnya. Senada disampaikan Asisten Sekda Papua Bidang Umum, Elysa Auri. Dia menyebut akan ada sanksi tegas bagi ASN yang terlibat dalam proses Pilkada Gubernur 2018. “Kalau ada yang terlibat dan menjadi pendukung bakal calon gubernur, tentu akan ada sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Meski yang bersangkutan menamakan diri sebagai tokoh masyarakat namun berstatus ASN, tetap akan diberikan sanksi,”terangnya. Dia berharap agar seorang ASN fokus pada tugasnya sebagai pelayan masyarakat. Oleh karenanya, bagi yang berkeinginan kuat mendukung salah satu pasangan calon gubernur, untuk segera melepaskan status pegawai negeri. “Sebab ASN sejak dahulu netral dalam proses pemilihan kepala daerah baik Gubernur, bupati maupun walikota,” pungkas dia. 
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker