Home Nabire BPNT 10 Kg ‘Gratis’ Tunggu Juklak Menteri

BPNT 10 Kg ‘Gratis’ Tunggu Juklak Menteri

Suroso  Kamis, 11 Januari 2018 20:3
BPNT 10 Kg ‘Gratis’ Tunggu Juklak Menteri
NABIRE - Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan konsep awal E-Voucher yang mulai digulirkan tahun 2018 ini dikurangi jumlahnya, yang semula sebanyak 15 Kilogram (Kg) per keluarga atau penerima manfaat, kali ini hanya 10 Kg. Selain beda dijumlah yang nantinya akan diterima KPM di seluruh Indonesia, informasi terakhir program bantuan sosial (Bansos) pangan atau Rastra yang dikoordinir langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia dan diback up Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaaan (PMK) RI ini tidak dibebankan kepada penerima manfaat, alias ‘gratis’.Pihak Badan Urusan Logistik (Bulog), dalam hal ini diwakili Kepala Kantor Seksi Logistik Nabire, Rahmat Hidayah, SE, belum lama ini menyampaikan, sesuai Keputusan Mensos RI Nomor : 140/HUK/2017, Rastra atau Raskin akan berubah nama menjadi Bansos pangan atau program BPNT terhitung mulai Januari 2018 ini. Tahun ini, tegasnya, pemerintah telah menetapkan Bansos pangan untuk sebagai besar wilayah di Indonesia dilaksanakan dalam bentuk BPNT, dengan atau sesuai konsep sebelumnya voucher elektronik. Jelas Kakansilog Rahmat, menyangkut data riil soal penerima manfaat (KPM) hingga saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) maupun Juklak selanjutnya, termasuk mekanisme penyaluran bantuan sosial pangan ini, baik dalam program BPNT maupun Bansos Rastra untuk tahun 2018, yang tentunya akan disiapkan dengan lebih baik lagi.“Kami dari Bulog sendiri lagi menunggu keputusan tersebut, kemudian nantinya akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial yang ada di wilayah Kansilog Nabire selaku perpanjangan tangan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial,” ucapnya, seraya menambahkan, perlu disampaikan disini, dalam rangka sosialisasi rencana perubahan Juklak dimaksud yakni terkait jumlah yang akan diterima KPM berkurang/hanya 10 Kg per keluarga.(wan)
Suroso  Selasa, 17 April 2018 4:14
Di Ujung Panggung Kebosanan
Oleh: Engelbertus P Degey BANYAK hal mengerikan muncul setelah teori terbentuknya bumi "disoda" dengan ilmu antropologi, archeologi dan
Suroso  Selasa, 20 Februari 2018 22:52
MENOLAK POLITIK UANG DAN SARA
OLEH ERNEST PUGIYE MENOLAK POLTIK UANG DAN POLITISASI SARA dalam konteks demokrasi damai kini sedang aktual dibicarakan di berbagai kalangan
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Populer

Info Loker