Home Nabire BPNT 10 Kg ‘Gratis’ Tunggu Juklak Menteri

BPNT 10 Kg ‘Gratis’ Tunggu Juklak Menteri

Suroso  1/11/2018 8:03:51 PM
BPNT 10 Kg ‘Gratis’ Tunggu Juklak Menteri
NABIRE - Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan konsep awal E-Voucher yang mulai digulirkan tahun 2018 ini dikurangi jumlahnya, yang semula sebanyak 15 Kilogram (Kg) per keluarga atau penerima manfaat, kali ini hanya 10 Kg. Selain beda dijumlah yang nantinya akan diterima KPM di seluruh Indonesia, informasi terakhir program bantuan sosial (Bansos) pangan atau Rastra yang dikoordinir langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia dan diback up Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaaan (PMK) RI ini tidak dibebankan kepada penerima manfaat, alias ‘gratis’.Pihak Badan Urusan Logistik (Bulog), dalam hal ini diwakili Kepala Kantor Seksi Logistik Nabire, Rahmat Hidayah, SE, belum lama ini menyampaikan, sesuai Keputusan Mensos RI Nomor : 140/HUK/2017, Rastra atau Raskin akan berubah nama menjadi Bansos pangan atau program BPNT terhitung mulai Januari 2018 ini. Tahun ini, tegasnya, pemerintah telah menetapkan Bansos pangan untuk sebagai besar wilayah di Indonesia dilaksanakan dalam bentuk BPNT, dengan atau sesuai konsep sebelumnya voucher elektronik. Jelas Kakansilog Rahmat, menyangkut data riil soal penerima manfaat (KPM) hingga saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) maupun Juklak selanjutnya, termasuk mekanisme penyaluran bantuan sosial pangan ini, baik dalam program BPNT maupun Bansos Rastra untuk tahun 2018, yang tentunya akan disiapkan dengan lebih baik lagi.“Kami dari Bulog sendiri lagi menunggu keputusan tersebut, kemudian nantinya akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial yang ada di wilayah Kansilog Nabire selaku perpanjangan tangan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial,” ucapnya, seraya menambahkan, perlu disampaikan disini, dalam rangka sosialisasi rencana perubahan Juklak dimaksud yakni terkait jumlah yang akan diterima KPM berkurang/hanya 10 Kg per keluarga.(wan)
Suroso  12/26/2017 1:19:36 AM
ORANG ASLI PAPUA (OAP) MENGALAMI KEMATIAN BERLAPIS
Oleh Ernest Pugiye Orang asli Papua (Selanjutnya and abaca: OAP) masih tetap mengalami kematian di mana-mana. Kondisi ini teramat memilukan
Suroso  11/5/2017 9:32:24 AM
Pemuda Sebagai Tulang Punggung Pembangunan
oleh:Willy Andhika, SST                Momentum Hari Sumpah Pemuda sud
Agenda Nabire
Kejuaraan Bulutangkis Nabire Open 2017
 11/18/2017 6:31:58 PM

Tanggal : 12 s/d 17Desember 2017

Pukul    : 10.00 WIT s/d Selesai

Tempat : GOR Kotalama, Nabire

HAHAEEE...
Panggilan Sayang Tete ke Nene
 11/12/2017 8:22:53 AM
Satu kali cucu tanya ke tete: "Tete ni tiap kali panggil nene selalu deng panggilan darling, sayang, honey. Darling su makan? Sayang kopi mana? Honey mo ikut? Tete ni paleng romantis sampeee... de pu rahasia apa ka?" Tete: "Ssstttt mari sini tete bisik-bisik, ko jang bilang-bilang sama nene e?" Cucu: "Kenapa jadi Tete?" Tete: "Tete su lupa Nene pu nama..."