Home Papua Tengah Masyarakat dan Paslon Nilai KPU Deiyai Tak Profesional

Masyarakat dan Paslon Nilai KPU Deiyai Tak Profesional

Suroso  1/12/2018 8:45:11 PM
Masyarakat dan Paslon Nilai KPU Deiyai Tak Profesional
NABIRE – Masyarakat dan salah satu Pasangan Calon (Paslon) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Deiyai menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deiyai tak profesional dan kinerja anggota KPU Deiyai patut dipertanyakan, lantaran telah melakukan pelanggaran kode etik selaku lembaga penyelenggara Pemilu, saat menerima pendaftaran Paslon beberapa hari kemarin. Salah satu kandidat Calon Wakil Bupati (Cawabup) Deiyai, Amos Edowai, yang maju sebagai Paslon dengan Cabup Jhon Adii, ketika bertandang ke redaksi media ini tadi malam menerangkan, kami selaku Paslon sangat dirugikan atau tidak dihargai dan kami menilai KPU Deiyai tidak berjalan sesuai jadwal maupun tahapan Pilkada Serentak tahun 2018 ini.  “Kalau KPU Deiyai telah menetapkan kandidat dan Paslon, itu belum waktunya. Kemarin kan baru pendaftaran, semestinya KPU Deiyai menghargai Paslon yang mendaftar dan sesuai tahapan tanggal 22 Februari 2018 baru penetapan Paslon atau kandidat pesta Pilkada Deiyai,” tegasnya. Untuk itu, Amos Edowai meminta KPU Deiyai dapat melihat itu. Jangan karena sepihak terus memutuskan sesuatu tanpa pleno bersama anggota KPU Deiyai lainnya.  “KPU Deiyai juga harus ikuti jadwal dan tahapan dengan baik, waktu penetapan calon kandidat masih panjang, jadi KPU Deiyai harus ulang melakukan pendaftaran kembali bila perlu dan itu wajib, karena sudah melakukan kesalahan dalam menjalankan tahapan Pilkada serentak tahun ini, khususnya di Deiyai,” harapnya. Amos mewakili masyarakat peduli demokrasi Deiyai, sangat berharap kiranya pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Deiyai dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang baik pula. Dan Pilkada dapat dilaksanakan oleh penyelenggara yang benar-benar profesional dan tidak ikut berpolitik praktis memenangkan satu kandidat tertentu serta utama menjalankan perundang-undangan yang ada agar menghasilkan pemimpin yang disukai masyarakat dan direstui alam Deiyai.(wan)
Suroso  12/26/2017 1:19:36 AM
ORANG ASLI PAPUA (OAP) MENGALAMI KEMATIAN BERLAPIS
Oleh Ernest Pugiye Orang asli Papua (Selanjutnya and abaca: OAP) masih tetap mengalami kematian di mana-mana. Kondisi ini teramat memilukan
Suroso  11/5/2017 9:32:24 AM
Pemuda Sebagai Tulang Punggung Pembangunan
oleh:Willy Andhika, SST                Momentum Hari Sumpah Pemuda sud
Agenda Nabire
Kejuaraan Bulutangkis Nabire Open 2017
 11/18/2017 6:31:58 PM

Tanggal : 12 s/d 17Desember 2017

Pukul    : 10.00 WIT s/d Selesai

Tempat : GOR Kotalama, Nabire

HAHAEEE...
Panggilan Sayang Tete ke Nene
 11/12/2017 8:22:53 AM
Satu kali cucu tanya ke tete: "Tete ni tiap kali panggil nene selalu deng panggilan darling, sayang, honey. Darling su makan? Sayang kopi mana? Honey mo ikut? Tete ni paleng romantis sampeee... de pu rahasia apa ka?" Tete: "Ssstttt mari sini tete bisik-bisik, ko jang bilang-bilang sama nene e?" Cucu: "Kenapa jadi Tete?" Tete: "Tete su lupa Nene pu nama..."