Home Nabire Tak Diperhatikan, Terminal Oyehe Bisa Jadi Terminal Sampah Keramat

Tak Diperhatikan, Terminal Oyehe Bisa Jadi Terminal Sampah Keramat

Suroso  Jumat, 12 Januari 2018 20:49
Tak Diperhatikan, Terminal Oyehe Bisa Jadi Terminal Sampah Keramat
NABIRE - Melihat kondisi timbunan sampah yang berada di seputar Terminal Oyehe, kian hari makin tinggi timbunannya dan juga makin melebar akibat ulah kita yang tidak bertanggung jawab ikut menjaga kebersihan kota Nabire, sementara kita ketahui bahwa Terminal Oyehe merupakan jantung kota dari Kabupaten Nabire. Dimana terminal Oyehe merupakan pusat pembelanjaan serta pusat transit penumang dari semua jurusan taksi atau angkutan umum termasuk ojek, namun dengan kondisi tumpukan sampah yang tak pernah diangkut dan kini telah mengeluarkan bauh tak sedap, sementara arus penumpang transit dari terminal Oyehe terus berjalan lancar tanpa adanya hambatan. Dari hasil pantauan wartawan Papuapos Nabire semenjak tahun 2017 hingga awal tahun 2018, tumpukan sampah yang ada di terminal Oyehe bukan berkurang akan tetapi semakin menjadi bukit dan meluas ke bawah, keatas dan ke timur, sehingga terminal Oyehe bisa kembali dijuluki terminal sampah keramat yang tak pernah diperhatikan Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Kebersihan. Dan telah kita ketahui bersama Pemkab Nabire kerap kali membuat kegiatan memerangi sampah, namun kegiatan tersebut hanya sebatas kata-kata yang bersifat sementara. Sementara di sejumlah tempat termasuk pasar-pasar yang ada di kota ini sampah terus menumpuk yang tak ada habisnya akibat perilaku kita semua. Untuk itu, disarankan kepada pemerintah agar membuat gebrakan baru dengan meminta kepada aparat kelurahan/kampug hingga RT dan RW agar bertanggung jawab atas kebersihan sampah di lingkungan masing-masing, dengan meminta tiap warga bertanggung jawab atas sampah rumah tangga yang bisa diantar ke Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS), agar kota ini tidak lagi dipagari dengan sampah. Hal lain yang harus diterapkan oleh pemerintah agar meminta masyarakat yang berjualan di Terminal Oyehe pada sore hari dapat dihentikan dan masyarakat yang berjualan diarahkan ke Pasar Kalibobo, Karang dan Pasar Sore KPR Nabarua, karena dengan dijadikan Terminal Oyehe sebagai pasar maka sampah terus akan menumpuk dan fungsi terminal akan hilang. (des)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker