Home Papua Tengah Yakobus Dumupa : Stop Pimpinan SKPD Kasih Memo Honorer

Yakobus Dumupa : Stop Pimpinan SKPD Kasih Memo Honorer

Suroso  Minggu, 14 Januari 2018 8:42
Yakobus Dumupa : Stop Pimpinan SKPD Kasih Memo Honorer
DOGIYAI – Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa,S.Ip, mengingatkan data tujuh dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Dogiyai yang bekerja pada dua birokasi, yakni di Kabupaten Dogiyai dan kabupaten tetangga, Deiyai. Peringatan terbuka Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa pada pertemuan bersama aparat pemerintah Dogiyai, bertempat di aula Pemda Dogiyai beberapa waktu lalu di Moanemani terkait beberapa hal aneh tapi nyata yang dilakukan oleh oknum aparat pemerintah PNS Dogiyai itu. Bupati Dogiyai ini, sebut saja seperti di Dogiyai terima gaji, sedangkan di Kabupaten Deiyai atau kabupaten tetangga lain menerima tunjangan kinerja (Tukin). Hal lain yang bupati ingatkan, pimpinan SKPD dan OPD baru untuk tidak mengeluarkan atau memberikan memo titipan jatah honorer atau tenaga kontrak. “Stop pimpinan SKPD kasih memo honorer. Mulai sekarang berhenti bawa-bawa tenaga kontrak,” ujar Bupati Dogiyai, seraya menjelaskan pejabat Dogiyai sama sekali tidak ada kewenangan diluar ketentuan undang–undang. Menurutnya, tindakan itu melanggar ketentuan dan UU. Untuk itu dirinya kembali mengingatkan kepada pimpinan SKPD mulai sekarang berhenti mengambil tenaga honorer. Pada kesempatan yang sama, bupati mengungkapkan terkait adanya 475 tenaga honorer pada institusi atau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Data Setda Kabupaten Dogiyai selama delapan tahun, honor mereka terbayar 56 miliar. Sehingga di pertemuan bersama yang diikuti Wakil Bupati, Sekda Dogiyai dan para pimpinan SKPD, PNS/ASN, Bupati Dumupa mengingatkan kembali, bahwa tindakan seperti itu salah dan melanggar aturan UU dalam pemerintahan. Sekaligus, katanya membebani anggaran daerah. Tidak ada gerakan tambahan dalam birokrasi pemerintahan diluar dari ketentuan undang–undang, maka mulai sekarang dalam birokasi pemerintah dalam pemerintahan Kabupaten Dogiyai ini tidak ada sogok atau bayar masuk menjadi pegawai. “Sekarang di Dogiyai tidak ada istilah titipan/jatah CPNS oleh pejabat tertentu apalagi bayar dengan uang, babi atau tanah menjadi PNS. Saya dengar waktu penerimaan tenaga Pol PP menggunakan cara seperti saya kemukakan ini awas,” tegasnya. Kita, imbuhnya, menata kembali Kabupaten Dogiyai yang rapuh dan telah rusak ini dengan visi dan misi serta 18 program strategis menuju Dogiyai bahagia. Ia minta dukungan dari semua pihak, terutama pimpinan SKPD dan OPD, ASN, anggota DPRD dan para kepala distrik serta kepada kampung dan masyarakat. “Mimpi besar Dogiyai bahagia itu sangat diharapkan kerjasama semua pihak dalam mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai. Dewan sebagai mitra dekat bersama pimpinan OPD dan SKPD dan ASN harus royal terhadap atasan. Pegawai ikut apel gabungan setiap hari Senin, absensi pola baru PNS/ASN pada meja bupati. Aparat kampung dan kepala distrik akan ditertibkan,” pungkasnya.(don)
Suroso  Kamis, 15 Februari 2018 4:6
Menuju Pilkada Papua Berintegritas
Oleh : Nenu Tabuni, S.Sos (Catatan Lepas Untuk Pansus Pilgub DPRP Provinsi Papua, Penyelenggaraan Pemilu, Tim Sukses dan Masyarakat Pemilih)
Suroso  Minggu, 5 Nopember 2017 9:32
Pemuda Sebagai Tulang Punggung Pembangunan
oleh:Willy Andhika, SST                Momentum Hari Sumpah Pemuda sud
Agenda Nabire
Kejuaraan Bulutangkis Super Serius II Tahun 2018
 Rabu, 31 Januari 2018 0:7

Kejuaraan Bulutangkis Super Serius II Tahun 2018 dijadwalkan akan dilaksanakan pada :

Bulan : Maret

Tahun : 2018

Tempat : GOR Kotalama - Nabire

HAHAEEE...
Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut
 Rabu, 31 Januari 2018 0:13

Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut  

Polisi : Bagaimana kejadiannya,kenapa sampe ko bisa tabrak 30 orang dalam suatu kecelakaan Mobil..??  

Obet : Waktu sa bawa Mobil ni de pu kecepatan 95 km/jam. Waktu sa di pertigaan sa baru sadar kalo Mobil ni de pu rem tuh lagi Rusak. Sa mo belok ke kiri ada Pace dua orang, sedangkan dikanan dong ada bikin pesta ulang tahun... Kalo Bapak Polisi kira2 ko pilih yang mana..??  

Polisi : Mendingan ke kiri toh.. de pu korban hanya sedikit...!!  

Obet : iya Pak, sa juga pikir begitu Pak..!!  

Polisi : Tapi kenapa orang yang sedang Rayakan Pesta ulang tahun dong kena Tabrakan juga...??  

Obet : Ceritanya Begini..Sa sebenarnya tadi pilih tabrak pace dua yang ada di sebelah kiri saja.. Eh..ternyata yang sa tabrak cuma satu saja, pace yang satu nya lagi de lari ke pesta ultah yang ada disebelah kanan, makanya sa belok kejar de kesana…..

Populer