Home Pemda Intan Jaya Kontrakan Memprihatinkan, Mahasiswa Intan Jaya di Surabaya Berharap Kepedulian Pemda

Kontrakan Memprihatinkan, Mahasiswa Intan Jaya di Surabaya Berharap Kepedulian Pemda

Suroso  Selasa, 30 Januari 2018 22:31
Kontrakan Memprihatinkan, Mahasiswa Intan Jaya di Surabaya Berharap Kepedulian Pemda
NABIRE - Kondisi kontrakan yang kurang layak dihuni menjadi kesan buruk tersendiri bagi anggota mahasiswa Intan jaya Moni yang sedang menempuh pendidikan di kota Surabaya. Hal ini menjadi tantanggan besar bagi mereka, bagaimana tidak setiap kali datangnya hujan mereka harus bersiap siaga.Kondisi kontrakan mahasiswa Intan Jaya cukup memprihatinkan seperti atap rumah yang bocor, dinding rumah yang lembab terlihat picah-picah hingga beberapa lampu utama seperti lampu kamar, lampu ruang pertemuan dan lampu dapur pun menjadi konslet.”Tiap saat kami harus kerja bakti jika datangnya hujan beserta angin kencang” kata Anius Hipiza selaku bendahara kontrakanAkibatnya barang-barang berharga berupa pakaian serta buku-buku harus jadi korban, hal ini membuat beberapa kegiatan kampus pun ikut terganggu akibat dampak dari kondisi kontrakan yang memprihatinkan tersebut.“Kami berharap ada perhatian khusus dari pihak pemerintah, apalagi melihat tiap pergantian tahun volume mahasiswa di Surabaya juga semakin bertamabah banyak, sedangkan hunian sudah tidak layak dan hanya memiliki satu kontrakan untuk ditempati semua mahasiswa”, harap Anius.Lebih jauh Anius menuturkan, kontrakan saat ini juga sudah mulai tidak mampu menampung mahasiswa baru yang tiap tahun bertambah mencapai 20, akibatnya mahasiswa Intan Jaya yang tidak kebagian terpaksa harus ikhlas tinggal di tempat kos sendiri walaupun kemampuan mereka juga terbatas.“Kami berharap agar pemerintah kabupaten Intan Jaya bisa memperhatikan hal ini, jika perlu ada penambahan satu kontrakan lagi agar kami nyaman dan bisa membagi jumlah mahasiswa yang sudah melampaui batas maksimal ini karena bagi  kami jumlah kami sekarang sudah melampaui angka terbanyak jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya”, pungkas Anius. (ist)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker