Home Nabire Termakan Usia, 8 RKB SD Inpres Nabarua Layak Diganti Atap Senk

Termakan Usia, 8 RKB SD Inpres Nabarua Layak Diganti Atap Senk

Suroso  Minggu, 11 Februari 2018 9:11
Termakan Usia, 8 RKB SD Inpres Nabarua Layak Diganti Atap Senk
NABIRE - Karena termakan usia sebanyak delapan (8) Ruangan Kelas Belajar (RKB) SD Inpres Nabarua sudah layak harus diganti atapnya dengan daun senk. Sebab, dengan rusaknya atau bolongnya atap senk, 8 ruangan ini sering dimasuki air apabila Nabire diguyur hujan deras di malam maupun siang hari dan jika terjadi di siang hari terpaksa para murid harus menghentikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Perlu diketahui oleh semua pihak, bahwa SD Inpres Nabarua juga tercatat sebagai SD murid terbanyak dari seluruh SD yang ada di Kabupaten Nabire, dimana hingga kini jumlah murid SD Inpres Nabarua sebanyak 676 murid, namun dari jumlah kelas atau RKB yang ada sangat kurang untuk memenuhi ketentuan jumlah murid per kelas. Sehingga dari jumlah murid yang padat itu pihak sekolah terpaksa mengambil alih dengan melakukan penumpukan murid mulai dari kelas IV hingga kelas VI dengan harapan agar KBM bisa berjalan normal di pagi hari sesuai ketentuan, walaupun jumlah murid dipadatkan dari kelas IV hingga kelas VI. Dikatakan Kepala SD Inpres Nabarua Debora Kiding, kepada Papuapos Nabire Sabtu (10/2), di ruang kerjanya menambahkan, akibat bolongnya atap senk di 8 RKB saat aktifitas KBM berjalan, membuat para murid terganggu karena guru kelas terpaksa harus menghentikan kegiatan mengajar dan jika hujan di malam hari, maka pagi harus dibersihkan lagi terlebih dulu barulah KBM berjalan. Untuk itu, dari bolongnya atap senk di 8 ruangan kelas, dengan penumpukan murid hingga SD Inpres Nabarua tidak memiliki perpustakaan sekolah, maka pihaknya meminta adanya bantuan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Nabire, karena dari sekolah dasar inilah guru tanamkan dasar ilmu pengetahuan kepada 676 calon pemimpin bangsa. “SD Inpres Nabarua memiliki sejumlah buku-buku bacaan yang sangat banyak, namun kami tidak memiliki gedung perpustakaan yang layak, sehingga buku-buku tersebut diamankan pada satu ruangan kecil tanpa digunakan atau dibaca oleh para murid. Sebab gudang yang ada hanya untuk sebatas gudang yang tidak bisa digunakan lagi sebagai tempat membaca,” katanya. Sehingga untuk saat ini SD Inpres Nabarua membutuhkan tiga ruangan belajar, satu gedung perpustakaan dan satu ruangan dewan guru, karena ruangan guru yang saat ini digunakan sesungguhnya merupakan ruangan kelas yang terpaksa dialih-fungsihkan sebagai ruangan bagi dewan guru.(des)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Rabu, 22 Agustus 2018 21:42
Generasi Milenial Papua dan Hoax
Satu tahun lalu, tepatnya Minggu, 13 Agustus 2017, artikel saya berjudul “Masyarakat Harus Cerdas Memilih Informasi yang Benar”
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS PIALA KEMERDEKAAN
 Senin, 20 Agustus 2018 23:20

PBSI Kabupaten Nabire akan menggelar Kejuaraan Bulutangkis Piala Kemerdekaan tingkat Kabupaten Nabire.

Kejuaraan yang akan mempertandingkan KELAS YUNIOR dan KELAS SENIOR akan digelar mulai tanggal 25 Agustus 2018.

KELAS YUNIOR :

1. Kelompok Beregu SD kelas 1 s/d kelas 3 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

2. Kelompok Beregu SD kelas 4 s/d kelas 6 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

3. Kelompok Beregu SMP kelas 7 s/d kelas 9 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

KELAS SENIOR :

1. Ganda Putra Kategori A

2. Ganda Putra Kategori B

3. Ganda Putra Kategori C

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Populer

Info Loker