Home Papua KPU Tunda Tetapkan Cagub dan Cawagub Papua

KPU Tunda Tetapkan Cagub dan Cawagub Papua

Suroso  Senin, 12 Februari 2018 19:33
KPU Tunda Tetapkan Cagub dan Cawagub Papua
JAYAPURA,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua batal menetapkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, yang akan bertarung di Pilkada 2018 bulan Juni. Dari pantauan media ini, penetapan terpaksa harus tunda hingga 7 hari kepan, karena KPU belum menerima  rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP) terkait keaslian orang Papua dari satu bakal calon Gubernur Wakil Ketua Majelis Rakyat Papua Jimi Mabel yang ditemui di kantor KPU, Senin (12/2) malam, minta kepada KPU Papua untuk menunda penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. “Kami minta penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua ditunda 7 hari kedepan, karena Majelis Rakyat Papua (MRP) harus melakukan verifikasi keaslian orang Papua terhadap bakal calon Gubernur,” katanya. Sementara itu, Ketua KPU Papua Adam Arisoy mengatakan, sesuai jadwal penetapan harus dilakukan hari ini (Senin-red), namun karena MRP belum memverifikasi  keaslian orang Papua terhadap bakal calon Gubernur, maka sementara tunda hingga 7 hari kedepan,” katanya. Menurutnya, berkas rekomendasi dari MRP ini merupakan salah satu persyaratan penting dalam penetapan bakal calon menjadi calon. Karena ini menyangkut tentang keaslian orang Papua, sebagaimana salah satu persayaratan yang diamanatkan dalam UU Otsus  “Selama ini kita sudah mendorong agar proses ini bisa berjalan sesuai tahapan, tapi buktinya hari ini dokumennya tidak ada,” ujarnya. Bakal Calon Gubernur, Jhon Wempi Wetipo mengaku heran dengan tahapan yang berjalan. “seperti saya bukan orang papua. Saya ingin sampaikan, meski kita menyandang otonomi khusus, tapi di PKPU (Peraturan KPU) tidak berlaku otsus,” tegasnya. Menurutnya,  jika bakal calon lainnya semisal Lukas Enembe, Klemen Tinal, dan juga Habel Suwae sebelumnya sudah pernah bertarung di Pilgub dan otomatis telah lolos verifikasi dari MRP. Sementara itu bakal calon Gubernur Petahana, Lukas Enembe menyatakan akan mengikuti prosedur KPU  “Kalau KPU tunda kita sebagai peserta ikut saja. Kita tidak tahu masalah antara KPU, MRP dan DPRP itu urusan antar lembaga,” kata Lukas  “Hari ini kan penetapan secara nasional. Kalau ada masalah itu urusan mereka antar lembaga. Menurut kami sih, KPU sudah bekerja bagus hanya saja saya lihat kurang koordinasi antara lembaga KPU, MRP dan DPRP,”tutupnya.
Suroso  Kamis, 15 Februari 2018 4:6
Menuju Pilkada Papua Berintegritas
Oleh : Nenu Tabuni, S.Sos (Catatan Lepas Untuk Pansus Pilgub DPRP Provinsi Papua, Penyelenggaraan Pemilu, Tim Sukses dan Masyarakat Pemilih)
Suroso  Minggu, 5 Nopember 2017 9:32
Pemuda Sebagai Tulang Punggung Pembangunan
oleh:Willy Andhika, SST                Momentum Hari Sumpah Pemuda sud
Agenda Nabire
Kejuaraan Bulutangkis Super Serius II Tahun 2018
 Rabu, 31 Januari 2018 0:7

Kejuaraan Bulutangkis Super Serius II Tahun 2018 dijadwalkan akan dilaksanakan pada :

Bulan : Maret

Tahun : 2018

Tempat : GOR Kotalama - Nabire

HAHAEEE...
Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut
 Rabu, 31 Januari 2018 0:13

Polisi Interogasi Pelaku Tabrakan Maut  

Polisi : Bagaimana kejadiannya,kenapa sampe ko bisa tabrak 30 orang dalam suatu kecelakaan Mobil..??  

Obet : Waktu sa bawa Mobil ni de pu kecepatan 95 km/jam. Waktu sa di pertigaan sa baru sadar kalo Mobil ni de pu rem tuh lagi Rusak. Sa mo belok ke kiri ada Pace dua orang, sedangkan dikanan dong ada bikin pesta ulang tahun... Kalo Bapak Polisi kira2 ko pilih yang mana..??  

Polisi : Mendingan ke kiri toh.. de pu korban hanya sedikit...!!  

Obet : iya Pak, sa juga pikir begitu Pak..!!  

Polisi : Tapi kenapa orang yang sedang Rayakan Pesta ulang tahun dong kena Tabrakan juga...??  

Obet : Ceritanya Begini..Sa sebenarnya tadi pilih tabrak pace dua yang ada di sebelah kiri saja.. Eh..ternyata yang sa tabrak cuma satu saja, pace yang satu nya lagi de lari ke pesta ultah yang ada disebelah kanan, makanya sa belok kejar de kesana…..

Populer