Home Papua Tengah Golkar Dogiyai Ancam Mogok Sipil

Golkar Dogiyai Ancam Mogok Sipil

Suroso  Senin, 19 Februari 2018 19:35
Golkar Dogiyai Ancam Mogok Sipil
NABIRE - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Dogiyai, Yusak Ernest Tebay, mengatakan pihaknya siap memimpin melakukan aksi mogok sipil bersama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Dogiyai, apabila pemerintah eksekutif tidak melayani jatah beras di dekat tempat tugas. Aksi mogok sipil tersebut sebagai protes atas pelayanan pemerintah eksekutif kepada ASN yang selama ini tidak pernah mengupayakan jatah beras pegawai didekat tempat tugas ASN.Yusak Tebay, pekan lalu di Nabire mengatakan, selama ini, ASN di Kabupaten Dogiyai tidak pernah menerima jatah beras di tempat tugas tetapi harus mengurus sendiri ke Nabire dengan biaya sendiri. Sementara, selama ini pemerintah memotong gaji setiap pegawai untuk beras, tetapi kenyataannnya mereka tidak menerima di tempat tugas.Oleh sebab itu, Tebay mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai agar mulai bulan Maret 2018, pemerintah harus memasok jatah beras ASN ke dekat tempat dan tidak ada ASN yang mengurus jatah beras ke Nabire lagi. Apabila, pemerintah tidak menyalurkan beras jatah ASN ke dekat tempat tugas sejak Maret 2018, Tebay menyatakan, Partai Golkar siap untuk mengajak ASN di Kabupaten Dogiyai untuk melakukan mogok sipil untuk meminta penjelasan dan jawaban eksekutif atas pelayanan jatah beras ASN di kabupaten ini. Karena, uang untuk beras dipotong lewat gaji tetapi pelayanan pemerintah tidak seimbang sehingga sisa kredit dari ASN terpaksa dikeluarkan untuk biaya pengurusan beras ke Nabire.Ketua DPD Partai Golkar ini mengatakan kebanggaan sebagai seorang pegawai hanya dua hal, yakni menerima gaji setiap bulan dan jatah beras tiap bulan yang diterima di dekat tempat tugas. Tetapi, selama ini, ASN di Dogiyai, tidak pernah merasakan jatah beras setiap bulan. Jatah beras yang seharusnya diterima di tempat tugas, malah harus mengurus ke Nabire.Sementara, kata Tebay, masyarakat di Dogiyai, melalui beras miskin (Raskin) bisa merasakan, beras setiap bulan. Seharusnya, pegawai melalui jatah berasnya, juga makan nasi, setiap bulan karena setiap ASN sudah ada jatah beras setiap bulan.Tebay juga mempertanyakan, pemotongan gaji untuk jatah beras setiap ASN di Dogiyai. Karena, ada pemotongan untuk jatah beras tetapi, ASN sendiri tidak menerima beras di dekat tempat tugas dan baru bisa menikmati jatah berasnya setelah mengurus sendiri di Nabire. Oleh karena itu, ia menilai, pemotongan gaji untuk jatah beras harus seimbang dengan pelayanan distribusi beras jatah ASN ke dekat tempat tugas.(ans)
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
RASANYA lama betul, menanti saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengumumkan dimulainya seleksi penerimaan Calon Aparat Sipil Negara (CA
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Pemilu Tahun 2019, Pemilu yang Berat di Indonesia
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:16
KPU Lantik PPD Se Nabire, Dua Anggota Dicoret
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:21
Anggota Kodim Terlibat Narkoba, Langsung Pecat!
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:19
Merusak atau Menghilangkan APK Kena Sangsi Pidana
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:23
Kebijakan KPU Pusat Imbas ke Rakyat Kecil
Suroso  Rabu, 6 Februari 2019 20:11

Info Loker