Home Papua Barat Polres Wondama Sita 21 Paket Ganja, Lima Pemuda Diringkus

Polres Wondama Sita 21 Paket Ganja, Lima Pemuda Diringkus

Suroso  Rabu, 21 Februari 2018 22:52
Polres Wondama Sita 21 Paket Ganja, Lima Pemuda Diringkus
Wasior - Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Teluk Wondama, menyita 21 paket ganja dan meringkus lima pemuda yang diduga terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba di daerah tersebut. Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Teluk Wondama Iptu Rahmat Alfitri, Senin, di Wasior menuturkan, penangkapan tersebut dilakukan dalam operasi beruntun yang dilaksanakan pada Jumat dini hari hingga Sabtu akhir pekan lalu. Ia menyebutkan, mereka yang diringkus pada operasi itu adalah TH, YS, RS, KS, dan WH. WH merupakan oknum anggota Polres Teluk Wondama berpangkat bripda. Dalam kasus tersebut, kata Rahmat, WA terlibat sebagai pengguna dan TH diduga sebagai bandar. Sementara YS, RS, dan KS terlibat sebagai pengedar. Rahmat mengutarakan, pengungkapan kasus ini bermula dari hasil tes urine terhadap seorang pelajar SMA yang terlibat tabrakan pada operasi lalu lintas di Wasior pada Kamis pekan lalu. "Hasil tes urine ternyata positif. Oknum pelajar bersangkutan mengakui kalau dia baru selesai mengisap ganja yang dia peroleh dari KS," sebutnya. Dari pengakuan pelajar tersebut, polisi lantas memburu dan menciduk KS yang disusul dengan penangkap YS dan RS. Dalam penangkapan RS, polisi memperoleh barang bukti 10 paket ganja siap edar.  "Dari pengakuan RS, dia dapat barang dari TH. Dari RS kita juga dapatkan nama baru yakni WH yang ternyata oknum anggota Polres Teluk Wondama. Kita amankan WH di kos-kosannya dan kita dapatkan 10 paket lagi yang diakui dari TH. Jadi bisa disimpulkan semua barang yang beredar itu diperoleh dari TH," kata Rahmat menguraikan. Berdasarkan keterangan TH yang ditangkap pada hari Sabtu, barang bukti ganja itu dibawanya dari Jayapura pada Januari lalu. "TH mengaku dia sudah bawa ganja ke Teluk Wondama sejak 2014," jelas pria yang sebelumnya bertugas di Satnarkoba Polres Manokwari ini. Untuk kepentingan penyelidikan, barang bukti ganja itu dibawa ke Manokwari pada Senin (19/1/2) untuk dilakukan penimbangan di kantor Pegadaian Manokwari. Selanjutnya barang bukti akan dibawa ke Makassar untuk uji forensik.(antaranews)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
AGENDA KEJUARAAN CABANG OLAHRAGA
 Sabtu, 29 Juni 2019 8:5

KEJUARAAN BULUTANGKIS ANTAR KAMPUNG 2019

Nomor yang dipertandingkan : Beregu Putra (3 ganda).

Pendaftaran di GOR Kotalama - Nabire

Waktu pelaksanaan : Dimulai tanggal 18 Agustus 2019

Segera daftarkan tim kampung/kelurahan ANDA !!!

 

 

KEJUARAAN BULUTANGKIS BANK PAPUA SUPER SERIES II

Nomor yang dipertandingkan : Ganda Putra Kategori A, Ganda Putra Kategori B,  Ganda Putra Kategori C, Tunggal Putra Kategori Umum, Tunggal Putra Kategori C.

Pendaftaran sampai dengan tanggal 9 Juli 2019

Kejuaraan dimulai tanggal 13 Juli 2019 di GOR Kotalama - Nabire

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker