Home Pemda Intan Jaya Bupati Intan Jaya : Postur Anggaran Kita Cukup Sehat

Bupati Intan Jaya : Postur Anggaran Kita Cukup Sehat

Suroso  Minggu, 4 Maret 2018 8:19
Bupati Intan Jaya : Postur Anggaran Kita Cukup Sehat
NABIRE – Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Intan Jaya, selama ini dinilai cukup sehat. Hal ini dibuktikan dengan APBD Kabupaten Intan Jaya yang tidak pernah mengalami devisit. Hal ini seperti dikemukakan Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, Jumat (2/3), saat membagikan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah Kabupaten Intan Jaya. Lebih lanjut dikatakan, baru-baru ini kita di Kabupaten Intan Jaya diterpa imbas politik dari pelaksanaan Pilkada tahun lalu. Imbasnya, kata Bupati Natalis Tabuni, membuat roda pemerintahan seperti stagnan. Namun demikian, lanjutnya, APBD di daerah kita termasuk sudah sehat. Berbicara soal kondisi keuangan daerah, kata dia, Kabupaten Intan Jaya saat ini bertahan denan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Berbicara soal opini keuangan ini, Bupati Natalis optimis Pemerintah Kabupaten Intan Jaya akan mampu mengejar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dengan syarat, jika kita secara bersama-sama melakukan penertiban aset-aset yang kita miliki. “Di kabupaten lain banyak yang mengalami devisit tapi bisa meraih opini WTP. Kalau aset-aset kita tertibkan di Intan Jaya, kita bisa memperoleh opini WTP,” ujarnya.   OPD Koordinasi dengan Pimpinan   Bupati Natalis Tabuni mengingatkan kepada masing-masing OPD, sesudah menerima DPA untuk menindaklanjutinya sesuai dengan aturan yang ada. Selain melakukan proses tindak lanjut seperti misalnya melakukan pelelangan umum, diharapkan juga untuk melakukan koordinasi dengan pimpinan dalam hal ini bupati dan wakil bupati. Koordinasi dengan pimpinan adalah hal penting, karena filosofi APBD yang bertanggung jawab untuk tingkat kabupaten adalah bupati, tingkat kotamadya adalah walikota, tingkat provinsi adalah gubernur dan tingkat nasional adalah presiden. “APBD tingkat kabupaten itu masih menjadi kewenangan bupati, karena nanti di akhir tahun ada pertanggungjawaban dari bupati. Jika OPD jebol, terakhir bupati sebagai pengambil kebijakan dan keputusan. Sedangkan pimpinan OPD itu sifatnya sebagai pengguna atau user,” ujar Bupati Natalis. Lebih lanjut dikemukakan Bupati Intan Jaya, semua kegiatan dalam pelaksanaannya harus dikontrol untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Intan Jaya. Dengan tujuan, agar semua kegiatan yang dilakukan itu sinkron dan integral dengan pembangunan nasional. “Agar semua pihak bisa memiliki pemahaman seperti ini, saya harapkan sering mengikuti Bimtek dan pelatihan agar memiliki wawasan yang luas sehingga kerja menjadi baik bagi masing-masing OPD,” tuturnya. (ros)
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
RASANYA lama betul, menanti saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengumumkan dimulainya seleksi penerimaan Calon Aparat Sipil Negara (CA
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Kebijakan KPU Pusat Imbas ke Rakyat Kecil
Suroso  Rabu, 6 Februari 2019 20:11
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Gubernur Papua Lantik Bupati dan Wakil Bupati Deiyai
Suroso  Kamis, 21 Februari 2019 9:33
KPU Dogiyai Terima Logistik Pemilu 2019
Suroso  Jumat, 22 Februari 2019 2:8
Ketua Bawaslu Intan Jaya Kritik Aksi Warga Soal DPT
Suroso  Minggu, 24 Februari 2019 19:51

Info Loker