Home Papua Jokowi : Jika Belum Selesaikan Koneksi Wilayah Akan Sulit Selesaikan Persoalan

Jokowi : Jika Belum Selesaikan Koneksi Wilayah Akan Sulit Selesaikan Persoalan

Suroso  Sabtu, 14 April 2018 23:54
Jokowi : Jika Belum Selesaikan Koneksi Wilayah Akan Sulit Selesaikan Persoalan
Laporan: Bams/Ist TIMIKA,- Dihari kedua Kamis (12/4) dalam lawatannya ke Provinsi Papua. Presiden Republik Indonesia dan ibu negara Iriana Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Nila M Moelok dan Menteri PUPR M Basuki Hadimulyo juga mengunjungi Kota Agats ibukota Kabupaten Asmat, setelah terlebih dahulu singgah di Timika. Sekitar Pukul 11:15 Wit Pesawat Kepresidenan mendarat mulus dan parkir di Hanggar Airfast Bandara Moses Kilangin, Kota Timika. Kedatangan rombongan presiden untuk transit di Kota Timika juga didampingi Penjabat Gubernur Papua Soedarmo bersama Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI George Enaldus Supit dan Kapolda Papua Irjen Pol Boy Raffi Amar. Di bandara,  Presiden disambut Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua Doren Wakerkwa bersama FORKOMPIMDA Mimika. Nampak diantaranya Bupati Mimika Eltinus Omaleng bersama Wakilnya Yohanis Bassang, Dandim Mimika dan Kapolres Mimika. Sebelum naik ke hellkopter Kepresidenan yang akan menerbangkannya ke Asmat. Presiden ditemani bupati Omaleng dan wakilnya sempat melihat pembangunan terminal perintis dan terminal cargo yang dibangun dengan menggunakan Dana APBD kabupaten dan APBN untuk persiapan tol udara dengan luas bangunan hampir sekitar 4000 meter lebih. Pukul 11:24 Wit dengan menggunakan hellykopter super puma Kepresidenan dan dua hellkopter  TNI AU rombongan bertolak menuju Agats ibukota Kabupaten Asmat. Pukul 16:00 Presiden kembali ke Kota Timika dan selama lima menit sempat memberikan keterangan pers terkait kunjungannya. Kepada wartawan. Presiden Joko Widodo menjelaskan dari hasil kunjungan singkatnya. Dirinya mengaku baru pertama kali ke Kota Agats. “Saya pertama tadi saya meninjau hal yang berkaitan dengan infrastruktur yang ada disana yang sedang kita bangun. Baik berupa jalan. Baik berupa jembatan. Baik berupa perumahan dan juga air bersih. Saya lihat tadi semuanya berjalan dengan baik,”terangnya. Seraya memberikan contoh misalnya untuk air yang  nantinya pada bulan Agustus akan selesai semuanya.  “Jembatan juga selesai kita membangun tampungan untuk air baku.  Ada 9 tampungan air baku. Dimana yang 5 di Agats dan 4 lainnya dibangun di distrik - distrik yang ada. Sedangkan untuk perumahan juga saya lihat kondisi perumahan dan kurang jembatan (jembatan gantung-red). Kalau jembatannya selesai. Saya kira semuanya juga sudah selesai,”ucapnya. Kemudian yang terakhir Presiden juga menyinggung mengenai masalah gizi untuk anak - anak. “Tetapi dengan medan yang ada juga saya tau. Oleh sebab itu infrastruktur jalan trans Papua itu untuk membuka isolasi yang ada. Oleh sebab itu kenapa dibangun yang namanya infrastruktur jalan Trans Papua. Ini untuk membuka isolasi yang ada, sehingga memudahkan kepada kita untuk bisa mengakses ke distrik. Mengakses kepada kabupaten. Kemudian ada koneksi antar provinsi, ada koneksi antar kabupaten dan kota. Arahnya akan kesana. Jadi kalau ini belum bisa (koneksi-red) kita selesaikan sulit menyelesaikan hal – hal yang ada di distrik – distrik dan di kabupaten manapun,”jelasnya panjang lebar. Sementara itu menjawab pertanyaan Bisnis Papua terkait sistem sanitasi yang buruk di Asmat. Presiden kembali menjelaskan  untuk itu pemerintah membangun air bersih dan air baku yang nantinya adalah ke sanitasi. “Karena sanitasi ini tidak hanya berhubungan dengan masalah gizi. Akan tetapi juga berhubungan dengan masalah kesehatan lingkungan,”tandasnya. Senang Presiden Datang Kedatangan Presiden pada siang hari walau hanya transit sejenak. Sebelum bertolak ke Asmat. Mendapat antusiasme dari masyarakat sekitar bandara. Termasuk juga para siswa – siswi sekolah yang sampai diliburkan sekolah mereka, hanya untuk melihat dari dekat kunjungan singkat sang kepala negara. Seperti kata siswa SMP Advent Timika, yang mengaku diliburkan oleh para guru hanya untuk melihat kedatangan Presiden Jokowi di kota mereka. “Kita sempat liat presiden dari jauh. Kita senang Presiden sudah turun di Bandara Timika. Tapi langsung ke Asmat. Itu yang kita rasa lain. Kita mau Bapak Presiden kunjungi kita di Timika juga dan bermalam kah. Jangan hanya transit saja,”kata Ray Korwa bersama teman – temannya Rein Ratulohai, Agusta Pabongga, Rainer Markomarandof dan Heinder Katoto. Kelima sekawan yang duduk di Kelas 7 ini mengaku mereka berjalan kaki dari sekolah mereka hanya ingin melihat dari dekat Bapak Presiden mereka. Sedangkan Paskalia Randobar, Temiana Mage dan Lusia Rumkorem siswa Kelas 8 dari SMP Ebenhaeser mengaku senang puas Presiden Jokowi menginjakkan kaki di Timika walau hanya transit. “Walau kita belum lihat langsung juga. Tapi kita puas bapa Presiden sudah datang ke kota kami,”ucap Paskalia mewakili kedua temannya. Mereka juga menginginkan Presiden dan ibu negara bisa singgah lebih lama di daerah mereka. Sementara itu pada sorenya dihari yang sama. Seperti tau dirinya dirindukan masyarakat negeri Amungsa itu. Saat berada di Timika selama lebih kurang dua jam, untuk singgah makan dan rehat. Presiden dan rombongan sempat mengelilingi Kota Timika. Antusiasme masyarakat, mulai dari kalangan anak hingga orang dewasa. Bahkan para pegawai yang masih bekerja, semua berlarian keluar hanya ingin melihat dari dekat kepala negara mereka. Apalagi presiden bersama ibu membagi – bagikan berbagai souvernir seperti kain baik dan juga kaos oblong hitam bertuliskan nama Jokowi. Setelah itu rombongan bertolak ke Bandara Mozes Kilangin untuk menuju Kota Sorong, Papua Barat sekitar Pukul 18:10 Wit. Rombongan Kepresidenan ini dilepas oleh FORKOMPIMDA Papua dan Kabupaten Mimika.  
Suroso  Selasa, 17 April 2018 4:14
Di Ujung Panggung Kebosanan
Oleh: Engelbertus P Degey BANYAK hal mengerikan muncul setelah teori terbentuknya bumi "disoda" dengan ilmu antropologi, archeologi dan
Suroso  Selasa, 20 Februari 2018 22:52
MENOLAK POLITIK UANG DAN SARA
OLEH ERNEST PUGIYE MENOLAK POLTIK UANG DAN POLITISASI SARA dalam konteks demokrasi damai kini sedang aktual dibicarakan di berbagai kalangan
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Populer

Info Loker