Home Nabire Kaget, Dukcapil Nabire Tolak Warga dari 3 Kampung

Kaget, Dukcapil Nabire Tolak Warga dari 3 Kampung

Suroso  Senin, 16 April 2018 23:42
Kaget, Dukcapil Nabire Tolak Warga dari 3 Kampung
NABIRE – Masyarakat kaget karena Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Nabire menolak warga dari tiga (3) kampung dari  Distrik Wanggar untuk menerima pengurusan kartu keluarga. Karena, selama ini, warga di Kampung Wiraska, Wanggar Sari dan Wanggar Makmur tidak tahu kalau diam-diam mereka sudah bagian dari Distrik Yaro.Warga dari Kampung Wiraska (SP A Wanggar), Wanggar Sari (SP B) dan Wanggar Makmur (Karadiri Atas) tahu, sejak pemekaran Distrik Wanggar hingga sekarang merupakan warga tetap di Distrik Wanggar. Tidak pernah, warga dari tiga kampung ini masuk warga Distrik Yaro Kibisai. Selama ini, semua urusan pemerintahan distrik selalu di kantor Distrik Wanggar di Kampung Karadiri, tidak pernah ke Distrik Yaro, termasuk pembagian alokasi dana kampung dan bantuan pemerintah lainnya.Warga dari Kampung Wanggar Makmur, Wanggar Sari dan Wiraska kaget setelah ditolak oleh staf pelayanan urusan kartu keluarga dengan alasan mereka sudah masuk di Distrik Yaro. Tidak lagi di Distrik Wanggar.Sekretaris Kampung Wanggar Sari, Rohani di kediamannya, Selasa (10/4) mengaku kaget setelah ditolak oleh staf Dindukcapil Nabire untuk mengurus Kartu Keluarga (KK). Karena, Kampung Wanggar Sari masuk di Distrik Yaro, bukan dari Distrik Wanggar. Petugas tidak mau menerima, jika warga Wanggar Sari mencantumkan Distrik Wanggar karena sudah berubah ke Distrik Yaro. “Saya kaget, kalau Wanggar Sari masuk Distrik Yaro. Karena, sejak warga trans ditempatkan di SP B, tidak pernah masuk ke Yaro, selama ini hanya di Distrik Wanggar,” katanya.Rohani menambahkan, tidak hanya dirinya bersama warga lain dari Wanggar Sari tetapi hal yang sama diterima juga warga dari Wanggar Makmur dan Wiraska. Karena, menurut data yang diungkap oleh staf Dukcapil, Wanggar Makmur, Wanggar Sari dan Wiraska masuk di Distrik Yaro. Warga tidak tahu, kapan 3 kampung ini dimasukkan ke Distrik Yaro. Tidak pernah ada sosialisasi kepada masyarakat dan masyarakat juga tidak pernah meminta gabung ke Yaro. Bahkan, saat rencana ketika awal pembentukan Distrik Yaro, Kampung Wanggar Sari dan Wiraska saja, masyarakat sudah protes dan demo sehingga rencana tersebut batal.Sekretaris Kampung Wanggar Sari ini mengatakan, ketika ditolak oleh staf Dukcapil, menanyakan alasannya tetapi staf hanya menjawab, sudah ada aturan baru dan kalau bapak mau tahu, tanya saja ke Bagian Pemerintahan Kabupaten. Namun, karena kaget dan kesal atas penolakan tersebut, Rohani pulang dan melaporkan hal ini kepada Distrik Wanggar Nius Douw di Kantor Distrik.Rohani menilai, jika memang itu benar, tiga kampung dari Distrik Wanggar dipindahkan ke Distrik Yaro, secara otomatis semua urusan pemerintahan dan pelayanan masyarakat dari distrik untuk tiga kampung tersebut dialihkan ke Yaro. Konsekuensinya, Distrik Wanggar hanya tersisa Kampung Bumi Mulia (SP C) dan Karadiri sehingga secara otomatis Distrik Wanggar tidak memenuhi syarat sebagai distrik karena hanya dua kampung.Ia juga mempertanyakan, dasar hukumnya apa untuk memindahkan Kampung Wiraska, Wanggar Sari dan Wanggar Makmur dari Distrik Wanggar ke Distrik Yaro. Karena, untuk memindahkan, menghapus dan menambahkan kampung, distrik dan kabupaten harus dengan landasan hukum yang jelas dan diketahui masyarakat publik, bukan diam-diam yang hanya mengagetkan warga.(ans)
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
RASANYA lama betul, menanti saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengumumkan dimulainya seleksi penerimaan Calon Aparat Sipil Negara (CA
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Kebijakan KPU Pusat Imbas ke Rakyat Kecil
Suroso  Rabu, 6 Februari 2019 20:11
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Gubernur Papua Lantik Bupati dan Wakil Bupati Deiyai
Suroso  Kamis, 21 Februari 2019 9:33
KPU Dogiyai Terima Logistik Pemilu 2019
Suroso  Jumat, 22 Februari 2019 2:8
Ketua Bawaslu Intan Jaya Kritik Aksi Warga Soal DPT
Suroso  Minggu, 24 Februari 2019 19:51

Info Loker