Home Nabire Guru SMA/SMK Masih Menanti Janji Gaji

Guru SMA/SMK Masih Menanti Janji Gaji

Suroso  Selasa, 17 April 2018 0:5
Guru SMA/SMK Masih Menanti Janji Gaji
NABIRE – Para guru SMA/SMK di Kabupaten Nabire masih menunggu sisa pembayaran gaji yang belum dibayarkan sejak awal tahun hingga memasuki bulan keempat. Menurut informasi, para guru SMA/SMK di Kabupaten Nabire baru dibayarkan satu bulan gaji. Sementara tiga bulan gaji belum ada informasi kapan akan dibayarkan kepada para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.Menurut sumber di kalangan guru, pembayaran sebulan gaji itu pun belum lengkap. Ada guru yang mengaku gaji sebulan yang diterimanya ternyata belum termasuk dengan jatah beras yang dikonfersi dalam jumlah uang.“Gaji sebulan yang kami terima itu pun belum lengkap. Jatah beras yang saya bisa terima sekitar 300 ribu rupiah, itu pun belum ada di dalamnya. Kami sangat mengharapkan agar hak kami para guru ini bisa segera dilesaikan. Kami berharap pemerintah mengerti akan kesulitan yang kami hadapi. Kami tidak ada sumber penghasilan lain selain dari gaji guru. Jika ini terus berlarut-larut, bagaimana kami akan bertahan hidup,” ujarnya.  Tenaga Honorer RSUD Nabire Bernasib SamaHal yang sama juga dialami ratusan tenaga honorer yang bertugas di RSUD Nabire. Senin (9/4) pagi, mereka melakukan tatap muka dengan pemerintah setempat untuk menanyakan kejelasan pembayaran upah mereka yang belum terbayarkan sampai bulan April 2018.Tenaga honorer tersebut berjumlah 220 orang terdiri dari perawat, cleaning servis, tukang masak, laundry, pengantar oxygen, dan sopir ambulance.“Jadi kami datang untuk mengecek jumlah keseluruhan tenaga honorer di BLUD RSUD Nabire apakah jumlahnya sesuai yang dilaporkan direktur rumah sakit atau tidak untuk selanjutnya dilaporkan pada Bupati sebagai pengambil kebijakan,” kata Wakil Bupati Nabire Amirullah Hasyim dihadapan honorer.Mandeknya pembayaran gaji honorer kesehatan ini juga kata Amirullah di akibatkan belum dibuatnya surat keputusan tenaga honorer, sehingga tidak memiliki dasar hukum yang sah untuk membayar gaji honorer dan hal ini juga terjadi diseluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di pemerintah Kabupaten Nabire.Sementara itu Ebin Sudarmano dan Aldino mewakili tenaga honorer RSUD Nabire kepada RRI menjelaskan bahwa untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka harus mencari sampingan diluar, kendati harus melaksanakan tugas dan kewajiban mereka sebagai perawat. Mereka berharap masalah ini tidak berlarut-larut dan gaji mereka dapat segera dibayarkan.“Saya pikir kami hanya hanya menuntut nasib untuk hidup saja, kami tidak menuntut banyak. Tapi kalau kita tidak sejahtera bagaimana kita mau mensejahterahkan masyarakat melalui pelayanan kepada pasien disini,” ujar Aldino.“Kami minta secepatya diterbitkannya SK kami sehingga teman-teman gajinya terbayarkan, karena akan berdampak pada pelayanan kesehatan di RSUD Nabire,” ujar Ebin Sudarmono.Dalam tatap muka tersebut para tenaga honorer RSUD Nabire juga melakukan tanya jawab dengan Wakil Bupati, dan kepala Badan Kepegawaian Daerah Nabire berlangsung dengan kondusif dan mendapatkan pengawalan dari satuan polisi pamong praja Nabire. (ros/ist)
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
RASANYA lama betul, menanti saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengumumkan dimulainya seleksi penerimaan Calon Aparat Sipil Negara (CA
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Kebijakan KPU Pusat Imbas ke Rakyat Kecil
Suroso  Rabu, 6 Februari 2019 20:11
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Gubernur Papua Lantik Bupati dan Wakil Bupati Deiyai
Suroso  Kamis, 21 Februari 2019 9:33
KPU Dogiyai Terima Logistik Pemilu 2019
Suroso  Jumat, 22 Februari 2019 2:8
Ketua Bawaslu Intan Jaya Kritik Aksi Warga Soal DPT
Suroso  Minggu, 24 Februari 2019 19:51

Info Loker