Home Papua Genjot Perekaman e-KTP, Tim Dinsosdukcapil Turun ke Daerah

Genjot Perekaman e-KTP, Tim Dinsosdukcapil Turun ke Daerah

Suroso  Sabtu, 21 April 2018 7:23
Genjot Perekaman e-KTP, Tim Dinsosdukcapil Turun ke Daerah
JAYAPURA,- Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua terus melakukan terobosan perekaman KTP-elekronik di Provinsi Papua. Apalagi, Dirjen Kependudukan Kemendagri memberikan target perekaman KTP-Elekroni di Papua sampai Juni 2018 sudah harus meningkat dari 36 persen menjadi menjadi 70 persen. Untuk menggenjot perekaman KTP-elekronik di Papua, Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil menurunkan tim ke beberapa Kabupaten yang perekamannya masih rendah. Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Papua Ribka Haluk yang dkonfirmasi, Kamis (19/4/2018) mengatakan, beberapa hari lalu, pihaknya dan staf bersama tim dari Dirjen Kependudukan Kemendagri turun ke Kabupaten Merauke melihat langsung proses perekaman KTP-elektronik disana. Ia tekankan, pihaknya sudah perintahkan tim untuk turun juga ke Kabupaten Paniai, Deiyai, Dogyai dan Intan. “Kita genjot perekaman KTP-elektronik didaerah tersebut karena masih di bawah 10 persen,” ujarnya. Menurutnya, pihaknya terus bangun komunikasi dengan teman-teman di daerah untuk tingkatkan perekeman KTP-elektronik, saya sudah minta untuk proaktif turun ke masyarakat. Hanya saja, kata Ribka Haluk, adanya konflik sosial di beberapa daerah tentu menjadi kendala dalam melakukan perekaman KTP-elektronik. Namun, pihaknya komitmen akan turun ke daerah mendampingi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dalam perekaman KTP-elektronik. Sebelumnya, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh saat kunjungan kerja, di Jayapura minta kepada Discapil Kabupaten/Kota untuk menggenjot perekaman KTP-elektronik. "Setiap hari harus ada laporan, saya akan monitor terus, kalau ada kepala dinas terbukti tidak bekerja kami usulkan untuk diganti," tegasnya. Dia menambahkan, jaringan matipun bisa direkam secara offline, nanti setelah di kantor baru rekaman tadi tinggal kirim ke pusat. Jadi perekaman itu ada dua model online dan offline," kata dia. Khusus untuk Papua, ujar ia, pihaknya meggunakan jaringan satelit, sementara jalur darat memakai fiber optik. Oleh karena itu, kendalanya sudah banyak yang bisa ditangani. "Memang di daerah gunung-gunung seringkali ada gangguan, tapi rekaman offline bisa dilakukan. Itu kami sebut perekaman jemput bola. Ini yang harus dijalankan," ujarnya. Menurut data Badan Pusat Statistik Provinsi Papua, Jumlah penduduk Papua di 2017 sebanyak 3.265.202. Sementara di 2018 mengalami peningkatan menjadi 3.322.526 jiwa. (Laporan: Bams)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker