Home Pemda Dogiyai Suksel FC Selayaknya Wakili Dogiyai

Suksel FC Selayaknya Wakili Dogiyai

Suroso  Senin, 23 April 2018 1:48
Suksel FC Selayaknya Wakili Dogiyai
NABIRE – Kesebelasan Sukikai Selatan Football Club (Suksel FC) selayaknya mewakili Persatuan Sepak Bola Dogiyai dalam kancah turnamen antar daerah. Karena, Suksel FC telah memperlihatkan prestasinya di kancah sepak bola di luar Kabupaten Dogiyai dengan keikutsertaannya dalam turnamen sepakbola sebanyak 3 kali yakni dua kali meraih juara 3 dan sekali masuk empat besar dan kesebelasan favorit (terbaik).Pembina Suksel FC, Kristianus Tagi usai menerima tiga piala yang dipersembahkan pemain-pemain Suksel dalam 3 turnamen di kediamannya, Wanggar, Sabtu (21/4) sore mengatakan Suksel FC, sekalipun dari distrik terpencil di bagian Selatan Kabupaten Dogiyai telah membuktikan diri kepada public bahwa mampu bersaing dengan kesebelasan yang ada di Nabire. Sekalipun tapil dengan mengandalkan semangat da ri anak-anak muda, tanpa didukung oleh sponsor telah memperlihatkan kebolehannya, meraih peringkat tiga di dalam turnamen sepakbola yang diadakan oleh Mahasiswa se Menado dan turmen sepakbola yang dilaksanakan oleh mahasiswa se Jawa Bali. Terakhir, Suksel FC masuk empat besar dan mendapat penghargaan kesebelasan terbaik dalam turmanen Wami Star, akhir pekan lalu.Kepala Distrik Sukikai Selatan ini menambahkan, tampilnya Suksel dalam 3 turnamen sepakbola yang digelar di Nabire, keikutsertaan Suksel di dalam turnamen secara tidak langsung membawa nama besar Kabupaten Dogiyai di dalam kancah sepakbola di daerah ini.Oleh sebab itu, kata Kris –panggilan akrabnya ini, sudah layak Persidogi dan pemerintah daerah Dogiyai mempercayakan Suksel mewakili daerah dalam event-event turnamen sepakbola antar daerah. Karena, Suksel telah tampil dalam 3 kali turnamen dan meraih prestasi, sekalipun baru tampil hanya dengan modal semangat anak-anak muda.Ia menilai, sebetulnya masih banyak potensi anak-anak muda Dogiyai di dalam sepakbola tetapi selama ini Persidogi dan pemerintah daerah  tidak pernah mengadakan event-event sepakbola seperti turnamen di tingkat kabupaten sehingga bakat dari anak-anak muda di Dogiyai masih terpendam. Buktinya, dalam turnamen Wami Star yang dihelat di Nabire, dua kesebelasan asal Dogiyai yakni Tiho Putra dan Suksel FC telah ikut di dalam turnamen tersebut hanya dengan odal semangat dari anak-anak muda, tanpa di dukung oleh sponsor. Lewat turnamen Wami Star, anak- anak muda dari Dogiyai berjuang sendiri ikut ambil bagian di dalamnya untuk memperlihatkan bakat-bakat yang terpendam selama ini di Dogiyai. Dengan tampilnya Tiho Putra dan Suksel FC di dalam turnamen sepakbola di Nabire secara tidak langsung telah mewakili Persido.Tiga piala yang diraih Suksel FC dalam tiga turnamen, dua tahun lalu dan satu piala kesebelasan terbaik dalam turnamen Wami Star diserahkan oleh Asisten Pelatih merangkap pemain, Kris Pokuai kepada manajer, Natalis Bunapa untuk selanjutnya diserahkan kepada Kepala Sukikai Selatan, Kristianus Tagi dari halaman kediaman Kristianus Tagi di Wanggar.Kepala Distrik, Kristianus mengatakan tiga piala tersebut akan ditempatkan di Kantor Distrik Sukikai Selatan dan menyampaikan kepada masyarakat, atas prestasi dan hadiah berupa piala yang dipersembahkan anak-anak muda untuk Sukikai Selatan. Jaga DiriSementara itu, Manajer Suksel FC, Natalis Bunapa meminta kepada pemain agar menjaga diri dan jaga nama baik. Anak-anak muda telah membawa nama baik Sukikai Selatan lewat prestasi sepakbola. Oleh karena itu, anak-anak diminta agar menjaga diri baik-baik dengan tidak ikut-ikutan di dalam hal-hal yang kurang baik seperti mngkonsumsi miras dan keributan di sekitar tempat tinggal dan sesama.Natalis Bunapa menyampaikan terima kasih kepada pemain Suksel FC karena, walaupun tanpa dukungan sponsor, telah berjuang mempersembahkan yang terbaik bagi Distrik Sukikai Selatan dan masyarakat Dogiyai pada umumnya dengan semangat besar dari diri anak-anak muda.Bonus Dari DistrikUntuk menghargai prestasi anak-anak muda yang mempersembahkan tiga piala di dalam 3 event turnamen sepakbola, pemain Suksel FC menerima bonus sebesar Rp 13 juta. Bonus tersebut, Kepala Distrik Sukikai Selatan, Kristianus Tagi menyerahkan bonus penghargaan kepada pemain  dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 10 juta. Sementara itu, manajer Suksel FC menyerahkan bonus sebesar Rp 3 juta.Manajer tim mengatakan, jangan mengukur dari besar kecilnya bonus. Karena bonus ini sebagai ucapan terima kasih kepada pemain sehingga bonus tersebut diatur secara baik untuk semua anak muda yang bermain untuk Suksel FC. (ans)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker