Home Papua TNI Berhasil Mengevakuasi Seluruh Guru Dari Kampung Aroanop

TNI Berhasil Mengevakuasi Seluruh Guru Dari Kampung Aroanop

Suroso  Senin, 23 April 2018 4:2
TNI Berhasil Mengevakuasi Seluruh Guru Dari Kampung Aroanop
TIMIKA,-  Setelah tertunda sehari disebabkan oleh cuaca yang kurang mendukung akhirnya Sabtu (21/4)  Tentara Nasional Indonesia (TNI) akhirnya berhasil mengevakuasi semua guru dari lembah Arwanop.  3 guru yang masih berada di kampung Arwanop berhasil dievakuasi menggunakan helikopter Bell Penerbad pada Sabtu (21/4/2018) pagi sekitar pukul 08.30 WIT. Sebelumnya, pada Kamis (19/4) lalu, 13 guru SD Inpres Arwanop dan SD Inpres Jagamin telah dievakuasi lebih dulu dari Kampung Aingogin, distrik Tembagapura menggunakan helikopter Penerbad. “Puji Tuhan, cuaca mendukung sehingga kami bisa mengevakuasi 3 guru dari lembah Arwanop. Sebelumnya, disebut ada 5 orang tapi 2 guru honor adalah warga asli di sana dan mereka memilih tinggal,” kata Komandan Satgas Terpadu TNI-Polri Kolonel Inf Frits Pelamonia di Helipad Penerbad Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, Sabtu (21/4). Ketiga guru kontrak ini dijemput Kepala SD Inpres Jagamin Willem Bagau didamping Kabid Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Kabupaten Mimika Stanislaus Laiyan. Selanjutnya, ketiga guru ini menjalani pemeriksaan kesehatan di hanggar Penerbad oleh Tim Kesehatan TNI. “Kondisi ketiga guru ini cukup baik karena mereka sudah diamankan oleh TNI setelah berhasil menduduki lembah Arwanop pada Kamis lalu,” kata Frits. Menurut Frits, kondisi di lembah Arwanop sudah kondusif namun ia masih memerintahkan pasukan TNI di sana untuk tetap berjaga mengantisipasi kemungkinan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) kembali menduduki kampung-kampung di lembah Arwanop. Sementara itu kabid Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Kabupaten Mimika Stanislaus Laiyan menyampaikan terima kasih kepada pasukan TNI yang telah mengevakuasi guru-guru dari lembah Arwanop. Menurut Stanislaus, penganiayaan dan intimidasi yang dilakukan anggota KKSB kepada para guru SD Inpres Arwanop dan SD Inpres Jagamin adalah perbuatan biadab. “Kami mengutuk aksi biadab anggota KKSB yang telah melakukan intimidasi terhadap guru-guru yang melaksanakan misi kemanusiaan di lembah Arwanop. Para guru ini hanya bertugas menyelenggarakan layanan pendidikan di sana karena daerah itu masih terisolir,” kata Stanislaus. Mengenai kelanjutan penyelenggaraan pendidikan di lembah Arwanop, kata Stanislaus, belum dapat dipastikan karena kejadian ini dan mempertimbangkan faktor keamanan para guru. ( Laporan : Fani )
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS PIALA KEMERDEKAAN
 Senin, 20 Agustus 2018 23:20

PBSI Kabupaten Nabire akan menggelar Kejuaraan Bulutangkis Piala Kemerdekaan tingkat Kabupaten Nabire.

Kejuaraan yang akan mempertandingkan KELAS YUNIOR dan KELAS SENIOR akan digelar mulai tanggal 25 Agustus 2018.

KELAS YUNIOR :

1. Kelompok Beregu SD kelas 1 s/d kelas 3 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

2. Kelompok Beregu SD kelas 4 s/d kelas 6 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

3. Kelompok Beregu SMP kelas 7 s/d kelas 9 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

KELAS SENIOR :

1. Ganda Putra Kategori A

2. Ganda Putra Kategori B

3. Ganda Putra Kategori C

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker