Home Papua Polres Mamteng Diminta Segera Tuntaskan Kasus Pembakaran Graha Pemilu

Polres Mamteng Diminta Segera Tuntaskan Kasus Pembakaran Graha Pemilu

Suroso  Senin, 23 April 2018 4:2
Polres Mamteng Diminta Segera Tuntaskan Kasus Pembakaran Graha Pemilu
 JAYAPURA,- Pasca pembakaran Graha Pemilu Mamberamo Tengah, Rabu (18/4) lalu, Kepolisian Resort  Mamberamo Tengah (Mamteng) langsung melakukan olah TKP dan memerika sejumlah orang. Hanya saja hingga kini, polisi belum menetapkan para tersangka. Ketua KPU Mamberamo Tengah, Steven Payokwa pun meminta pihak kepolisian untuk segera menetapkan tersangka dalam peristiwa pembakaran Graha Pemilu tersebut. “Kami minta polisi untuk serius menangani masalah pembakaran Graha Pemilu ini, dengan segera menetapkan para tersangka, sebab masalah ini tentu menjadi perhatian nasional, apalagi gedung Graha Pemilu merupakan yang pertama di Indonesia dan merupakan aset negara,” ujar Steven melalui telepon selulernya semalam. Menurutnya, langkah untuk menetapkan tersangka harus segera dilakukan polisi sebab jika tidak, dia kuatir mereka akan terus melakukan tindakan-tindakan yang dapat menganggu penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tugas tahapan jalannya Pilkada.  “Dengan segera menetapkan tersangka, maka dapat diketahui siapa-siapa yang menjadi aktor dibalik peristiwa tersebut. Ini harus dilakukan agar pengungkapan kasus ini benar-benar terang benderang, tentu pengusutan kasus ini secara tuntas dalam waktu singkat juga akan memberikan rasa kepercayaan dari masyarakat kepada aparat penegak hukum,” ucapnya. Ia juga meminta pihak Polda Papua untuk ikut membantu Polres Mamberamo Tengah menangani masalah ini agar semakin cepat selesai.”Bila perlu Polda juga ikut membantu agar cepat tuntas, jika Polres Mamberamo Tengah lambat menetapkan tersangka,” katanya. Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar polisi cepat dalam mengungkap kasus ini, sebab jika pihak kepolisian lambat dalam mengungkapnya, maka pihaknya mengancam akan menghentikan tahapan Pilkada yang saat ini sedang berlangsung. Menurutnya, selain pengawasan yang dilakukan KPU Mamberamo Tengah, penanganan kasus ini akan dilaporkan kepada divisi hukum KPU Pusat agar ada langkah hukum jika kasus ini tak tuntas dalam waktu dekat. “Pembakaran Graha Pemilu sudah menjadi perhatian nasional, maka kami akan melaporkan masalah ini kepada disivi hukum KPU Pusat, sehingga mereka juga ikut mengawasi,” ucapnya. (Laporan : Erna)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker