Home Pemda Dogiyai Warga Empat Kampung di Siriwo Nabire Minta Bergabung ke Dogiyai

Warga Empat Kampung di Siriwo Nabire Minta Bergabung ke Dogiyai

Suroso  Sabtu, 12 Mei 2018 21:41
Warga Empat Kampung di Siriwo Nabire Minta Bergabung ke Dogiyai
NABIRE - Warga empat kampung yang berada di Distrik Siriwo kabupaten Nabire, meminta kepada pemerintah kabupaten Dogiyai untuk menjadikan kampung mereka sebagai bagian administrasi dari wilayah kabupaten Dogiyai. Hal itu terungkap dalam acara deklarasi pemekearan Distrik Degewo, yang dilaksanakan kamis 3 Mei 2018 di Apouto, kabupaten Dogiyai. Hadir dalam acara deklarasi tersebut Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa S.IP, Asisten I Setda Dogiyai, para Kabag serta Kepala Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Dogiyai, Ketua DPRD Dogiyai dan unsur TNI/Polri serta warga masyarakat di 4 kampung masing-masing kampung Tibai, kampung Mabou, kampung Igida dan kampung Epomani. Warga beralasan bahwa pelayanan kesehatan dan pendidikan di empat kampung tersebut tidak maksimal karena tenaga kesehatan dan guru jarang berada di tempat tugas. Intelektual Muda Dogiyai, Obet Magai, dalam deklarasi tersebut mengatakan, secara administratif, ke empat kampung tersebut berada di Distrik Siriwo, sebelah utara kabupaten Nabire, namun pemerintah Nabire telah membangun SD, Pustu dan Puskemas, tapi tidak ada tenaga kesehatan dan guru yang bertugas. Selain itu, jarak yang harus ditempuh dari ke empat kampung tersebut ke Nabire lebih jauh dibandingkan ke Dogiyai, yakni 100 KM ke Nabire. Hal yang sama dikatakan Silas Bunai selaku Tokoh Masyarakat. Dirinya mengatakan, deklarasi pemekaran distrik Degewo terdiri dari 4 kampung dan pemekaran baru sekitar 5 kampung diusulkan oleh 4 kampung, yaitu Kampung Mabou, Kampung Tibai, Kampung Ugida dan Kapung Epomani. Dirinya menjelaskan bahwa pemekaran Distrik Degewo tidak melanggar aturan karena sudah memenuhi persyaratan jumlah kampung. Sementara itu Kepala Kampung Tibai, Yusak Tagi mengatakan, pemekaran distrik Degewo memenuhi persyaratan jumlah kampung yang mendukung, 4 kampung juga telah deklarasi yang diselenggarakan di ini dihadiri tokoh perempuan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kaum intelektual, dan masyarakat 4 kampung. Pembentukan Distrik Degewo agar dipercepat dengan alasan jumlah penduduk yang telah melebihi ketentuan dari pembentukan satu distrik, sehingga kesejahteraan masyarakat akan terwujud. Menanggapi hal tersebut, Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa mengatakan, sejak sidang APBD pada Tahun 2018 lalu, Eksekutif dan Legislatif telah menyepakati pemekaran dua distrik yakni wilayah Mapia dimekarkan menjadi Distrik Degewo dan Wilayah Kamuu dimekarkan menjadi Distrik Mogodagi di Kamuu Selatan. Terkait aspirasi ini, Bupati Dumupa akan menemui Bupati Nabire dalam 2 minggu kedepan guna membicarakan hal-hal yang terkait dengan pemekaran Distrik Degewo serta tapal batas antara Nabire dan Dogiyai, juga dengan kabupaten tetangga seperti Deiyai dan Kaimana. (ist)  
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker