Home Papua Tengah DPRD Dogiyai Pertanyakan Dana Bangun Jembatan Kali Mapia dan Edege

DPRD Dogiyai Pertanyakan Dana Bangun Jembatan Kali Mapia dan Edege

Suroso  Sabtu, 12 Mei 2018 22:31
DPRD Dogiyai Pertanyakan Dana Bangun Jembatan Kali Mapia dan Edege
NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai mempertanyakan dana Rp.21 miliar untuk membangun jembatan Kali Mapia dan Kali Edege. Karena dana tersebut diduga dialihkan untuk kebutuhan lain. Dewan meminta penjelasan tertulis dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Dogiyai dan Tim Anggaran Eksekutif yang terkait dengan dana pembangunan jembatan Kali Mapia sebesar Rp.11 Miliar dan jembatan Kali Edege sebanyak Rp.10 Miliar. Anggota DPRD Kabupaten Dogiyai, Yusak Ernest Tebay di Nabire, Selasa (8/5), mengatakan dalam Sidang Paripurna DPRD tentang Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dogiyai Tahun Anggaran 2018 lalu telah mengesahkan dana sebesar Rp.11 M untuk pembangunan jembatan Kali Mapia. Karena jembatan tersebut menghubungkan 4 distrik di kawasan Mapia. Untuk pembangunan jembatan Kali Edege, DPRD menyetujui dana Rp.10 M. Tetapi ternyata dana Rp.21 M diduga hilang. Oleh sebab itu, Ketua Komisi B DPRD Dogiyai meminta DPU bersama tim anggaran eksekutif untuk mempertanggungjawabkan penggunaan dana tersebut secara tertulis kepada dewan. “Kami minta DPU dan tim anggaran kasih jawaban positif berkaitan dengan pembangunan jembatan Kali Mapia dengan Rp.11 miliar dan jembatan Kali Edege sebesar Rp.10 miliar yang ternyata dananya hilang. Jawaban harus tertulis, harus punya dasar hukum yang jelas,” tegasnya. Yusak Tebay menambahkan, apabila eksekutif memindahkan kegiatan dan dana harus ada addendum dari DPRD, tidak memindahkan tanpa addendum karena sudah ditetapkan melalui pembahasan di dewan. Ketika pemerintah eksekutif mau memindahkan kegiatan dan dana, harus dibicarakan bersama DPRD dan itu harus disidangkan. Hasil kesepakatan itulah akan dituangkan melalui addendum. Oleh sebab itu, Yusak Tebay menilai pemindahan dana pembangunan dua jembatan di Dogiyai ini atas inisiatif Bupati, tim anggaran dan DPU. Ia mempertegas, dana tersebut harus tetap untuk pembangunan jembatan Kali Mapia dan Kali Edege, sesuai dengan hasi Sidang Peripurna DPRD Kabupaten Dogiyai. Apabila eksekutif memindahkan dana tanpa persetujuan DPRD berarti eksekutif tidak menghargai sidang paripurna dan lembaga legislatif sehingga lembaga DPRD Dogiyai juga tidak menghargai eksekutif. Dengan eksekutif tidak menghargai lembaga DPRD dan Sidang Paripurna maka itu berarti dana pembangunan dua jembatan ini bermasalah. (ans)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker