Home Pemda Dogiyai 6 Hal Penting Disampaikan Bupati Dumupa dalam Musrebangda 2018

6 Hal Penting Disampaikan Bupati Dumupa dalam Musrebangda 2018

Suroso  Sabtu, 12 Mei 2018 23:48
6 Hal Penting Disampaikan Bupati Dumupa dalam Musrebangda 2018
DOGIYAI – Pemerintah Kabupaten Dogiyai, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dogiyai melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Murenbangda) Kabupaten Dogiyai pada tahun 2018 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019, belum lama ini bertempat di aula Koteka Moge Moanemani Dogiyai. Dihadapan tokoh masyarakat, perempuan, pemuda, pejabat teras SKPD dan OPD, TNI/Polri, DPRD Dogiyai dan perwira penghubung Polda Papua dan turut dihadiri fasilitator instruktur dari Bappeda Propinsi Papua, Bupati Kabupaten Dogiyai Yakobus Dumapa, SIP membuka secara resmi kegiatan  Murenbangda Kabupaten Dogiyai tahun 2019. Musrembanda Dogiyai seperti itu belum pernah dilakukan oleh Pemkab Dogiyai, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai sebelumnya. Selama delapan tahun setelah pemekaran dari kabupaten induk, Nabire itu,  Musrenbangda baru dilakukan di masa kepemimpinan Yakobus Dumapa dan Wakilnya Oskar Makai, SH ini. Murni empat bulan bertugas setelah dilantik Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.,MH ini, musyawarah perencanaan pembangunan daerah merupakan forum yang sangat penting tentunya untuk mengevaluasi dan memikirkan arah perencanaan pembangunan daerah antara SKPD dan pemangku kepentingan untuk  membangun daerah yang berkwalitas dan tepat sasaran. Musrenbang menjadi sarana untuk menciptakan dialog intera aktif antar SKPD dengan berbagai elemen masyarakat guna singkronisasi berbagai masukan, program kegiatan serta permasalahan yang ada di daerah. Selanjutnya, kata Bupati Dumupa, melalui Musrembang daerah (RKPD) tahun anggaran 2019 ini mempunyai peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, karena RKPD ini akan menjadi acuan dalam membuat kebijakan umum APBD Kabupaten Dogiyai tahun anggaran 2019. Disamping itu, secara formal RKPD ini menjadi instrumen evaluasi untuk penyusunan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena dalam RKPD memuat Juklak dalam merealisasikan program kegiatan tahun 2019. Dengan demikian Bupati Kabupaten Dogiyai menyampaikan, beberapa hal yang harus didiskusikan, dirumuskan dan disepakati dalam forum tersebut antara lain : 1. Dalam penyusunan dokumen rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) maupun pelaku pembangunan dalam penyusunan program prioritas memacu pada visi misi dan program prioritas yang dijabarkan dalam dokumen RPJMD agar perencanaan dapat menyentuh dan tepat sasaran kepada masyarakat. 2. Penyusunan dokumen perencanaan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan pembangunan manusia, baik itu peningkatan kecerdasan intelektual kecerdasan emosional kecerdasan spiritual, maupun kepentingan kesehatan masyarakat. 3. Melalui Musrenbang ini dapat diharapkan kepada kepala SKPD dan pemangku kepentingan untuk melihat secara serius permasalahan yang sedang dihadapi oleh rakyat yang sifatnya urugen agar diprogramkan dan dicarikan solusi supaya tahun depan bisa dijawab. 4. Setiap program kegiatan yang dibebankan pada dana APBD maupun APBN sebaiknya yang benar–benar dibutuhkan oleh masyarakat dan sesuai kebutuhan. Bukan berdasarkan keinginan SKPD, disamping itu perlu dipertimbangkan pula sinergitas program/kegiatan antara SKPD dengan kemampuan keuangan daerah. 5. Pelaksanaan penyusunan program/kegiatan pembangunan hendaknya memacu pada PP Nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan tata cara penyusunan pengendalian dan evaluasi pelaksanan pembangunan daerah sebagai penjabaran dari UU nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah. 6. Musrembang ini wadah yang sangat penting untuk memikirkan dan merencanakan secara baik apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan masyarakat, sehingga Bupati Dogiyai Yakobus Dumapa, SIP berpesan agar pimpinan SKPD dan OPD termasuk masyarakat secara luas juga pihak keamanan, LSM dapat mengikuti dengan baik. Nantinya dapat menjadi sebuah penilaian kita bersama terhadap keuangan daerah dan pembangunan secara luas. Demikian beberapa hal yang disampaikan Bupati Dogiyai, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melimpahkan rahmat atas segala upaya yang kita lakukan. Terutama membangun Kabupaten Dogiyai menuju ‘Dogiyai Bahagia’ yang sangat filosofis ini.(don)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker