Home Nabire Murid SD Al Madina Adu Menghitung dengan Kalkulator

Murid SD Al Madina Adu Menghitung dengan Kalkulator

Suroso  Senin, 14 Mei 2018 22:5
Murid SD Al Madina Adu Menghitung dengan Kalkulator
NABIRE – Murid Sekokah Dasar (SD) Al Madina, Kelurahan Girimulyo, Nabire memperlihatkan kemampuannya, hitung cepat, adu kecepatan menghitung di luar kepala dengan kecepatan kalkulator. Hebatnya, anak-anak yang adu kecepatan menghitung dengan kalkulator ini adalah murid kelas 2 dan 3. Dan itu, perhitungannya tidak hanya tambah kurang tetapi cukup kompleks dan rumit bagi anak-anak seusia kelas 2 dan 3. Wah, hasilnya, hasil perhitungan cilik cabe rawit ini mampu menyaingi kalkulator.Kelebihan kemampuan aritmatika, menghitung di luar kepala dari cilik cabe rawit ini dipertunjukkan saat Istiqossah dan Akhirurallahnah Yayasan Al Madina Pondok Pesantren Arsama Perguruan (PPAP) Nurul Yaqien, Girimulyo, Nabire, Minggu (13/5).Pemandu Mental Aritmatika, Drs Mulyono, sebelum menguji kemampuan anak-anak menghitung di luar kepala mengajak para guru dan orang tua agar menyiapkan kalkulator untuk menguji membandingkan kemampuan menghitung di luar kepala anak-anak SD Al Madina dengan kecepatan kalkulator.Untuk menguji kemampuan menghitung anak-anak, Mulyono mengajak anak-anak SD kelas 2 dengan menghitung diluar kepala dengan menyebutkan angka puluhan tambah ditambah dengan puluhan lalu dikurangi dengan puluhan lalu ditambah, hasilnya berapa. Kemampuan hitung anak-anak ini luar biasa, karena belum lima detik, anak-anak menjawab. Dan jawabannya cocok dengan perhitungan kalkulator. Anak-anak tidak memakai alat bantu apa-apa tetapi menghitung di luar kepala.Mulyono menguji kemampuan daya hitung di luar kepala anak-anak kelas 3 tidak hanya tambah jumlah tetapi diselipkan dengan perkalian. Setelah menambah dan kurang lalu kali berapa dan terakhir ditanya berapa setelah mengurangi sekian atau setelah menambah sekian puluh. Hasilnya, luar biasa. Sekalipun tambah, kurang dan perkalian, pas dengan angka yang tertulis di kalkulator.Bahkan untuk menguji kemampuan hitung di luar kepala, bagi anak-anak Mulyono menyanyakan juga tambah ukuran dengan takaran berat dan ukuran panjang-lebar. Itupun, tidak hanya sekali kurang atau tambah tetapi ada tambah lalu kurangi atau sebaliknya menambah dan mengurangi. Walaupun pertanyaan semakin sulit tetapi anak-anak mampu menjawab cepat, seperti halnya perhitungan biasa, anak-anak langsung menjawab.Mengawali penampilan anak-anak Al Madina, Mulyono mengatakan, mental aritmatika ini merupakan satu-satu tingkat SD di Provinsi Papua. Hanya di SD Al Madina, anak-anak belajar menghitung di luar kepala. Kemampuan yang ditunjukan anak-anak kepada orang tua, pengurus yayasan, dan Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim ini luar biasa. Karena, begitu selesai pertanyaan, langsung disambut dengan jawaban anak-anak. Anak-anak mendengar angka, tambah atau kurang lalu tambah kurang lagi dan tambah kurang. Pertanyaan tidak sekedar tambah dan kurang sekali seperti menghitung biasa tetapi perhitungan kompleks.Untuk memotivasi anak-anak, Kepala SD Al Madina menyerahkan hadiah hiburan kepada murid yang berhasil menjawab cepat dan tepat melalui 3 babak. “Mental Aritmatika,  menghitung di luar kepala ini satu-satunya di Papua,” kata Mulyono sebelum menguji kemampuan menghitung dari murid SD Al Madina Kelas 2 dan 3.Ketua Yayasan Al Madina Nabire, H Moh Iskandar, SP mengatakan, SD Almadina tidak sekedar sekolah tetapi sekolah yang dikelola Yayasan Al Madina ini SD Plus. Selain ada mental Aritmatika yang ditampilkan anak-anak di hadapan orang tua, dewan guru, pengurus yayasan dan perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nabire, juga punya plusnya tersendiri yakni dengan Pondok Pesantren Asrama Perguruan. Oleh karena itu, SD Almadina plus dengan Aritmatika (hitungan di luar kepala) Pondok Pesantren (Ponpes) Asrama Perguruan. (ans)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
PENGUMUMAN
 Selasa, 24 April 2018 2:1

Pengumuman
Kepada Yth : Para Guru SMA/SMK se Kabupaten Nabire

Dengan ini diinformasikan bahwa pembayaran Gaji Guru SMA/SMK bulan April 2018 telah dibayarkan pada tanggal 3 April 2018, selanjutnya untuk pembayaran gaji bulan Januari, Februari dan Maret 2018 melalui mekanisme SP2D Gaji Susulan (Rapel) tiga (3) bulan saat ini sedang dalam proses penginputan nama-nama sejumlah 398 orang guru SMA/SMK oleh BPKAD Provinsi Papua (Subdit Belanja Gaji ASN) yang akan dibayarkan pada bulan ini juga.Hal tersebut sesuai hasil koordinasi dan konsultasi pihak Pemkab Nabire, kepada Kepala BPKAD Provinsi Papua.

Demikian informasi ini disampaikan terima kasih.

 

Kepala BPKAD Nabire

Slamet, SE.,M.Si

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker