Home Nabire Bupati Mengaku Kehadiran Honorer di SKPD Tanpa Sepengetahunya

Bupati Mengaku Kehadiran Honorer di SKPD Tanpa Sepengetahunya

Suroso  Selasa, 15 Mei 2018 21:27
Bupati Mengaku Kehadiran Honorer di SKPD Tanpa Sepengetahunya
NABIRE - Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP yang didampingi wakilnya saat turun lapangan bertemu langsung dengan para tenaga honorer, perawat, bidan dan dokter yang melakukan aksi mogok kerja Selasa (15/5), di halaman Kantor RSUD Nabire, mengakui tidak pernah melakukan perekrutan tenaga kontrak. Selaku Bupati Nabire ia merasa tidak pernah menerima hononer yang kini sedang tersebar di 15 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Kabupaten Nabire.Untuk itu, dirinya selaku bupati mengakui sama sekali tidak tau adanya penerimaan tenaga kontrak atau Honorer tersebut, akan tetapi itu merupakan kerjanya masing-masing pimpinan SKPD yang telah dilakukan tanpa sepengetahuannya.Sehingga ia (bupati) meminta agar yang namanya pegawai kontrak atau honorer yang ada di RSUD Nabire dan SKPD lain agar tidak terlalu macam-macam, karena pembayaran honornya itu harus melalui mekanisme dan aturan adminitrasi  keuangan   yang berlaku.Dan paling tidak pembayaran honornya harus berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati dan pembayarannya pun juga harus melalui pos sumber dana yang jelas, jika tidak maka yang bersangkutan akan berhadapan langsung dengan pihak penegak hukum.Untuk itu, berdasarkan data pengajuan tenaga honorer yang kini sudah ada di meja Bupati Nabire, terhitung berjumlah 1.400 orang dan dari jumlah itu selaku Bupati meminta agar dapat dikurangi lagi, sementara untuk RSUD Nabire tetap berjumlah 209 orang tenaga honorer.Sehingga terhitung Selasa 15 Mei 2018, selaku Bupati Nabire telah menandatangani 209 SK bagi 209 orang pegawai kontrak atau honorer yang kini sedang melaksanakan tugas di RSUD Nabire, dengan harapan 209 ini harus aktif melakukan pembersihan di halaman dan ruangan RSUD Nabire serta wajib melakukan pengisian absen eletronik. (des)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

KPU Dogiyai Terima Logistik Pemilu 2019
Suroso  Jumat, 22 Februari 2019 2:8
Gubernur Papua Lantik Bupati dan Wakil Bupati Deiyai
Suroso  Kamis, 21 Februari 2019 9:33
Ketua Bawaslu Intan Jaya Kritik Aksi Warga Soal DPT
Suroso  Minggu, 24 Februari 2019 19:51
KPU Intan Jaya Gelar Bimtek PPD dan PPS
Suroso  Selasa, 12 Maret 2019 20:13

Info Loker