Home Nabire Pegawai Rumah Sakit Demo Tuntut Haknya

Pegawai Rumah Sakit Demo Tuntut Haknya

Suroso  Selasa, 15 Mei 2018 21:29
Pegawai Rumah Sakit Demo Tuntut Haknya
NABIRE – Pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire menggelar aksi untuk kesekian kalinya menuntut haknya. Selasa (15/5) pagi, pegawai kembali melakukan aksi menuntut haknya berupa uang lauk pauk (ULP), insentif dan honor yang belum terbayarkan sejak bulan Januari 2018 lalu. Aksi ini melibatkan PNS dan tenaga honorer yang ada di RSUD Nabire. Pantuan media ini di lokasi aksi, awalnya sempat dilakukan pertemuan di RSUD Nabire mempertanyakan pembayaran uang lauk pauk dan insentif bagi pegawai yang berstatus PNS maupun uang honor bagi tenaga honorer. Aspirasi ini sebenarnya sudah cukup lama dan sudah beberapa kali disampaikan. Namun sejauh ini belum ada jawaban pasti kapan tuntutan pembayaran ULP, insentif dan honor itu akan dibayarkan.Uang honor para pegawai honorer, ULP dan insentif (hak) bagi para perawat, bidan dan dokter terhitung lima bulan belum dibayar oleh pemerintah daerah. Hal ini berbuntut Selasa (15/5) kemarin semua pegawai RSUD Nabire melakukan aksi yang sempat mengancam akan melakukan aksi mogok bekerja. Aksi yang dilakukan oleh para pegawai dan honorer ini, sesungguhnya bukan diprovokasi oleh pihak manapun. Tetapi merupakan aksi spontanitas yang dilakukan guna menjawab dan menuntut hak mereka.Aksi para petugas atau pegawai di RSUD Nabire ini sempat menyita perhatian publik. Semua petugas hanya berdiri di depan kantor RSUD Nabire, sementara di tiap-tiap ruangan nginap hingga ruangan kantor terlihat sepi alias tidak ada aktifitas pelayanan yang dilakukan para tenaga medis maupun lainnya.Dan aksi tersebut berlanjut hingga sore hari, walaupun pada pagi harinya Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim telah turun menemui para petugas dan pegawai RSUD Nabire. Namun aksi tetap berlanjut. Sekitar pukul 15.37 WIT, Bupati Nabire, Isaias Douw bersama Wakil Bupati Amirullah Hasyim turun langsung ke RSUD Nabire dan menemui massa aksi mogok yang sudah berjam-jam berdiri di seputar halaman RSUD Nabire.  Pada saat bupati bersama wakil bupati tiba didamping Direktur RSUD Nabire, Bupati Douw lansung meminta tiga orang perwakilan untuk bertemu dengan dirinya di salah satu ruangan. Tetapi para petugas atau pegawai RSUD yang sudah lama menunggu tidak menerima tawaran atau permintaan bupati.Sehingga, Bupati Isaias kembali menuruti permintaan pegawai dengan langsung melakukan tatap muka bersama di halaman Kantor RSUD Nabire. Namun Bupati Nabire kembali meminta tiga orang perwakilan yang bisa bicara mewakili semua pegawai untuk menyampaikan aspirasinya.Setelah ketiga perwakilan menyampaikan maksud dan tujuan mogok kerja itu, Bupati Isaias Douw secara langsung mengatakan, pembayaran honor para honorer sesungguhnya menjadi hak pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Nabire dan pembayarnnya pun harus berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari bupati.Dirinya selaku Bupati Nabire hingga saat ini tidak tahu dengan masuknya sejumlah pegawai honorer yang sedang bekerja di masing–masing Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) yang ada di Kabupaten Nabire serta tanpa ada SK dari Bupati.Bupati Nabire pada Selasa (15/5) telah menandatangani 209 SK bagi para honorer yang kini bertugas di RSUD Nabire. Dengan catatan 209 orang honorer ini wajib membersihkan halaman hingga bahu jalan dan wajib absen eletronik setiap hari.Sementara terkait insentif bagi para pegawai, bidang, perawat dan dokter, Bupati Douw secara teges menyatakan pembayaran ULP dan insentif akan dilakukan dalam satu atau dua minggu kedepan. Dengan harapan semua kembali melaksanakan tugas melayani pasien yang ada di RSUD Nabire. (des/ros))
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
RASANYA lama betul, menanti saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengumumkan dimulainya seleksi penerimaan Calon Aparat Sipil Negara (CA
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Pemilu Tahun 2019, Pemilu yang Berat di Indonesia
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:16
KPU Lantik PPD Se Nabire, Dua Anggota Dicoret
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:21
Anggota Kodim Terlibat Narkoba, Langsung Pecat!
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:19
Merusak atau Menghilangkan APK Kena Sangsi Pidana
Suroso  Kamis, 17 Januari 2019 22:23
Kebijakan KPU Pusat Imbas ke Rakyat Kecil
Suroso  Rabu, 6 Februari 2019 20:11

Info Loker