Home Papua Maximus Meraih Penghargaan Top 10 Orang Terkemuka di Indonesia

Maximus Meraih Penghargaan Top 10 Orang Terkemuka di Indonesia

Suroso  Selasa, 15 Mei 2018 21:41
Maximus Meraih Penghargaan Top 10 Orang Terkemuka di Indonesia
Jakarta, Dewan Editorial Infobank memberikan penghargaan kepada 10 Tokoh Terkemuka Terbaik untuk 2018 tokoh nasional. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi dan inspirasi bagi perkembangan ekonomi, sosial dan politik yang sangat positif bagi Indonesia."Kami menginginkan Indonesia yang lebih baik. Kami memilih sepuluh tokoh ini karena kami menghargai mereka untuk berkontribusi dan menginspirasi perkembangan ekonomi, sosial dan politik yang sangat positif bagi Indonesia melalui peran mereka masing-masing. Dan, malam ini, kami ingin memberikan penghargaan kepada mereka," kata Ketua Dewan Editor Infobank, Eko B. Supriyanto dalam sambutannya di Grand Hyatt Hotel Ballroom, Jakarta, Jumat (11/05/18).Sepuluh tokoh nasional dengan berbagai latar belakang dipilih setelah berhasil menghapus rekam jejak puluhan tokoh nasional lainnya selama lima tahun terakhir, dari 2013 hingga 2018.10 tokoh teratas adalah, Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo, Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2009-2014 Bapak Boediono, Muslim Cendikiawan Ahmad Syafi`i Ma`arif, Gubernur Bank Indonesia Bapak Agus Martowardojo, Gubernur NTB Bapak Muhammad Zainul Majdi, Presiden Komisaris BCA Bapak Djohan Emir Setijoso, Kepala RSPAD Bapak Gatot Subroto Terawan Agus Putranto, Pendiri GO-JEK Bapak Nadiem Makarim, pemimpin masyarakat Papua Bapak Maximus Tipagau dan Pemimpin Redaksi TVOne yakni Karni Ilyas.Setelah menerima penghargaan, Maximus Tipagau ketika diwawancarai mengatakan, “Saya mendapat penghargaan karena saya berjuang untuk rakyat Papua, lebih penting lagi di gunung, daerah pegunungan ini lebih sulit karena pendidikan tidak berkembang. Apalagi jika kita berbicara kesehatan, pertumbuhan ekonomi nasional tidak berfungsi dengan baik. Ini lebih gila karena harga di gunung lebih mahal. Dalam keadaan seperti itu, saya adalah Maximus yang tidak memiliki posisi di Indonesia atau Papua. Tetapi saya memiliki kasih sayang serta melalui yayasan, saya dapat memotivasi dan bahkan lebih membantu saudara-saudara di Papua tanpa melihat perbedaan ”."Tidak hanya di Papua, bahkan secara umum di Indonesia. Ini berarti bahwa piagam atau penghargaan ini, sehingga kita dapat lebih berdedikasi untuk bangsa dan negara secara lebih khusus di Papua. Fakta bahwa dalam beberapa tahun terakhir, hampir semua proposal yang saya serahkan kepada pemerintah daerah atau lembaga pusat belum pernah dijawab sehingga bagi saya itu gagal maka saya lebih baik mencoba untuk bekerja sendiri, "kata Maximus.“Dengan upaya itu saya dapat membantu saudara-saudari di Papua dan saya berhasil dengan itu. Saya pikir apa yang Tuhan inginkan bahwa saya dapat membantu orang saya di Papua. Yayasan Somatua telah didirikan secara resmi sejak 2008, hingga hari ini saya telah memberikan pelayanan kesehatan melalui dokter terbang ke pelosok pegunungan, Saya juga memiliki perkebunan kopi, dan kami telah membangun sekolah-sekolah taman kanak-kanak di Timika. Saya berencana untuk membangun satu sekolah lagi di Sugapa, dan juga melakukan kegiatan sosial lainnya. Ketika saya pertama kali dipanggil oleh panitia saya bingung, mengapa saya dipilih tetapi ada satu pertanyaan yang mereka katakan bahwa Anda telah membantu negara dengan promosi pariwisata di luar negeri menggunakan pengeluaran Anda sendiri, melanjutkan dengan kegiatan dokter dan juga kegiatan yang Saya sudah selesai lakukan".“Terima kasih banyak untuk semua orang yang telah mendukung saya dalam hidup saya. Khusus untuk orang tua saya, guru saya, mitra bisnis saya, dan teman-teman saya yang selalu mendukung saya untuk menjadi orang yang lebih baik. Seperti mendapat kehormatan menjadi salah satu dari 10 Orang Terkemuka Terbaik di Indonesia dari Majalah InfoBank dengan Mantan Wakil Presiden Bapak Boediono, Bapak Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia, Gubernur Bank Indonesia dan kandidat lainnya yang telah diundang dalam acara tersebut. Itu terjadi bukan karena kekuatan saya tetapi karena Tuhan. Saya akan bekerja lebih baik untuk Indonesia dan khususnya untuk Papua. Saya akan menjadi inspirator bagi generasi muda di Papua dan Indonesia.” Tutup Maximus. (ist/ros)
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
RASANYA lama betul, menanti saat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengumumkan dimulainya seleksi penerimaan Calon Aparat Sipil Negara (CA
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Kebijakan KPU Pusat Imbas ke Rakyat Kecil
Suroso  Rabu, 6 Februari 2019 20:11
Menanti Saat Seleksi CASN Yang Tak Pasti
Suroso  Minggu, 17 Februari 2019 20:34
Gubernur Papua Lantik Bupati dan Wakil Bupati Deiyai
Suroso  Kamis, 21 Februari 2019 9:33
KPU Dogiyai Terima Logistik Pemilu 2019
Suroso  Jumat, 22 Februari 2019 2:8
Ketua Bawaslu Intan Jaya Kritik Aksi Warga Soal DPT
Suroso  Minggu, 24 Februari 2019 19:51

Info Loker