Home Papua Tengah Rombongan Gubernur Dihujani Batu Saat Pelantikan Penjabat Bupati Paniai

Rombongan Gubernur Dihujani Batu Saat Pelantikan Penjabat Bupati Paniai

Suroso  Rabu, 23 Mei 2018 21:48
Rombongan Gubernur Dihujani Batu Saat Pelantikan Penjabat Bupati Paniai
PANIAI - Penjabat Gubernur Papua Soedarmo dan rombongan hadir di Enarotali, Kabupaten Paniai untuk melantik penjabat Bupati Paniai Musa Isir, Rabu (23/5). Walaupun sudah mendapat pengamanan dari aparat keamanan, massa pendukung mantan Wakil Bupati Yohanes Youw melakukan unjuk rasa menolak pelantikan Pj Bupati Musa Isir. Selain melempari aparat keamanan yang sedang berjaga-jaga, massa juga menghujani rombongan gubernur dengan batu. Sempat diamankan ke Aula Kantor Bupati Paniai, Gubernur Soedarmo kembali keluar menemui para pendemo guna menjelaskan alasan pelantikan tersebut. Diharapan massa pendukung Yohanes You, Soedarmo dengan tegas menyatakan bahwa dirinya melakukan pelantikan bukan karena kewenangannya sebagai gubernur. Tetapi perintah dari pimpinan, yaitu Menteri Dalam Negeri. Sebab, Yohanes You yang sebelumnya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Paniai, sudah habis 16 April 2018. “Tidak ada disitu disebutkan sampai 23 Juni 2018. Jadi, saya tidak akan membohongi masyarakat semua. Saya bukan pembohong,” tegasnya dihadapan seluruh pendemo. Soedarmo juga menjelaskan, sebagai pejabat yang ditunjuk pemerintah pusat memimpin Provinsi Papua, dirinya tidak akan mengambil keputusan yang nantinya akan merugikan masyarakat. “Kalian masyarakat saya, tidak mungkin saya menipu,” jelas Gubernur yang disambut teriakan penolakan dari para pendemo. Meski sudah menjelaskan alasan pelantikan selama hampir satu jam, massa pendemo tetap pada pendiriannya menolak tegas kehadiran Musa Isir sebagai Penjabat Bupati Paniai. Gubernur Soedarmo pun langsung bergegas meninggalkan pendemo. Sementara disela-sela kunjungan itu, Soedarmo kepada pers tetap berharap masyarakat Paniai, lebih khusus massa pendukung Yohanes You dapat menerima keputusan ini. Sebab keputusan yang diambil berpijak pada aturan perundang-undangan yang berlaku. Meski mendapat perlakuan anarkis, Soedarmo mengaku tak dendam dan berharap para pendemo dapat menjaga kedamaian dan ketentraman daerah Paniai. “Dan kalau tidak puas dengan pelantikan sekali lagi silahkan mengajukan ke pengadilan,” sebutnya. Selain itu, Soedarmo pun meminta mantan Wakil Bupati Paniai Yohanes You agar legowo atau menerima kondisi tersebut. “Saya minta tolong kepada Pelaksana Tugas Bupati Paniai Yohanes You, bahwa yang bersangkutan waktunya sudah habis sejak 16 April 2018 lalu. Jadi, saya minta ada kesadaran untuk menerima keputusan tersebut,” harap dia. (bams)  
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
AGENDA KEJUARAAN CABANG OLAHRAGA
 Sabtu, 29 Juni 2019 8:5

KEJUARAAN BULUTANGKIS ANTAR KAMPUNG 2019

Nomor yang dipertandingkan : Beregu Putra (3 ganda).

Pendaftaran di GOR Kotalama - Nabire

Waktu pelaksanaan : Dimulai tanggal 18 Agustus 2019

Segera daftarkan tim kampung/kelurahan ANDA !!!

 

 

KEJUARAAN BULUTANGKIS BANK PAPUA SUPER SERIES II

Nomor yang dipertandingkan : Ganda Putra Kategori A, Ganda Putra Kategori B,  Ganda Putra Kategori C, Tunggal Putra Kategori Umum, Tunggal Putra Kategori C.

Pendaftaran sampai dengan tanggal 9 Juli 2019

Kejuaraan dimulai tanggal 13 Juli 2019 di GOR Kotalama - Nabire

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker