Home Nabire PLN Tak Kompromi Soal Pencurian Listrik

PLN Tak Kompromi Soal Pencurian Listrik

Suroso  Rabu, 23 Mei 2018 21:49
PLN Tak Kompromi Soal Pencurian Listrik
 NABIRE – Sudah jatuh tertimpa tangga pula, mungkin seperti itulah pantun atau pepatah yang pantas diberikan kepada pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nabire. Pasalnya, saat ini PLN sedang gencar-gencarnya melakukan pemutusan listrik akibat banyak pelanggan yang menunggak hingga ada yang mencapai 120 bulan (10 tahun) tidak membayar listrik, kini dihadapkan lagi dengan masalah baru, yakni tingginya angka susut Kwh mencapai 16 persen dari total penjualan Kwh. Manager Rayon Nabire Mutakin, di sela-sela kesibukanya kepada awak media ini kemarin melalui pesan singkat WhatsAppnya menjelaskan, susut Kwh yang dimaksud itu, yaitu hilangnya kwh yang tidak terukur oleh meteran milik PLN akibat adanya pencurian/penyadapan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang  tidak bertanggung jawab. Lanjutnya, baik dilakukan dengan cara penyadapan atau pengambilan langsung listrik dari kabel induk, mengotak-atik alat ukur/meteran, melakukan pembesaran daya/mengganti limit yang lebih besar dan sebagainya. Ia menekankan, untuk hal yang satu ini PLN tidak ada kompromi mengingat perbuatan tersebut merupakan tindakan melanggar hukum dan sangat merugikan PLN. Pihaknya akan melakukan operasi serius dan apabila ditemukan akan diproses dan didenda sesuai aturan yang berlaku. “Kenapa merugikan, saya berikan contoh seandainya Kwh kita jual Rp.10 juta kwh/bulan kemudian susut 16% berarti, 1,6 juta Kwh hilang setiap bulan. Bapak bisa bayangkan kalau 1,6 juta X harga/kwh Rp.1400, berarti PLN Nabire kehilangan uang sebesar 2,2 miliar setiap bulannya,” ketusnya. Diakhir komentarnya, selaku top pimpinan di Nabire dirinya menghimbau kepada seluruh pelanggan PLN Nabire khususnya agar jadilah pelanggan yang cerdas, yaitu pelanggan yang menggunakan listrik secara legal dan membayar rekening listrik tepat pada waktunya (tanggal 1 - 20 pada setiap bulan berjalan). Kemudian kepada masyarakat yang sudah menikmati listrik, tambahnya, namun tidak resmi penggunaanya agar segera mengurusnya agar pada saat menikmati terangnya listrik tidak dibayangi rasa takut dan berdosa. Apalagi untuk pengurusan penyambungan baru dan tambah daya sudah sangat mudah dan transparan. “Untuk diketahui saat ini PLN sedang ada program Gebyar Ramadhan, yaitu penambahan daya discount 50% untuk pelanggan umum dan discount 100% untuk tarif sosial/rumah ibadah atau sekolah, manfaatkan kesempatan baik ini karena hanya berlaku selama bulan Ramadhan 1439 H,” pungkasnya.(wan)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker