Home Pemda Dogiyai Bupati Dogiyai Tinjau SMK Dogiyai

Bupati Dogiyai Tinjau SMK Dogiyai

Suroso  Rabu, 23 Mei 2018 21:53
Bupati Dogiyai Tinjau SMK Dogiyai
DOGIYAI - SMK YPPGI Dogiyai telah melaksanakan ujian tiga kali. Sekolah yang memiliki dua program keahlian ini, yakni Ahli/bisnis Ternak Unggas (ATU) dan bidang Ahli bisnis Tanaman Pangan (ATPH), sebagai praktek sudah memiliki dua lahan. Warga setempat sudah menyerahkan kepada sekolah sebagai tempat praktek. Sedangkan satu masih belum dibuka kebun, nantinya akan dibuka kemudian. “Sekolah kami biasa praktek, sedangkan untuk kegiatan Prakerin biasanya dalam satu tahun sekali. Kalau keluar daerah paling lama enam bulan,” ujar Kepala SMK YPPGI Dogiyai Benyamin Keiya, S.d, ketika melaporkan kepada Bupati Dogiyai Yakobus Dumapa, S.P, didamping pihak Dinas Pendidikan Dogiyai Yudas Tebai, S.Pd dan Sekretaris Anton Degei beberapa waktu lalu. Bupati Dumupa itu memantau ujian sekolah, berkaitan langsung dengan permasalahan yang sedang terjadi sekarang ini. Sekolah yang statusnya berakreditasi ini dari dua jurusan mendapat nilai ‘B’ itu setelah mendapat penjelasan dari kepala sekolah, Bupati Dogiyai berpesan, SMK harus bisa dari dua jurusan. Alasanya, terang Dumupa, karena cocok untuk menciptakan lapangan kerja sendiri dan ada yang bisa melamar  pekerjaan CPNS. “Ada tiga kabupaten yang akan menerima pegawai baru, sementara di Kabupaten Dogiyai pelamar melengkapi kartu putih, sedangkan masalah sekolah SMK yang sedang terjadi itu sesuai aturan akan diselesaikan. Secara nasional kalau di propinsi ada Pergub yang akan mengaturnya,” ujar Bupati Dogiyai pada kesempatan itu. Dari jurusan pertanian sedang  kemarin ikut ujian ada 16 siswa, sedang jurusan ternak 18 siswa dengan jumlah keseluruhan 34 siswa. Kebutuhan sekolah, Benyamin Keiya melaporkan kepada Bupati juga kepada Dinas Pendidikan Dogiyai, masih banyak yang membutuhkan sarana dan prasarana termasuk guru. Dari dua bidang itu, menurut Benyamin, dua SMK Dogiyai dinilai tepat sebagai daerah yang tanahnya subur. Kedepan bisa pula dicanangkan menjadi lumbung bidang pertanian. Generasi muda Dogiyai akan didik menjadi tenaga ahli bidang pertanian dan perikanan, maka dirinya berkeinginan besar melalui sarana dan prasarana termasuk tenaga pendidik. “Kami sangat dibutuhkan untuk menyiapkan tenaga jebolan SMK Dogiyai mesti bisa. Wujudkan Dogiyai bahagia. Dogiyai harus ada buah-buahan menghiasi, termasuk sayuran melalui kebun. Pangan kebutuhan akan daging  metode unggas vitamin kelinci, ayam kampung, bebek dan babi. Dibina ini disiapkan sebagai tenaga eksekutor bukan sekedar sosialisasi. Kelompok ini harus ada melalui kelompok kerja di sekolah, yakni SMK Dogiyai,” ujarnya. (don)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker