Home Nabire Tim Survei Papua Terang Jelaskan Kronologis Penghadangan KKSB di Paniai

Tim Survei Papua Terang Jelaskan Kronologis Penghadangan KKSB di Paniai

Suroso  Rabu, 8 Agustus 2018 21:22
Tim Survei Papua Terang Jelaskan Kronologis Penghadangan KKSB di Paniai
NABIRE - Tim survei program Listrik masuk Desa (Lisdes), utamanya Team Papua Terang memberikan penjelasan dan menceritakan kronologis kejadian penghadangan yang dilakukan puluhan masyarakat yang diduga kuat Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB), awal pekan ini di salah satu kampung di Kabupaten Paniai. Tim survei Papua terang yang diwakili Yohanes Soedarmono dan Sugiri ditambah satu perwakilan mahasiswa Grimaldi Adya Asenda menceritakan kronologis kejadian saat itu. Soedarmono selaku manajer UPPK dan Ketua Posko Papua Terang di Wilayah Meepago, Nabire mengatakan, puji Tuhan kami bersyukur karena tim ekspedisi yang diberangkatkan telah berhasil kembali ke Posko Paniai hingga ke Nabire dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.“Untuk kondisi tim ekspedisi Papua terang dapat kami informasikan, bahwa tim kami sehat dan tidak terpengaruh dengan isu-isu diluar, yang menyatakan bahwa anggota kami seperti ini dan seperti itu yang tersebar di media-media online khususnya,”  tambahnya.Ia mengaku, memberikan semua informasi yang transparan tanpa menutupi fakta sebenarnya.”Kami berbicara sesuai fakta di lapangan demikian, jadi kami tidak menutup-nutupi tentang semua kondisi tim kami. Untuk tim Uncen 109 itu ada 4 orang dan tim Uncen 110 berjumlah 5 orang plus tim kesehatan jadi ada 4 orang serta dari UI 4 orang juga aman, seperti itu,” akuinya.Soedarmono menceritakan, pihaknya sempat panik terkait berita yang telah beredar sebelumnya, namun tenang ketika mengetahui tim yang diberangkatkan dalam kondisi aman di Posko Paniai yang akan dikirim ke Posko Nabire telah tiba dengan selamat.  “Berita yang disebarkan diluar memang sempat membuat kami panik, kebetulan pas kejadian saya langsung berkomunikasi dengan tim yang ada di lapangan. Informasi yang kami dapatkan, tim yang sudah bergerak, 110 dan 311 yang duluan tiba di Paniai, menyusul tim 109, jadi pada jam 12.00 WIT, semua tim sudah tiba di sub pos Paniai. Jadi tim kami semua lengkap karena kami hanya mengakodomir tim PLN saja sesuai tugas. Untuk kejadian dengan TNI itu bukan tugas kami untuk mengekpos. Tapi dari lapor teman-teman tim ekspedisi di lapangan, memang ada terjadi konflik yang mengakibatkan korban terluka,” tuturnya. Ia meminta, masyarakat jangan muda terpengaruh dengan berita hoax yang beredar.”Memang kemarin itu kami menjawab pertanyaan yang ada diberikan, karena kalau membuat banyak berita yang tidak jelas membuat banyak orang panik. Saya juga katakan kepada masyarakat jangan percaya kepada orang-orang yang memberikan informasi yang tidak jelas, maupun media-media yang tidak benar, tapi kami cukup menjawab ada yang benar dan ada yang tidak benar (Hoax),” harapnya.Sementara itu, Sugiri selaku Asmen Perencanaan Koordinator Subpos yang memimpin tim Papua terang, yang kebetulan berada di tempat kejadian menerangkan secara detail menyangkut kejadian tersebut. Dengan didamping, salah satu perwakilan mahasiswa yang berada di TKP dan tim dari pihak PLN dirinya menyampaikan secara umum tidak ada anggotanya yang tertembak, termasuk anggota TNI yang melakukan pengawalan terhadap tim ekspedisi PLN Papua terang ini. (wan)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS PIALA KEMERDEKAAN
 Senin, 20 Agustus 2018 23:20

PBSI Kabupaten Nabire akan menggelar Kejuaraan Bulutangkis Piala Kemerdekaan tingkat Kabupaten Nabire.

Kejuaraan yang akan mempertandingkan KELAS YUNIOR dan KELAS SENIOR akan digelar mulai tanggal 25 Agustus 2018.

KELAS YUNIOR :

1. Kelompok Beregu SD kelas 1 s/d kelas 3 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

2. Kelompok Beregu SD kelas 4 s/d kelas 6 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

3. Kelompok Beregu SMP kelas 7 s/d kelas 9 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

KELAS SENIOR :

1. Ganda Putra Kategori A

2. Ganda Putra Kategori B

3. Ganda Putra Kategori C

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Populer

Sidang WNA China Masih Periksa Saksi
Suroso  Rabu, 17 Oktober 2018 22:49
KPU Intan Jaya Lantik PPD dan PPS
Suroso  Rabu, 17 Oktober 2018 22:45
Enam Suku Besar Ancam Hentikan Aktivitas KPU Nabire
Suroso  Selasa, 23 Oktober 2018 22:58

Info Loker