Home Nabire Penghadangan KKSB di Kugetadi Paniai Murni Miskomunikasi

Penghadangan KKSB di Kugetadi Paniai Murni Miskomunikasi

Suroso  Rabu, 8 Agustus 2018 21:24
Penghadangan KKSB di Kugetadi Paniai Murni Miskomunikasi
NABIRE – Tim survei program Papua Terang yang melakukan ekspedisi guna mengumpulkan data elektronik dibantu dengan beberapa mahasiswa menerangkan kronologis kejadian penghadangan yang dilakukan sekelompok warga yang diduga kuat Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kampung Kugetadi (kampung ketiga dan keempat, setelah dilalui tim survei dari 14 kampung yang direncanakan) sekitar Kampung Wegemuka dan Kampung Kinou Kabupaten Paniai, Senin pagi (6/8) kemarin, murni karena adanya miskomunikasi dan berorentasi uang. Tim Survei Papua Terang sekira 17 orang yang terbagi dalam 3 tim ini, seperti dijelaskan Sugiri selaku Asmen Perencanaan Koordinator Subpos Paniai menceritakan, sekitar pukul 07.15 WIT tim dari penginapan menuju ke tempat survei dengan menggunakan 2 unit speed boat dengan dikawal sekitar 7 anggota TNI pada masing-masing kelompok atau tim tersebut. Diterangkan, awal keberangkatan, seperti biasa sebelum berangkat dari penginapan tim berdoa menuju ke lokasi survei. Lanjut Sugiri kepada awak media ini, sekitar pukul 08.15 WIT kelompok tim survei yang dipimpinya tim di tiba dan disambut baik oleh masyarakat Distrik Wegemuka menuju arah Kampung Kinou, dengan melewati 7 kampung lainnya. Namun pada saat tim tiba di Kampung Kinou dihentikan oleh sekelompok masyarakat di Kampung Kinou dan diminta untuk kembali karena tidak membawa surat ijin dari Pemda. Selanjutnya salah satu anggota Babainsa (TNI) bernama Gobay berusaha untuk bernegoisasi dengan salah satu dari mereka, tetapi kelompok tersebut tetap bersikukuh agar tim survei kembali, lantaran tidak ada ijin masuk kampung dari Bupati Paniai serta dugaan karena tim survei tidak membawa uang permisi. Untuk menghidari benturan dengan masyarakat, tim kembali menuju ke pelabuhan Kampung Muyadebe Distrik Wegemuka, tetapi pada saat tiba di Kampung Kugetadi ketiga tim dihadang sekitar 50 orang KKSB dan masyarakat dengan membawa sekitar 10 pucuk senjata laras panjang campuran, panah, parang dan kampak.  Tidak beberapa lama kemudian dari kiri, kanan dan belakang rumah penduduk keluar sejumlah masyarakat. Dan rata-rata mereka ingin merapas barang bawahan tim dan anggota TNI. Untungnya, sempat saat itu terdengar letupan tembakan, sehingga tim lain dengan dibantu masyarakat yang mendukung tim ini berhasil mengusir kelompok KKSB tersebut. Sugiri dengan didamping salah satu mahasiswa dan petugas dari PLN yang saat itu juga berada ditempat kejadian, secara pasti terkait kejadian apakah ada perampasan senjata tersebut tidak mengetahuinya, karena posisi menunduk dan tiarap. Namun secara pasti, ketika berhasil menyelamatkan diri, tim maupun anggota TNI tidak ada yang tertembak dan secara umum semua tim dalam keadaan selamat hingga tiba di Posko Paniai sampai di Posko Nabire. Beberapa anggota TNI sempat mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut. Hal ini seperti diterangkan Dandim 1705/Paniai sebelumnya.(wan)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 16 Oktober 2018 3:52
Orang Papua Harus Bangkit Dengan Potensi Tambangnya
Oleh : John Gobai ORANG Papua harus bangkit dengan tambangnya. Sesuai judul tersebut, diperlukan suatu upaya sistematis dari Pemerintah
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS PIALA KEMERDEKAAN
 Senin, 20 Agustus 2018 23:20

PBSI Kabupaten Nabire akan menggelar Kejuaraan Bulutangkis Piala Kemerdekaan tingkat Kabupaten Nabire.

Kejuaraan yang akan mempertandingkan KELAS YUNIOR dan KELAS SENIOR akan digelar mulai tanggal 25 Agustus 2018.

KELAS YUNIOR :

1. Kelompok Beregu SD kelas 1 s/d kelas 3 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

2. Kelompok Beregu SD kelas 4 s/d kelas 6 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

3. Kelompok Beregu SMP kelas 7 s/d kelas 9 (2 tunggal putra dan 1 tunggal putri)

KELAS SENIOR :

1. Ganda Putra Kategori A

2. Ganda Putra Kategori B

3. Ganda Putra Kategori C

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Populer

Bupati Lantik Sejumlah Pejabat
Suroso  Senin, 27 Agustus 2018 21:33
Di Nabire Penjualan Togel Masih Marak
Suroso  Kamis, 30 Agustus 2018 19:46
Abrasi Pantai Nabire Sangat Menakutkan
Suroso  Rabu, 29 Agustus 2018 20:27

Info Loker