Home Papua Tengah Debu Mesin Pemecah Batu di Kampung Bukabado Mapia Dinilai Berdampak Buruk bagi Masyarakat

Debu Mesin Pemecah Batu di Kampung Bukabado Mapia Dinilai Berdampak Buruk bagi Masyarakat

Suroso  Kamis, 9 Agustus 2018 20:47
Debu Mesin Pemecah Batu di Kampung Bukabado Mapia Dinilai Berdampak Buruk bagi Masyarakat
DOGIYAI - Anggota DPRD Kabupaten Dogiyai dari Komisi II Ernes Yusak Tebay menilai, kegiatan mesin pemecah batu milik PT Pusaka Dewa Krisna (PDK) yang terletak di Kampung Bukabado Mapia, debunya akan membawa dampak buruk bagi masyarakat.Dimana aktivitas mesin pemecah batu tersebut dapat mengeluarkan debu yang semirip dengan asap yang mengepul dikala tertiup angin ke pemukiman atau perkampungan masyarakat dan tanpa disadari asap atau debu tersebut telah dihirup oleh masyarakat.Sehingga diharapkan kepada pihak PT PDK yang sedang beraktifitas dengan mesin pemecah batu di Kampung Bukabado Mapia untuk secepatnya mengendapkan debu atau diarahkan debu atau asap tersebut ke arah kali yang telah ada.Ernes Yusak Tebay kepada Papuapos Nabire, Kamis (9/8), di seputaran Jalan Pepera Nabire menambahkan, kami katakan hal ini bukan tidak ada bukti, tetapi ini ada bukti berupa gambar di Kampung Bukabado saat aktifitas mesin pemecah batu beraktifitas.Sehingga selaku wakil rakyat menyarankan kepada pihak PT PDK agar secepatnya mencari jalan keluar untuk pengendapan asap atau debu tersebut, jika tidak maka masyarakat yang akan terserang penyakit batuk-batuk yang berdampak pada paru-paru dan juga penyakit pilek.Karena, menurutnya, debu batu yang keluar seperti asap tebal itu keluar mengikuti arah angin yang menjurus ke perkampungan masyarakat, sehingga dipastikan secara perlahan–lahan asap debu ini akan menjadi penyakit bagi masyarakat Bukabado dan masyarakat Mapia Kabupaten Dogiyai. (des)
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:42
MEMBENTUK GENERASI BANGSA YANG BERCORAK PAPUA
Oleh Ernest Pugiye Anak-anak asli Papua (selanjutnya akan disebut anak-anak Papua) sebagai generasi penerus bangsa masih nampak kehilanga
Suroso  Selasa, 1 Mei 2018 9:43
Menyambut MTQ XXVII Propinsi Papua di Nabire Refleksi Al Qur’an sebagai Spirit Kebersamaan dan Berkemajuan
oleh : Basirun Samlawi (Dosen STAI As Syafi’iyyah Nabire) Perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII propinsi Papua tahun
Agenda Nabire
SEMARAK HUT RI
 Rabu, 8 Agustus 2018 10:56

Dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT RI ke-73 tahun 2018, PBSI Pengcab Kabupaten Nabire berencana akan menggelar pertandingan bulutangkis tingkat yunior dan senior.

Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi pengurus/panitia pada GOR Kotalama Nabire setiap hari latihan.

HAHAEEE...
Tra Bisa Reuni
 Selasa, 17 April 2018 4:40

Ada tete satu dia ada kasih nasehat dia pu cucu yang ada pamalas sekolah.

Tete : "Cucu... kamu itu harus sekolah tra boleh pamalas"

Cucu : "Memang kenapa tete kalo sa malas sekolah ?"

Tete : "Adooooohhh cucu ……. sekolah itu sangat penting !  Kalo ko tram au sekolah, besok kalau su besar kamu mau reuni deng siapa ?"

Info Loker