Home Pemda Intan Jaya Bupati Intan Jaya Harapkan RPJMD Ditetapkan Bersama APBD Perubahan 2018

Bupati Intan Jaya Harapkan RPJMD Ditetapkan Bersama APBD Perubahan 2018

Suroso  Kamis, 9 Agustus 2018 21:42
Bupati Intan Jaya Harapkan RPJMD Ditetapkan Bersama APBD Perubahan 2018
NABIRE – Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si mengharapkan dokumen RPJMD Kabupaten Intan Jaya tahun 2017-2022, bisa ditetapkan bersamaan dengan penetapan APBD Perubahan 2018.“Saya juga harapkan agar pada bulan September seluruh dokumen mulai RPJMD, Renstra OPD dan Renja OPD segera dapat dituntaskan untuk segera diinput ke dalam aplikasi e-planning,” demikian sambutan Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si pada Rakor tindak lanjut hasil konsultasi rancangan awal RPJMD Kabupaten Intan Jaya tahun 2017-2022, Kamis (9/8) kemarin.Dikatakan Bupati Nato dalam sambutannya, Rancangan awal (Ranwal) RPJMD Intan Jaya telah dikonsultasikan di Provinsi Papua pada tanggal 2 Agustus 2018 lalu. Dengan telah dikonsultasikan, kini tinggal 5 langkah dokumen RPJMD itu dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) sebagai dokumen perencanaan yang memuat komitmen kepala dan wakil kepala daerah masa bakti 2017-2022.Tahapan yang harus dilalui dokumen ini sebagaimana amanat Permendagri Nomor 86 tahun 2017, diantaranya, Musrenbang RPJMD, review oleh APIP, persetujuan bersama eksekutif dan legislative, evaluasi Gubernur Papua, dan penetapan menjadi Perda.Untuk dapat menyelesaikan dokumen ini, kata Bupati Nato, diperlukan perbaikan dan penyempurnaan sesuai saran masukan yang disampaikan oleh tim Provinsi Papua. Dengant ujuan, agar dokumen ini benar-benar mampu menyerap dan mengakomodir seluruh kebutuhan daerah dan aspirasi masyarakat serta implementasi atas visi dan misi kepala daerah terpilih.“Mengingat dokumen ini sangat penting dan strategis, maka segala dinamika yang terjadi dalam proses penyusunan dan penetapannya nanti terus menerus dilakukan koordinasi dengan semua pemangku kepentingan.  Agar substansi yang dituangkan dalam dokumen ini telah melalui proses yang terbuka atau transparan,” ujarnya.Dari pengamatan sepintas dirinya atas dokumen Ranwal RPJMD ini, ternyata masih ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian. Terutama berkaitan masalah data dan informasi yang disajikan masih belum mampu memberikan gambaran yang utuh atas apa yang telah dilaksanakan 5 tahun yang lalu untuk memperkirakan apa yang harus dilakukan 5 tahun ke depan.  Sehingga benar-benar dapat diwujudkan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.Dikatakan Bupati Nato, tim penyusun yang dibantu oleh tim UGM Yogyakarta telah bekerja dengan segala kemampuan untuk mewujudkan sebuah dokumen yang sempurna. Tetapi data dan informasi dari OPD tidak maksimal sehingga menyebabkan dokumen ini menjadi kurang sempurna. “Coba perhatikan pada indikasi capaian program terutama pada kolom kondisi awal yang menggambarkan hasil kerja 2013-2017 masih diisi dengan N/A (not/Available atau tidak ada data). Padahal data tersebut ada dan menjadi tanggung jawab para kepala OPD. Disini nampak kelemahan kita yang kurang memperhatikan capaian kinerja atau mengabaikan indikator kinerja program.  Asal kegiatan dan outputnya sudah diperoleh dianggap sudah tuntas tetapi tidak pernah memperhitungkan apakah output itu bermanfaat atau tidak dan siapa penerima manfaat tersebut,” paparnya.Bupati Intan Jaya mengajak kita semua punya rasa tanggung jawab yang besar terhadap dokumen ini. Karena tanpa dokumen ini sesungguhnya kita tidak dapat melakukan pembangunan apapun. Karena semua itu akan menjadi salah dan berujung pada aspek hukum positif atau kita akan dituduh telah berbuat korupsi.Untuk mempercepat selesainya dokumen ini, Bupati Nato mengharapkan semua pimpinan OPD dapat memberikan data dan informasi yang diperlukan.  Sehingga dapat segera diolah oleh tim penyusun RPJMD 2017-2022.  Terutama yang berkaitan dengan indikator kondisi awal sebagai dasar ukuran untuk menentukan kinerja 5 tahun ke depan. “Semakin cepat dokumen ini kita sempurnakan semakin cepat pula kita melaksanakan Musrenbang RPJMD. Karena setelah dokumen ini selesai masih ada dokumen yang harus disiapkan yaitu dokumen Renstra dan Renja,” pungkasnya. (ros)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker