Home Pemda Dogiyai Badawei dan Wayase Ramaikan HUT RI di Dogiyai

Badawei dan Wayase Ramaikan HUT RI di Dogiyai

Suroso  Senin, 20 Agustus 2018 21:24
Badawei dan Wayase Ramaikan HUT RI di Dogiyai
NABIRE – Dua budaya masyarakat lokal dari Papua, yakni budaya pedalaman dan pantai dan kepulauan ikut meramaikan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-73 di Kabupaten Dogiyai. Panitia menampilkan wayase sebagai seni budaya dari suku-suku di kawasan pesisir dan kepulauan. Sementara mewakili budaya lokal dari pedalaman, panitia menampilkan seni badawei dari dataran Mapia-Piyaiye, Kabupaten Dogiyai.Ketua Panitia HUT RI ke-73 Kabupaten Dogiyai, Thobias Frans Bunapa melalaui telepon selulernya, Jumat (17/8) sore mengatakan, disamping acara inti, perayaan detik-detik Proklamasi, diselingi dengan penampilan seni budaya Wayase dari pesisir pantai dan seni badawei dari Mapia yang baru pertama kali dimunculkan di depan publik usai upacara bendera.Thobias Bunapa mengatakan mengenang peringatan detik-detik proklamasi di Kabupaten Dogiyai dimulai tepat jam 10.00 waktu setempat. Sedangkan upacara bendera penurunan bendera kebangsaan, Merah Putih dilaksanakan pukul 3 sore. Bupati Dogiyai, Jakobus Dumapa bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan komandan upacara dari Paskhas TNI.Menurutnya, pelaksanaan peringatan HUT RI ke-73 di Kabupaten Dogiyai berjalan lancar dan tertib, tidak ada kendala sedikitpun. Bahkan cuaca juga ikut mendukung sehingga hingga sore sekitar pukul 17.20 saja matahari belum tenggelam. Ia menambahkan, suksesnya pelaksanaan perayaan HUT RI 73 ini tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di distrik. Sesuai monitoringnya, mulai dari Distrik Kamu Utara hingga Distrik Mapia Barat (ada 7 distrik dan 10 distrik di Kabupaten Dogiyai), perayaan peringatan HUT RI di tingkat distrik sudah terlaksana dengan aman dan lancar. Disamping pentas seni budaya lokal Papua, dari dua kultur budaya yang berbeda, Ketua Panitia menambahkan, peringatan HUT RI di Kabupaten Dogiyai penuh dengan pembagian hadiah bagi peserta lomba di tingkat lokal, regional bahkan internasional.Peringatan hari kemerdekaan bangsa Indonesia di Kabupaten Dogiyai tahun ini memiliki nilai tersendiri bagi masyarakat setempat. Karena, untuk memaknai penghargaan terhadap pejuang terdahulu, Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa memberikan penghargaan kepada pejuang lokal usai upacara bendera. Dan kesempatan itu juga Bupati Dogiyai menerima atribut dinas pemerintah dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki pensiun tahun ini. (ans)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker