Home Pemda Dogiyai Asisten II Setda Dogiyai Kembalikan Pakaian Dinas ASN

Asisten II Setda Dogiyai Kembalikan Pakaian Dinas ASN

Suroso  Senin, 20 Agustus 2018 21:59
Asisten II Setda Dogiyai Kembalikan Pakaian Dinas ASN
NABIRE – Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Dogiyai, Thobias Frans Bunapa mengembalikan pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada pemerintah melalui Bupati Dogiyai, Yakobus Dumapa. Thobias mengembalikan simbol ASN berupa pakaian dinas tersebut pada tanggal 17 Agustus lalu, tepat pada tanggal kemerdekaan bangsa Indonesia yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Moanemani.Tepat pada puncak peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, Thobias Bunapa mengembalikan pakaian dinas kepada pemerintah untuk mengakhiri masa pengabdiannya kepada negara sebagai ASN dan berhenti dari semua jabatan yang terkait dengan ASN untuk selanjutnya memasuki masa pensiun. Thobias Bunapa melalui telepon selulernya, Jumat (17/8) sore mengatakan, usai upacara peringatan detik-detik proklamasi, 17 Agustus tingkat Kabupaten Dogiyai di Moanemani, Bunapa telah mengembalikan pakaian dinas ASN sebagai tanda berakhirnya masa pengabdian kepada negara dan bangsa untuk selanjutnya memasuki masa pensiun. Pakaian dinas yang dikembalikan berupa dinas keki, hansip dan dinas ASN (baju putih) kepada Bupati Dogiyai.Ia menambahkan, saat penyerahan pakaian dinas ASN, tidak sendirian tetapi bersama dengan 10 ASN yang memasuki masa pensiun dalam tahun ini. Dengan menyerahkan atribut ASN kepada pemerintah, berakhir sudah pengabdian kepada negara dan bangsa Indonesia dan selanjutkan akan beristirahat dari tugas sebagai ASN. Oleh karena itu, tugas sebagai Ketua Panitia HUT RI ke-73 di Kabupaten Dogiyai sebagai tugas akhir sebelum pensiun.Thobias memasuki pensiun dan kembali ke tengah masyarakat untuk menikmati masa pensiun setelah mengabdi sebagai aparatur sipil negara selama 40 tahun. Sebagai besar pengabdiannya sebagai pendidik dan pengajar anak-anak tingkat dasar dengan menjadi tenaga guru SD di beberapa kampung selama 25 tahun. Setelah mengabdi selama seperempat abad sebagai guru, Bupati Nabire, Drs Anselmus Petrus Youw mengangkat sebagai camat/kepala distrik di daerahnya sendiri, Kepala Distrik Sukikai Selatan. Selama 6 tahun. Lelaki kacamata ini membongkar hutan belantara yang “masih perawan” dengan membuka lapangan terbang perintis di setiap kampung.Jebolan Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Taruna Bhakti, Jayapura, sepulang dari Sukikai Selatan istirahat beberapa tahun lalu ditempatkan sebagai Kepala Bidang Perhubungan Udara, Dinas Perhubungan Kabupaten Dogiyai. Selama 3 tahun mengabdikan di Perhubungan, keteladanan dan aktifnya masuk kantor, Thobias Bunapa dipercayakan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Dogiyai sebagai Asisten II Setda Kabupaten Dogiyai. Ia mengabdikan diri sebagai Asisten II di Kabupaten Dogiyai sebelum memasuki pensiun. (ans)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker