Home Pemda Intan Jaya Bupati Intan Jaya Warning Penadah Barang Curian

Bupati Intan Jaya Warning Penadah Barang Curian

Suroso  Rabu, 22 Agustus 2018 22:13
Bupati Intan Jaya Warning Penadah Barang Curian
SUGAPA – Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, memberikan warning (peringatan, red) bagi oknum pedagang atau pengusaha yang selama ini berperan sebagai penadah barang curian atau barang jarahan. Bupati Nato menegaskan tidak boleh membeli atau menerima barang curian atau barang jarahan. Informasi yang berkembang di masyarakat, ada oknum pedagang yang membeli barang-barang curian atau jarahan dari barang-barang milik kantor, rumah atau barak pegawai.Lebih lanjut dikatakan Bupati Nato, kejahatan biasanya timbul karena adanya kesempatan. Adanya oknum penadah barang curian membuat pencuri semakin sering melakukan tindakan kejahatan. Karena ada penadah yang siap membeli barang curian atau barang jarahan tersebut.“Saya minta kepada kepolisian Resport Paniai khususnya Polsek Sugapa, segera melakukan sweeping barang-barnag yang ada di penadah dan menangkap serta menindak pelaku pencurian dan oknum penadah barang curian sesuai hukum yang berlaku,” tegas Bupati Nato saat peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 tingkat Kabupaten Intan Jaya di Sugapa.Lebih lanjut dikatakan, untuk oknum-oknum yang sering memprovokasi masyarakat untuk melakukan penjarahan dan pembakaran kantor atau barang pegawai dan bagi oknum yang melakukan pembakaran, pemerintah sudah cukup sabar dengan apa yang terjadi. Bupati Nato meminta aparat penegak hukum dalam hal ini Polres Paniai untuk bekerja, menangkap dan menindak oknum yang melakukan pembakaran. Selain itu, juga menangkap dan menindak aktor intelektual yang memprovokasi pembakaran kantor-kantor pemerintah dan barak pegawai.“Penindakan hukum bagi oknum-oknum yang melakukan tindakan kriminal harus dilakukan oleh aparat penegak hukum agar menimbulkan efek jera bagi pelakunya,” tegas Bupati Nato.Dialog PerdamaianKatanya, pemerintah daerah saat ini bekerja bersama masyarakat untuk mewujudkan perdamaian di Kabupaten Intan Jaya dan melakukan dialog atau bermusyawarah dengan pihak-pihak yang bertikai pasca Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya tahun 2017. Setelah melakukan komunikasi dan mencapai kata sepakat nantinya dengan pihak-pihak yang bertikai, kita akan menempuh ritual adat sehingga seluruh pertikaian dapat diselesaikan dengan baik.Dengan perdamaian ini pegawai akan nyaman bekerja di Sugapa, sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pengusaha dengan tenang dapat menanamkan modalnya di Intan Jaya, sehingga tercipta peluang kerja yang cukup, dan guru-guru dapat mengajar dengan baik dan sekolah-sekolah dapat beraktifitas seperti biasa. Sehingga tingkat kecerdasan anak-anak kita meningkat. Perdamaian yang menyeluruh ini, pada akhirnya memberikan tingkat kesejahteraan masyarakat Intan Jaya yang lebih baik lagi. (ros)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

KPU Dogiyai Terima Logistik Pemilu 2019
Suroso  Jumat, 22 Februari 2019 2:8
Gubernur Papua Lantik Bupati dan Wakil Bupati Deiyai
Suroso  Kamis, 21 Februari 2019 9:33
Ketua Bawaslu Intan Jaya Kritik Aksi Warga Soal DPT
Suroso  Minggu, 24 Februari 2019 19:51
KPU Intan Jaya Gelar Bimtek PPD dan PPS
Suroso  Selasa, 12 Maret 2019 20:13

Info Loker