Home Papua Tengah DPRD Dogiyai Tolak Nakon Medis Rekrutan Lokal

DPRD Dogiyai Tolak Nakon Medis Rekrutan Lokal

Suroso  Senin, 27 Agustus 2018 21:24
DPRD Dogiyai Tolak Nakon Medis Rekrutan Lokal
MOANEMANI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai menolak tenaga kontrak (Nakon) bidang medis (perawat dan bidan) hasil rekrutan lokal, yang disiasati oleh Dinas Kesehatan Dogiyai. Karena, selama ini pemerintah daerah sudah mendanai tenaga honorer tenaga medis yang ditempatkan di semua tempat pelayanan kesehatan. Pemerintah dan masyarakat Dogiyai hanya membutuhkan tenaga kontrak untuk dokter umum dan dokter spesialis yang dibutuhkan di daerah.Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Dogiyai, Yusak Ernest Tebay di Nabire, Senin (27/8) mengatakan apabila ada kebijakan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai untuk mengambil kebijakan dengan tenaga honorer yang sudah ada sebagai tenaga kontrak, Dinas Kesehatan harus menanggung biaya sendiri. Karena, selama ini, pemerintah antara eksekutif dan legislatif di Dogiyai tidak pernah mengalokasi dana untuk tenaga kontrak. Oleh karena itu, kata Tebay, jika Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai mau merubah tenaga honorer yang ada sebagai tenaga kontrak, biayanya harus bersumber dari Dinas Kesehatan untuk membiayai tenaga kontrak. Karena, dana yang sudah dialokasikan untuk honorer adalah tenaga medis yang selama ini menerima honorer dari daerah.Tebay menjelaskan, tenaga kontrak bekerja hanya karena dibayarkan uang dengan tenggang waktu tertentu. Sedangkan tenaga honor bekerja untuk mendapatkan upah sesuai dengan disiplin kerja dan kerjanya lebih manusiawi.Legislator dari Partai Golkar ini menegaskan, DPRD setuju tenaga kontrak hanya untuk dokter untuk ditempatkan di sejumlah tempat pelayanan kesehatan seperti dokter umum, dokter jiwa, dokter gigi dan spesialis penyakit dalam. Sedangkan untuk tenaga medis lain seperti bidan dan perawat, Dogiyai juga punya banyak tenaga honorer yang masih mengabdi di daerah. Oleh sebab itu, Dogiyai tidak butuh tenaga perawat dan bidan kontrak yang direkrut dari Dinas Kesehatan Dogiyai.Untuk menjawab kekurangan tenaga perawat dan bidan di tempat-tempat pelayanan kesehatan, Tebay meminta agar Dinas Kesehatan menata tenaga medis yang ada dan melaksanakan pembinaan.Mencermati pertanyaan dari beberapa perawat atas kebijakan Dinas Kesehatan Dogiyai, mengalihkan tenaga honorer daerah ke tenaga kontrak tahunan, Ketua Komisi B ini mengatakan, dewan akan mempertanyakan kepada Dinas Kesehatan, alasan dari rencana perubahan tersebut, mengapa bisa seperti itu. “DPRD akan pertanyakan, kenapa bisa terjadi seperti itu,” tegasnya.Tebay menegaskan tidak perlu ada tenaga perawat dan bidan kontrak, karena tenaga honorer yang sudah ada tahu, apa yang harus mereka kerjakan di tempat tugas, jenis penyakit apa yang banyak diderita masyarakat dan obat seperti apa yang harus diberikan kepada masyarakat. Tetapi kalau ada tenaga kontrak dan baru ditempatkan, hanya mengacaukan pelayanan medis di daerah.Ketua Komisi B meminta agar sebelum mengambil kebijakan, sebaiknya eksekutif khususnya Dinas kesehatan koordinasi dengan mitranya di lembaga perwakilan rakyat yakni Komisi B yang membidangi pendidikan dan kesehatan.  (ans)
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:14
Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan
Apa Kabar Sepak Bola di Wilayah Meepago? (1)  GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhi
Suroso  Minggu, 24 Maret 2019 7:15
Bocah Kampung dan Sepak Bola
Oleh: Nomen Douw Cerita yang menyenangkan di sebuah kampung yang terdapat di kaki gunung Kemuge. Kemuge adalah sebutan orang di kampung itu,
Agenda Nabire
Kapolres Nabire Champion Series
 Minggu, 17 Februari 2019 21:3

Grasstrack & Motorcross Kapolres Nabire Champion Series

Akan diselenggarakan pada tanggal 15 hingga 17 Maret 2019

Bertempat di Sirkuit Bumi Mulia SP C

Kelas yang diperlombakan : Bebek Standar pemula 110 cc s/d 125 cc, Bebek Modifikasi 110 cc 4Tak Non Kategori, Bebek Modifikasi 125 cc 4Tak Non Kategori,Sport & Trail 2Tak s/d 150 cc dan 4Tak s/d 200 cc, KLX s/d 200 cc, Bebek Modifikasi Mix 2Tak s/d 116 cc dan 4Tak s/d 125 cc, FFA Non SE, Special Engine, Exhibition Non Pembalap/Lokal Nabire, FFA + SE/Lokal Nabire, Bebek 4Tak 110 cc s/d 125 cc/Lokal Nabire.

Memperebutkan total hadiah 150 Juta Rupiah.

Hubungi : Irwanto 0852 5490 9827, Habibi 0811 4833 349

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

KPU Dogiyai Terima Logistik Pemilu 2019
Suroso  Jumat, 22 Februari 2019 2:8
Gubernur Papua Lantik Bupati dan Wakil Bupati Deiyai
Suroso  Kamis, 21 Februari 2019 9:33
Ketua Bawaslu Intan Jaya Kritik Aksi Warga Soal DPT
Suroso  Minggu, 24 Februari 2019 19:51
KPU Intan Jaya Gelar Bimtek PPD dan PPS
Suroso  Selasa, 12 Maret 2019 20:13

Info Loker