Home Papua Pengusaha GEL Datangi Dinas PUPR

Pengusaha GEL Datangi Dinas PUPR

Suroso  Senin, 27 Agustus 2018 22:27
Pengusaha GEL Datangi Dinas PUPR
JAYAPURA,- Pengusaha Golongan Ekonomi Lemah (GEL), mendatangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua, Senin (27/8/2018) siang.Kordinator GEL wilayah Pegunungan Tengah Papua, Jimmy Helakombo mengatakan sesuai janji Kepala Dinas PUPR, hari ini akan ada penandatanganan kontrak kerja dengan pengusaha GEL, namun hal itu tidak dipenuhi.Menurutnya, tahun yang diakomodir bukan lagi 388 pengusaha GEL, tetapi lebih dari jumlah itu, yang mana sesuai dengan anggaran yang ada."Jadi kami mau anggaran bukan lagi Rp75 miliar, tetapi Rp100 miliar sesuai penetapan tim anggaran. Karena ini merupakan usaha dan permintaan pengusaha GEL dari tahun 2017," ujarnya.Dikatakan, untuk wilayah gunung pengusaha GEL yang ada sekitar 100 lebih, tapi kalau memang anggaran yang ada sangat cukup apa salahnya seluruh pengusaha asli Papua yang ada diakomodir. "Jadi sesuai kesepakan dengan kepala dinas nilai proyek yang dikasih di atas 100 juta per perusahaan. Kalau soal perencanaan yang belum selesai itu urusan pemerintah, apalagi kalau secara aturan pekerjaan penunjukan langsung seharusnya dua atau tiga bulan sudah jalan," katanya. Sementara kordinator GEL wilayah pesisir Papua Stenly Kaisiri, yang dikonformasi, mengatakan beberapa waktu lalu ada pertemuan antara pengusaha GEL, kepala dinas dan beberapa kepala bidang PUPR untuk mengkordinasikan terkait proyek-proyek GEL ini, namun memang ada kendala dalam perencanaan yang sementara berjalan sehingga fisik daripada dokumen kontrak kemungkinan baru bisa berjalan diakhir bulan Agustus."Dasar itu yang dipegang teman-teman pengusaha bahwa mulai hari ini semua sudah bisa di proses. Dengan demikian para pengusaha hari ini datang ke kantor PUPR untuk menagih janji itu," kata Kaisiri.Ia katakan, jumlah pengusaha GEL wilayah pesisir ada sekitar 200 lebih. Jadi untuk proses 388 pengusaha GEL ini sebagai dasar hukum, karena sampai hari ini ada beberapa orang dari jumlah 388 ini tidak aktif.Dengan demikian lanjutnya, pihaknya hanya mengakomodir pengusaha yang aktif dan siap menerima kegiatan dari Dinas PUPR sehingga semua harus berjalan dengan baik. Begitu juga dengan teman-teman dari wilayah pegunungan yang sering datang meskipun tidak ada dalam jumlah 388, tapi kami coba mencari jalan agar mereka dilibatkan."Mengenai data pasti yang akan diakomodir nanti dari dinas yang lebih tahu, hanya saja yang kami hitung ada sekitar 300 lebih. Sedangkan mengenai jumlah anggaran yang sudah disiapkan juga belum diketahui pasti," ujarnya.Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua Djuli Mambaya mengatakan, baru akan dilakukan penandatanganan kontrak konsultan perencanaan. Setelah itu baru akan dilakukan kontrak dengan para pengusaha GEL."Bagaimana mau tanda tangan kontrak fisik GEL kalau perencanaan saja belum ditandatangani," kata Djuli via telepon seluler.Menanggapi itu, dirinya meminta para pengusaha GEL untuk tetap bersabar karena semua sedang berproses di Pokja ULP.  "Saya harap para pengusaha GEL tetap kompak dan tidak terpecah-pecah, apalagi sampai memalang kantor. Semua pekerjaan sudah kami siapkan, hanya saja semua sedang berproses di Pokja. Target bisa dipercepat yang penting kita bisa lihat kinerja perencanannya ini," ujarnya. "Saya juga sampaikan permohonan maaf karena tidak bisa menemui para pengusaha GEL, karena sedang mengikuti Diklat Kepemimpinan," tuturnya.
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
AGENDA KEJUARAAN CABANG OLAHRAGA
 Sabtu, 29 Juni 2019 8:5

KEJUARAAN BULUTANGKIS ANTAR KAMPUNG 2019

Nomor yang dipertandingkan : Beregu Putra (3 ganda).

Pendaftaran di GOR Kotalama - Nabire

Waktu pelaksanaan : Dimulai tanggal 18 Agustus 2019

Segera daftarkan tim kampung/kelurahan ANDA !!!

 

 

KEJUARAAN BULUTANGKIS BANK PAPUA SUPER SERIES II

Nomor yang dipertandingkan : Ganda Putra Kategori A, Ganda Putra Kategori B,  Ganda Putra Kategori C, Tunggal Putra Kategori Umum, Tunggal Putra Kategori C.

Pendaftaran sampai dengan tanggal 9 Juli 2019

Kejuaraan dimulai tanggal 13 Juli 2019 di GOR Kotalama - Nabire

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker