Home Papua Tengah Pemuda, Penganggur, Honorer Deiyai Tolak Tes CPNS Online

Pemuda, Penganggur, Honorer Deiyai Tolak Tes CPNS Online

Suroso  Minggu, 23 September 2018 19:46
Pemuda, Penganggur, Honorer Deiyai Tolak Tes CPNS Online
DEIYAI – Dikabarkan pelaksanaan penerimaan CPNS tahun 2018 dilakukan tes CPNS secara online. Hal ini menuai banyak tanggapan dari berbagai elemen  masyarakat. Seperti para pemuda, pengganggur, honorer yang ada di wilayah Kabupaten Deiyai, juga menolak dengan tegas pelaksanaan tes CPNS tahun 2018 secara online.     “Kami atas nama pemuda, penganggur, honorer se-Kabupaten Deiyai, menolak dengan tegas pelaksanaan penerimaan CPNS tahun 2018 secara online. Jika dilakukan penerimaan CPNS di tahun 2018, dilakukan secara manual, seperti tahun-tahun lalu.  Pasalnya, Kabupaten Deiyai adalah satu kabupaten baru  yang tidak punya jaringan internet. Sehingga sangat tidak menunjang dengan sarana jaringan internet dan sangat kesulitan,” tegas Domin Badii, salah seorang tenaga honorer, pada salah satu dinas di lingkungan pemerintah Kabupaten Deiyai, kepada media ini, kemarin.  Domin Badii didampingi sejumlah pemuda dengan tegas, menyampaikan kepada pemerintah Kabupaten Deiyai, pemerintah Provinsi Papua, pemerintah pusat, terlebih khusus, kantor BKN Provinsi, BKD Provinsi, BKD Kabupaten Deiyai, menolak penerimaan CPNS tahun 2018 secara online di Kabupaten Deiyai.         “Adapun alasan kami terhadap penolakan penerimaan secara CPNS secara online, diantaranya, pertama, tidak memadai jaringan internet yang sangat tidak bagus di Deiyai bahkan di Papua. Kedua, sebagian besar penggangur  tidak tahu operasikan internet. Ketiga, tidak ada sarana internet yang sangat layak atau bagus, memadai dan ada banyak alasan lainnya tidak  menunjang sesuai kondisi daerah,” terangnya.  Oleh sebab itu, pihaknya mengharapkan pelaksanaan penerimaan CPNS tahun 2018 di Kabupaten Deiyai khususnya dan di Papua umumnya, dilakukan penerimaan CPNS tahun 2018 ini, dilakukan secara manual seperti  penerimaan CPNS tahun–tahun lalu.    “Kami tenaga honorer bahkan para penggangur dari Deiyai mengharapkan, kepada pemerintah Deiyai dan provinsi, menyampaikan aspirasi ini dapat diterima diakomodirkan dan dilaksanakannya. Agar semua proses penerimaan CPNS tahun 2018 ini dapat berjalan baik, lancar, sesuai keinginan kita bersama,” harapnya. (henbob)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Kamis, 26 September 2019 21:21
Metode Teologi Pembebasan Amerika Latin sebagai Suatu Model Mengatasi Situasi Masalah Papua
1. Pengantar Istilah pembebasan, muncul sebagai istilah khas Amerika Latin. Istilah tersebut merupakan istilah yang dibakukan sebagai rea
Agenda Nabire
KEJUARAAN BULUTANGKIS YUNIOR 2019
 Senin, 21 Oktober 2019 21:40

Dalam rangka menjaring bibit-bibit muda atlet bulutangkis di Kabupaten Nabire, PBSI Pengkab Nabire menggelar Kejuaraan Bulutangkis Yunior tahun 2019. Kelas yang akan dipertandingkan 1) Perorangan putra dan putri di bawah 9 tahun, 2) Beregu di bawah 12 tahun.

Kejuaraan akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Oktober 2019 sampai dengan selesai, di GOR Kotalama

 
HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Populer

Info Loker