Home Papua DPR RI Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan Papua

DPR RI Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan Papua

Suroso  Minggu, 30 September 2018 20:56
DPR RI Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan Papua
Jayapura,- Guna mengoptimalkan perlindungan sosial bagi keluargamiskin, Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukankunjungan kerja ke Papua.Kunjungan Komisi VIII DPR RI tujuannya untuk melakukan verifikasi danvalidasi data kemiskinan di Provinsi Papua.Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily kepada wartawan usaimelakukan pertemuan dengan Pemda Papua, mengatakan sebagai panitiakerja verifikasi dan validasi, pihaknya ingin mencari masukan terkaitdengan proses pendataan data kemiskinan di Papua."Sebagai daerah yang kini masih memiliki tingkat kemiskinan yangrelatif tinggi tentu setiap kebijakan terkait dengan kemiskinantersebut itu harus berdasarkan atas data akurat dan valid agar setiapkebijakan pengentasan kemiskinan betul-betul tepat sasaran," katanya.Menurutnya, sebagai panitia kerja, pihaknya ingin memastikan danmengetahui sejauh mana selama ini proses pendataan yang dilakukanterhadap penerima program-program bantuan sosial, apakah data-datanyasudah betul, valid, akurat dan sesuai dengan perkembangan muktahiratau belum."Setelah berdialog, kami tadi sudah banyak mendapatkan masukan, dimana memang masih ada kekurangan di sana sini terutama soalpemuktahiran data tersebut," ujarnya yang juga politisi Partai Golkar.Dia menjelaskan pihaknya telah mendengarkan masukan-masukan tersebutterutama memang harus diakui soal verifikasi dan validasi ini masihterbatas karena kurangnya keterlibatan pemerintahan daerah sehinggamasih ditemukan data lama yang masih digunakan."Oleh karena itu, kami ke depan ingin mencoba untuk bagaimana sumberdata BPS kemudian diverifikasi dan divalidasi oleh kementerian sosialitu dilakukan dengan lebih terbuka sehingga setiap perubahan dinamikasosial yang dihadapi masyarakat ini bisa sesuai dengan data yangakurat dan berkualitas," katanya lagi.Dia menambahkan selain itu, verifikasi dan validasi tersebut jugaharus mempertimbangkan sisi sosiogafis dari daerah seperti Papua inimisalnya di daerah pegunungan dan pesisir yang memang sulit untukdijangkau oleh pendataan sehingga ke depannya harus ada perlakuankhusus.Diketahui, Kementerian Sosial kini tengah menuntaskan pemutakhirandata terpadu yang akan menjadi acuan pemerintah dalam mengintegrasikanbantuan sosial non tunai pada tahun 2018.Data tersebut juga akan diserahkan kepada pemerintah daerahmasing-masing dengan harapan segera berkoordinasi dengan pihak bank.Kemudian sesegera mungkin memulai distribusi dan aktivasi kartu olehpenerima manfaat. Apabila proses ini telah dilalui dengan baik makatahap berikutnya adalah memroses pencairan bantuan sosial olehpenerima manfaat. (Laporan: Bams)
Polling
Apakah anda setuju jika diberlakukan pembayaran parkir di sejumlah titik keramaian di dalam Kota Nabire ?
Suroso  Kamis, 13 Juni 2019 15:28
Orang Asli Papua: Hargai Tanah Sebagai “Mama”
Oleh: Florentinus Tebai*)  Transaksi jual-beli tanah ini sudah dan sedang terjadi di hampir seluruh tanah Papua. Transaksi jual beli t
Suroso  Rabu, 17 Juli 2019 21:10
TANAH, SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT ADAT DI MEEUWODIDE
 Oleh Ernest Pugiye Ketika menyimak realitas kehidupana masyarakat adat di Meeuwodide, maka mereka masih tetap berhadapan dengan
Agenda Nabire
KEJUARAAN OLAHRAGA KABUPATEN
 Selasa, 20 Agustus 2019 22:0

Kejuaraan Olahraga Kabupaten Nabire tahun 2019 akan diselenggarakan MULAI TANGGAL 9 SEPTEMBER 2019

Cabang Olahraga Yang Dipertandingkan :

1. Bulutangkis

2. Bola Voley

3. Sepak Takraw

4. Pencak Silat

5. Karate

6. Taekwondo

Tempat Pendaftaran di Kantor KONI Nabire setiap jam kerja (09.00 WIT s/d 15.00 WIT)

HAHAEEE...
Nilai Raport
 Senin, 18 Februari 2019 1:28

Tinus : "Bapa.... belikan sa sepeda kah untuk pigi sekolah ? Sa pu teman-teman semua su naik sepeda kalo pigi sekolah"

Bapa : "Gampang itu anak. Yang penting ko pu nilai raport ada angka 9 minimal tiga. Kalau bisa, bapa langsung belikan ko sepeda baru."

Setelah ambil raport, Tinus pulang deng semangat. Tinus langsung cari dia pu bapa di rumah.

Tinus : "Bapa ini sa pu raport ada angka 9 ada tiga. Jadi bapa pu janji untuk belikan sa sepeda itu yang sa tagih."

Deng mata kabur-kabur sedikit, Tinus pu bapa liat Tinus pu raport. Memang di raport ada angka 9 ada tiga. Pace dia langsung tepati janji belikan Tinus sepeda baru.

Tapi pace dia rasa ada yang kurang pas di hati. Pace penasaran deng Tinus pur raport. Pace ko ambil kacamata dan perhatikan baik-baik nilai-nilai yang ada di dalam Tinus pu raport. Pace dia kaget tra baik punya waktu liat keterangan di depan angkat 9 yang ada tiga itu ternyata angka 9 itu bukan nilai mata pelajaran. Tapi angka 9 itu masing-masing ijin tidak sekolah 9, ijin sakit 9, dan alpa 9. Pace dia pu hati soak sampe.....

 

Info Loker